Tampilkan postingan dengan label tubuh kita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tubuh kita. Tampilkan semua postingan

Stroberi Tidak Selalu Sehat?


thepotlicker

Berhati-hati bila Anda memiliki perut sensitif dalam mengonsumsi buah ini.
Intisari-Online.com – Segelas jus stroberi tampaknya menarik menemani buka puasa. Salah satu keluarga berry ini adalah buah dengan antioksidan yang paling populer. Kandungan zat besi, asam folat, dan vitamin C tidak hanya memberikan manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Stroberi juga dapat meningkatkan fungsi otak.
Penelitian juga menyebutkan, stroberi bisa mencegah kanker kerongkongan. Anda pun tetap sehat dan muda dengan stroberi. Namun, buah serbaguna ini tidak dapat dikonsumsi oleh semua orang. Stroberi akan menyebabkan masalah serius pada orang dengan masalah seperti berikut ini.
  • Perut sensitif. Butiran halus pada permukaan buah ini dapat menyebabkan iritasi selaput lendir atau mukosa. Akan berbahaya jika dikonsumsi oleh mereka yang sering mengeluh sakit perut. Keasaman juga dapat menyebabkan rasa sakit.
  • Hipertensi. Bagi Anda yang memiliki tekanan darah tinggi, stroberi bukanlah buah yang friendly. Terutama ketika Anda harus mengonsumsi obat-obatan dengan bahan kimia tinggi. Stroberi dan efek obat akan menyebabkan gangguan pada organ ginjal.
  • Alergi. Struktur pori stroberi dapat menyebabkan alergi yang kuat, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat alergi. Umumnya ini akan terjadi pada bayi dan balita. Namun, tidak jarang dialami juga oleh orang dewasa. Penyebabnya adalah protein yang menghasilkan warna merah pada stroberi berbeda dengan sistem kekebalan tubuh. Inilah yang menyebabkan terjadinya alergi, seperti kemerahan atau gatal pada kulit.

Perempuan RI Alami Perubahan Drastis di Usia Awal 20-an


Selain urusan penampilan, pada usia 20-24 tahun, perempuan Indonesia juga sudah mulai mencari dan atau mengelola uang.

perempuan,wanita indonesia,gunung(thinkstockphoto)
Menjelang akhir usia belasan, remaja perempuan semakin menatap kagum pada wanita dewasa. Mereka ingin segera tiba di usia tersebut. Sehingga, ketika menginjak usia 20, merasa dirinya sudah memasuki usia dewasa yang sebenarnya.
Inilah yang membuat perempuan Indonesia mengalami perubahan signifikan usia awal 20-an, bukan pada usia remaja. Demikian hasil kesimpulan mega survei Indonesia Hottest Insight 2012 yang digelar Gramedia Majalah.
Survei yang dilakukan pada 3.000 perempuan ini dilakukan sepanjang Februari-Maret 2012 di sembilan kota besar. Mulai dari Medan, Palembang, Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, dan Makassar.
Hasil survei menunjukkan jika di awal usia 20-an, perempuan Indonesia mulai eksploratif, mencoba segala jenis makeup. Polesan kosmetik ini berguna untuk mencari kelebihan pada wajah dan menutupi kekurangannya.
Selain urusan penampilan, pada usia 20-24 tahun, perempuan Indonesia juga sudah mulai mencari dan atau mengelola uang. Perempuan muda pada akhir masa kuliahnya, mulai mencari-cari peluang untuk mendapat uang lebih. Entah jadi freelancer, ikut kegiatan yang mendapat pengganti uang transpor, dan mulai bangga disebut 'sudah kerja.'
Kehidupan ini mulai berubah masuk usia 25–39, menikah maupun tidak. Perempuan secara mandiri melakukan aktivitas harian. Mulai dari mengelola keuangan, hingga membawa kendaraannya ke bengkel.
Khusus untuk perempuan menikah, kehidupan bersosialisasi sedikit menurun. Konsentrasi beralih pada pasangan (bagi yang baru menikah), anak dan keluarga.
"Saat seorang perempuan masih berusia remaja, orientasi dirinya adalah Me. Hal yang sama ditunjukkan saat seseorang telah memasuki usia mature. Siklus usia dan kecenderungannya seorang wanita adalah: Me – You – Us – Me," demikian hasil mega survei tersebut.
Bandingkan dengan pria, yang dalam usia berapa pun, fokus pada hal hobi, komunitas,networking, traveling, kendaraan, kesehatan, dan penampilan. "Dari hobi, pria mendapat semua yang dibutuhkan: kesehatan, kebugaran, kepuasan emosional, dan tentu saja teman alias jaringan kerja," papar survei yang juga dilakukan pada 3.000 pria dari sembilan kota besar di Indonesia.
Hal lain yang sejak dulu hingga sekarang tidak bisa lepas dari pria: ketertarikan terhadap kendaraan bermotor. Topik tentang mobil atau motor juga magnet bagi pria. Pada usia 16-34 tahun, pria aktif menyerap semua informasi tentang mobil atau motor.
Networking harus tetap terjaga. Maka kehadiran gadget-gadget penunjang konektivitas dengan dunia luar menjadi begitu penting. Jika disimpulkan, maka,"Itulah dunia pria saat ini. Still very practical yet powerful and dynamic."

Membantu Anak yang Mengalami Stres



Sebagai manusia yang belum berpengalaman dan kapasitas otak yang belum optimal, seorang anak tidak memiliki kemampuan untuk mencari solusi dari stres yang dideritanya sehingga perlu mendapat bantuan dari orang dewasa untuk dapat mengatasi kesulitannya sehingga stres yang dialaminya tidak berkepanjangan.

Bila ada indikasi anak Anda mengalami stres, hindari untuk merasa panik berlebihan karena bila Anda panik maka Anda dapat pula menderita stres sehingga tidak dapat membantu anak Anda. Yang dapat Anda lakukan untuk membantu anak Anda adalah:

1. Perbaiki pola asuh Anda
Bila selama ini Anda cenderung otoriter atau sebaliknya serba boleh, sebaiknya Anda mengubah pola asuh Anda agar anak Anda tidak merasa terbebani dengan tuntutan yang berlebihan. Sebaliknya, berikan aturan yang jelas, mengapa aturan tersebut diberikan dan konsekuensi apabila peraturan dilanggar. Jangan lupa untuk memberikan pujian jika anak Anda bersikap positif, tetapi berikan teguran atau disiplin apabila anak melakukan pelanggaran serta penjelasan mengapa disiplin diberikan dan bukan karena orang tua membenci anaknya.

2. Jangan buat tuntutan yang berlebihan
Orang tua menginginkan anaknya mencapai yang terbaik, tetapi jangan tetapkan target yang tidak dapat dicapai oleh anak. Jangan pula mengritik atau membanding-bandingkan seorang anak dengan orang lain. Terimalah seorang anak dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Jika seorang anak gagal mencapai tuntutan yang Anda berikan, jangan menghukum atau mengejeknya, tetapi bantulah anak agar dapat menjadi lebih baik di kemudian hari. Kegagalan yang dialami anak sekarang bukan berarti dia tidak dapat menjadi lebih baik dan bukan berarti akhir segalanya.

3. Buat kedekatan dengan anak dan komunikasi yang terbuka
Kedekatan orang tua dengan anak akan membantu seorang anak terbuka terhadap orang tua dan leluasa menjadikan orang tua sebagai tempat curhat. Anak dapat menceritakan kejadian yang tidak menyenangkan yang dialaminya saat di sekolah atau di luar rumah. Orang tua, sebagai manusia yang lebih berpengalaman dapat memberikan solusi yang baik untuk anak atau mengambil tindakan yang diperlukan agar kejadian tidak menyenangkan dapat dihindari. Ini sangat baik dibandingkan jika anak menceritakan permasalahannnya kepada teman sebaya atau orang lain yang tidak tepat yang dapat memberikan saran yang membuatnya semakin terpuruk.

4. Ciptakan keluarga yang harmonis
Hubungan ayah ibu yang harmonis, kedekatan dengan kakak adik dan anggota keluarga lain membuat anak merasa nyaman dan betah di rumah, membantunya terhindar dari pergaulan buruk yang dapat menimbulkan berbagai masalah yang dapat membuat anak stres. Selain itu, dengan keluarga harmonis dapat menghindari terjadinya pertengkaran bahkan perceraian yang akan mengganggu kestabilan emosi anak.
Bentuk anak yang mandiri

Seorang anak pada saatnya harus menjadi mandiri, karena tidak mungkin orang tua terus menerus mengawasinya. Maka, bantu anak dengan melatihnya untuk membuat keputusan yang diperlukan. Misalnya, saat seorang anak menanyakan apakah suatu tindakan boleh dilakukan atau tidak, ajak anak berdiskusi apa hal baik dan hal negatif yang akan terjadi jika anak melakukan hal tersebut. Hal ini dapat membantu anak jika suatu saat ia harus membuat keputusan tanpa bantuan orang tua. Anak yang mandiri juga akan lebih dpaat menyelesaikan masalahnya dan menangani saat dia merasa tidak nyaman sehingga mencegah anak mengalami stres.

5. Beri keleluasan yang wajar untuk anak
Untuk hal-hal yang tidak terlalu prinsip, berikan keleluasan pada anak. Misalnya dalam menentukan kegiatan ekstrakurikuler atau kursus yang akan diikutinya. Biarkan anak menyalurkan hobinya sehingga anak tidak merasa terkekang dan menikmati aktivitasnya.

6. Berikan makanan sehat dan tidur cukup
Karena asupan gizi dapat mempengaruhi stres anak, maka sajikan makanan yang bergizi untuk Anda, jangan membiasakannya dengan makanan cepat saji, soft drink, atau jajanan lain yang tidak bergizi. Juga biasakan anak agar makan dengan teratur dan tepat waktu. Sedangkan untuk membantu anak cukup tidur, bantu anak agar memiliki jadwal yang baik, tentukan kapan dia boleh bermain, kapan harus mengerjakan tugas dan jadwal lainnya sehingga anak memiliki waktu untuk tidur siang dan tidak sampai harus tidur larut malam untuk mengerjakan tugasnya.

7. Ikuti Mood Mereka
Ikuti terus bagaimana mood mereka dengan membiasakan untuk bercerita. Tanyakan dengan pertanyaan, "Bagaimana sekolah mu hari ini?" "Bagaimana perasaan kamu?" "Apakah teman kamu masih sering mengganggu kamu?" dan lain sebagainya pada waktu luang. Jika Anda membiasakan mereka untuk menceritakan keseharian mereka, Anda akan mudah menemukan bagaimana mood buah hati.

Jangan anggap remeh apapun yang dia ceritakan, misalnya dia menangis selama dua jam karena malu terpeleset kulit pisang di depan teman-temannya. Mungkin Anda menganggapnya lucu. Tapi akan lebih baik menceritakan pengalaman yang mungkin sama dengannya saat Anda masih belia. Pengalaman itu dapat menghiburnya.

8. Jaga Perbuatan dan Ucapan Anda
Semua yang tampak baik kadang tidak seperti itu keadaannya. Bisa jadi Anda sedang bertengkar dengan suami, dan si kecil tahu.

Anda mungkin heran dari mana si kecil tahu permasalahan orang tua mereka, padahal Anda menutup rapat masalah pertengkaran bersama suami. Perkataan sinis pada suami atau curhat Anda kepada saudara melalui telepon bisa ditangkap sebagai sesuatu yang tidak beres bagi anak Anda.
Jangan memarahi apalagi sampai menghukum si kecil bila dia terlanjur mengetahui permasalahan dalam keluarga. Tanyakan dari mana dia mengetahui hal itu, dan jelaskan sebaik yang Anda bisa bahwa Anda, suami Anda dan putra-putri Anda akan baik-baik saja.

Tunjukkan pada mereka bahwa kadang berselisih pendapat adalah hal yang wajar. Tetap tunjukkan rasa hormat Anda kepada suami Anda, karena apa yang anak Anda lihat dan dengar, itulah yang mereka rasakan.
Karena itu, akan bijak jika Anda lebih berhati-hati dalam perkataan, tingkah laku atau saat bercerita pada sahabat mengenai masalah Anda. Percayalah, saat putra-putri Anda tahu bahwa orang tua mereka dalam masalah, mereka akan memikirkan hal tersebut dan lebih banyak menyimpannya seorang diri tanpa sepengetahuan Anda.

9. Fokus Pada Hal Positif
Nilai raport anak Anda turun? Atau Anda menjumpai kertas hasil ulangan dengan nilai 20 disembunyikan di bawah kasur? Jangan langsung memberi cap putra-putri Anda sebagai anak bodoh atau menghukum mereka dengan ancaman.
Masalah nilai adalah masalah yang paling sering ditakutkan anak usia sekolah, mereka takut bila orang tua mereka kecewa, terlebih lagi jika Anda dan suami Anda termasuk dalam golongan terpelajar.

Tanyakan dengan nada halus pada mereka, mengapa nilai mereka sampai turun. Bisa jadi mereka memang tidak mengerti topik pelajaran mereka, bisa jadi mereka sakit perut saat ulangan, terimalah alasan mereka dan jadikan sebagai motivasi.
Buat semangat putra-putri Anda mengacu pada hal positif, banggalah pada mereka karena telah mengerjakan ulangan tanpa berbuat curang dan pasti bisa mengerjakan ulangan lebih baik lagi.

10. Temani Saat Menonton

Menonton apa saja, mulai dari televisi, pawai, atau menyaksikan langsung anak-anak jalanan yang menjadi pengemis. Pada saat seperti itu, anak Anda perlu mendapat bimbingan dari Anda mengenai apa yang sedang mereka tonton, mengapa hal itu bisa terjadi dan lain sebagainya. Seringkali mereka bertanya dan Anda adalah orang terbaik untuk menjawab pertanyaan mereka.

Seringkali berita mengenai bencana, kekerasan pada anak dan lain sebagainya membuat mereka trauma sekalipun tidak mengalaminya langsung. Tunjukkan pada mereka bahwa Anda dan suami Anda akan melindungi mereka sebaik yang Anda bisa, sehingga mereka tidak perlu mencemaskan hal tersebut. Mengajak mereka untuk berempati pada orang lain bisa dijadikan kesempatan untuk membuktikan bahwa hidup mereka aman bersama Anda.

11. Buat Mereka Selalu Percaya Diri

Ini sama dengan cara melepaskan stres yang dihadapi orang dewasa, Anda harus menanamkan rasa percaya diri pada putra-putri Anda. Banyak hal yang bisa membuat rasa percaya diri mereka luntur, misalnya ditertawakan teman-temannya saat tampil di depan kelas, atau dalam hal apapun. Anak-anak cenderung lebih rapuh dalam hal ini.

Bila dibiarkan terus menerus, rasa malu dan tidak percaya diri ini akan terbawa hingga dewasa dan melahirkan sikap pesimis. Karena itu, Anda adalah penyemangat terbaik mereka. Buatlah putra-putri Anda bahwa mereka bisa menghadapi apapun dengan usaha maksimal. Selalu dekap mereka dan ucapkan:
"Dalam menghadapi rintangan apapun, kamu harus berusaha terlebih dahulu, berusaha sebaik yang kamu bisa. Jika kamu ada kesulitan, kami ada di sini untuk mendukung dan membantu kamu."

Perhatian dan kasih sayang yang dari orang tua tertutama yang dibutuhkan anak dan membantu anak terhindar dari stres. Maka, terus dukung, latih dan asuh anak Anda agar dia dapat menikmati hari-harinya dengan ceria.

Aspek Perkembangan Anak

Dalam kehidupan anak, ada dua proses yang berlangsung secara kontinyu, yaitu pertumbuhan dan perkembangan. Kedua proses ini berlangsung secara interdependen, saling bergantung satu sama lainnya. 


Pertumbuhan dan perkembangan merupakan proses alamiah yang terjadi pada setiap mahluk hidup. Pada masa balita, proses pertumbuhan dan perkembangan ini terjadi dengan sangat cepat. Perubahan yang terjadi pada seorang anak pun tidak hanya meliputi perubahan fisik, tetapi juga perkembangan berpikir, perasaan, sosial, dan lainnya.
Yang jelas, perkembangan anak tidak berlangsung secara mekanis-otomatis. Tapi, sangat bergantung pada beberapa faktor secara simultan. Maka setidaknya ada tujuh aspek perkembangan anak yang harus dibina.


1. Perkembangan Gerakan Motorik Kasar
Gerakan motorik adalah semua gerakan yang dilakukan oleh seluruh tubuh. Sedangkan yang termasuk gerakan motorik kasar ialah apabila gerakan yang dilakukan melibatkan sebagian besar dari kegiatan tubuh dan biasanya memerlukan tenaga, karena dilakukan oleh otot-otot besar. Misalnya, duduk tanpa dibantu, merangkak, bangkit, berdiri tanpa dibantu, dan lainnya.

2. Perkembangan Motorik Halus
Yaitu gerakan yang dilakukan oleh bagian-bagian tubuh tertentu saja dan dilakukan oleh otot-otot kecil. Karena biasanya tidak begitu memerlukan tenaga, tetapi memerlukan koordinasi yang cermat. Misalnya, menjangkau, mencekam, memasukan benda ke mulut, mengenal benda dengan menggunakan jempol dan satu jari, memindahkan benda dari tangannya, dan lainnya.

3. Perkembangan Komunikasi Pasif
Dalam hal ini, kemampuan anak untuk mengerti isyarat dan pembicaraan orang lain. Misalnya, menengok ke arah sumber bunyi, menghentikan kegiatan kalau mendengar ada kata perintah, memberikan reaksi berbeda terhadap macam-macam jenis suara, dan lainnya.

4. Perkembangan Komunikasi Aktif
Yakni kemampuan anak untuk mengungkapkan keinginan dan perasaan dalam bentuk kata-kata. Misalnya, membuat bunyi-bunyi seperti tangisan, mengulangi bunyi (mengoceh) kalau sedang sendiri atau diajak bicara, mencoba meniru bunyi menurut kemampuan anak, dan lainnya.

5. Perkembangan Kecerdasan
Kecerdasan ini mengandung makna kemampuan daya ingat, daya tangkap seorang anak pada umur tertentu. Anak yang pandai akan cepat tanggap dalam membandingkan dan membedakan ide. Kemampuan kecerdasan anak ini, apabila tidak terlaksana pada waktunya, akan menimbulkan kesukaran pada diri anak. Misalnya, mengikuti benda bergerak dengan mata, mengikuti gerakan dan perbuatan, mengenal orang berbeda-beda, memberikan reaksi pada orang yang belum dikenal dengan menangis atau menatap terus-menerus, dan lainnya.

6. Perkembangan Kemampuan Menolong Diri
Dalam hal ini, adalah ketrampilan dan kemampuan menolong diri sendiri pada saat umur tertentu. Walaupun secara alamiah seorang anak masih harus ditolong, tetapi hendaknya sudah mulai belajar untuk dapat melakukan sendiri tanpa ada pertolongan orang lain, agar anak tidak merasa canggung lagi melakukannya. Misalnya, menyuapkan biskuit ke mulut, memegang cangkir/gelas dengan tangan tidak dibantu, dan lainnya.

7. Perkembangan Tingkah Laku Sosial
Yaitu tingkah laku yang mencerminkan kemampuan hidup berdampingan dengan orang lain. Perkembangan ini berdampak terhadap bagaimana seseorang anak dapat membiasakan menyesuaikan diri dengan lingkungan, dapat menerima, membantu, dan menghargai orang lain. Misalnya, tersenyum secara spontan, menaruh perhatian kalau namanya sendiri disebut, memberikan reaksi terhadap perkataan "tidak", dan lainnya.

Sifat Anak menurut Kedudukan dalam Keluarga

Secara umum perkembangan psikologis anak akan terbentuk dari lingkungannya. Lingkungan terdekat anak tidak lain adalah keluarganya sendiri, sehingga posisinya dan peran seorang anak dalam keluarga akan sangat mempengaruhi sikap dan perkembangan perilakunya.

Pada Postingan Kali ini saya sedikit mengeksplanasikan tentang beberapa ciri-ciri sikap seorang anak yang terbentuk karena kedudukan dalam keluarga. 

Namun, sebelum lebih jauh kita bahas tentang sifat anak yang terbentuk karena kedudukannya dalam keluarga, perlu kami ingatkan bahwa kriteria yang disebutkan bukan merupakan ciri final karena sikap dan perkembangan seseorang tetap dipengaruhi faktor-faktor lain seperti agama, pendidikan, kebudayaan, masa lalu, dan lain sebagainya. 

Sifat-sifat anak berdasarkan kedudukan dalam keluarga keluarga adalah antara lain :
1. Anak Tunggal : Pemain Tunggal Penuh Potensi yang Kesepian


Aku adalah anak semata wayang yg terkungkung oleh kasih sayang orang tua. 
Aku ingin meloncat tinggi, bebas melihat dunia.

Anak tunggal menjadi cepat matang dibandingkan anak lain sebayanya, karena dengan perhatian penuh orang tua, ia tumbuh lebih percaya diri, berbicara lebih jelas, tegas dan selalu menonjol. Anak tunggal biasanya mempunyai sikap yang lebih mendominasi dalam lingkungan sosialnya, karena secara psikologis dia terbiasa hidup dalam kecukupan dan perhatian penuh dari kedua orang tua, bahkan anggota keluarga sekunder lain, seperti kakek atau nenek.

Anak tunggal bisa merupakan gabungan potensi anak Pertama dan anak Bungsu dalam satu orang, tapi juga memiliki gabungan kelemahan keduannya. Contohnya, dia mampu memimpin dalam kelompok sosial dalam sikap kepemimpinan yang elegan seperti anak Sulung tapi  dalam beberapa aspek sering seperti anak Bungsu yang merasa ingin dipahami orang lain dari pada memahami orang lain, padahal pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu mengerti dan memahami anggotanya.

Ciri khusus:
Sebagai teman : Emosional, Perhatian
Ungkapan  : ”Kau tahulah…”
Bentuk responsif : “Entah bagaimana dengan anda, tetapi…”
Perasaan buruk Frustasi
Kelebihan  : Pengorganisasian
Kelemahan : Terlalu mengacu pada pendapat orang lain tentang dirinya
Selera humor : Sindiran tajam, bermotif negatif
Sikap menjalani sesuatu : Santai, merasa semua orang taat peraturan
Karir : Bisnismen, Pendidikan, Event Oorganizer

2. Anak Sulung : Pemimpin alami yg penuh tanggung jawab

Aku adalah pemimpin alami tumpuan harapan keluarga. 
Akan kubuktikan bahwa aku bukan hanya sekedar pewaris tahta.”

Anak sulung memiliki keinginan kuat untuk maju, suka bekerja keras, dan memasang tujuan serta target yg tinggi. Mereka adalah sosok pemimpin yg elegan. Dalam beberapa kasus, anak sulung sering merasa terbebani sebuah tanggung jawab besar dalam masa depan keluarga, sehingga kebanyakan dari mereka bersikap patriotik dan selalu ingin menjadi inspirasi bagi adik-adiknya.

Anak Sulung sering merasa kurang kasih sayang dari pada Saudaranya yang lain, karena merasa hak-haknya sebagai anak diberikan lebih sedikit dari pada hak-hak yang diberikan pada saudaranya yang lain. Kondisi seperti ini membentuk sikapnya lebih bisa mengerti keadaan, mengalah dan toleran namun sering egois karena otoritasnya sebagai kakak yang paling senior.


Terbiasa dididik menjadi pemimpin membuat anak sulung biasanya punya karakter mandiri, bijak dan disegani oleh adik-adiknya. Tidak heran, kalau mereka sering jadi tempat bertanya, jago memecahkan masalah, dan solutif dalam segala situasi. Sikap Dominan anak Sulung akan mengarahkan dia akan sangat selektif dalam bergaul, sehingga akan kurang suka dengan orang-orang yang memiliki sikap yang kurang dewasa.

Ciri khusus : 
Sebagai teman : Berkompromi, Melayani.
Ungkapan  : “Aku tak tahu
Bentuk responsive : “Mungkin kau tak setuju, tetapi…”
Perasaan buruk Perasaan berdosa
Kelebihan  : Penentuan sasaran, kompromi, dan kepemimpinan
Kelemahan : Mengacu pada pikiran, perasaan dan keinginan diri sendiri
Selera humor : Mengejutkan, Di luar batas
Sikap menjalani sesuatu : Optimalisasi, Ceroboh
Karir : Industri, Riset, Politik, Pembicara, Penulis

3. Anak tengah : Berjuang untuk Bertahan

“Aku adalah pemberontak militan yg berjuang untuk mendapatkan pengakuan. 
Aku harus lebih tekun membuktikan diriku sebagai yg terbaik.”

Lahir setelah anak sulung dan masih punya adik di bawahnya. Para pakar mengatakan bahwa anak tengah adalah sebuah misteri, ”Yang tengah adalah yg paling sulit untuk didefinisikan, apalagi digambarkan dalam ugkapan yg tepat dalam cara apapun.”. Anak yang terlahir dalam posisi terjepit, menjadikan dia sebagai moderator alami dalam lingkungan. Dialah anak yang biasanya mampu memediasi antara sikap otoritas anak Sulung atau sikap manja si Bungsu. Anak Tengah memiliki kecenderungan untuk mendengarkan semua pihak, sehingga potensi ini memudahkan sikap moderat anak tengah.

Anak yang lahir di tengah biasanya anak yang selalu berjuang dalam mendapatkan pengakuan, terutama sekali dari kedua orang tuanya, karena secara umum potensi-potensi anak tengah selalu tertutupi dengan otoritas anak Sulung yang dibanggakan dalam keluarga, dalam hal mendapatkan kasih sayang sering harus dikalahkan oleh kepentingan si Bungsu. 

Analogi dari anak Tengah adalah, 
"Ketika Satu Keluarga Berjalan-jalan Terdapat Orang tua, Si SulungTengah dan Bungsu
Si Sulung Berjalan di depan membuka dan mencarikan jalan untuk orang tuanya. Dia selalu dibanggakan orang tuanya kepada orang lain yang lewati. Dia dibebaskan untuk berjalan, berlari-lari, hampir tanpa perhatian seksama dari Kedua Orang Tua. 
Si Bungsu selalu digendong Orang tuanya. Dia selalu dilindungi dari segala macam marabahaya, selalu mendapat prioritas ketika meminta sesuatu diperjalanan, diutamakan dulu dalam mendapatkan sesuatu, dia selalu membuat orang tuanya tertawa dengan tingkah lucunya. 
Si Tengah sering merasa terjebak dalam keadaan ini, jika dia akan mengikuti si Sulung berlari-lari di depan, maka dia hanya akan menjadi orang ke dua dari Kakaknya, jika dia tetap berada di samping orang tuanya, maka dia hanya akan mendapatkan sedikit perhatian, karena perhatian orang tuanya terfokus pada si Bontot."

Ciri khusus :
Sebagai teman : Memberi saran dan kritik yg Membangun
Ungkapan  : “ Kau harus…..”
Bentuk responsive : “ Mungkin ini belum sempurna, tetapi….”
Kelebihan  : Disiplin diri, Kejujuran dan Tekad bulat
Kelemahan : Terlalu peduli dan Takut menyinggung perasaan orang lain
Selera humor : Hambar... >.<
Sikap menjalani sesuatu : Merasa orang lain tidak ikut peraturan
Karir : Pengacara, Negosiator, Wirausaha


4. Anak Bungsu : Tokoh Populer yg Penuh Kejutan

“ Aku adalah si bontot, adik kecil yg selalu diremehkan. 
Aku akan mengukir dunia untuk membuat kejutan yg membuat mereka mengagumiku.”

Pada dasarnya dia adalah maskot keluarga yg lucu, tidak rumit, cenderung ramah. Tapi sering diremehkan sehingga jadi pemberontak yg emosional, ceroboh dan tidak sabaran. “Hidup tidak terelakkan berada dalam bayangan dari mereka yg lahir sebelumnya”.


Menjadi anggota termuda dalam keluarga, membuat si bungsu dapat perhatian lebih dari sekitarnya. Sadar dengan hal ini, si bungsu bisa jadi sosok yang ceria, menyenangkan dan ditunggu-tunggu kehadirannya, untuk meramaikan suasana rumah. Banjir perhatian dari sekitar bisa jadi bumerang kalau si bungsu tidak bisa mengelolanya dengan baik. Ia bisa berkembang jadi sosok yang manja, haus perhatian, bahkan tergantung sama orang lain.

Bungsu adalah interainer alam, sang Penghibur di keluarga, konklusi dan paling diremehkan. Anak Bungsu sering dianggap paling lemah dalam keluarga dan ini yang membuatnya menjadi selalu paling menang dalam mendapatkan sesuatu, terutama dari orang tuanya. 

Ciri Khusus :
Sebagai teman : Mengambil inisiatif
Ungkapan  : “Berupayalah lebih keras”
Kelebihan  : Berpikir, pengertian, pekerja yg rajin
Kelemahan : Mudah percaya pada orang lain
Selera humor : Menyinggung perasaan
Sikap menjalani sesuatu : Perlahan sambil menikmati pemandangan lingkungan sekitar
Karir : bisnis hiburan, komedian, jurnalis, pelatih, guru






Diolah dari berbagai Sumber.

Latihan Kombinasi Hemat Waktu

Latihan secara simultan dapat memberikan beban latihan pada banyak otot, yaitu otot perut, pantat, kaki, punggung, dada. Selain menghemat waktu, kita juga bisa mendapatkan manfaat latihan secara optimal.

Latihan kombinasi yang melibatkan banyak bagian badan sangat efektif karena otot-otot tubuh secara konstan bekerja. Beban latihan tersebar pada otot-otot badan bagian atas dan bawah dalam waktu yang bersamaan.

Denyut nadi meningkat dan lebih banyak kalori terbakar dalam waktu yang lebih pendek. Hasilnya, Anda menjadi lebih bugar dan lebih kuat, sehingga dapat melakukan olahraga lain sesudahnya, tanpa merasa kelelahan.

Cobalah dan nikmati hasilnya.

Gerakan-gerakannya:

1. Mengangkat dumbel ke depan

Sasaran: mengencangkan otot pantat, kuadrisep, paha belakang, betis, perut, punggung, dan bahu.

A. Mulailah dengan kedua kaki berdekatan, peganglah dumbel dengan tangan kiri. Melangkahlah lebar ke belakang dan ke kanan dengan kaki kiri. Kaki kiri berakhir pada posisi pukul 5.

B. Bengkokkan kedua lutut dan turunkan sampai paha kanan hampir sejajar dengan lantai, dan naikkan lengan kiri sampai setinggi bahu. Kemudian kembali ke posisi awal. Lakukan set sepenuhnya untuk tiap sisi.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

2. Plie squat dengan mengangkat beban

Sasaran: mengencangkan dan menguatkan otot-otot pantat. paha bagian belakang, paha bagian depan. dan bisep.

A. Berdirilah tegak dengan kedua kaki terbuka lebih lebar dari bahu, jari-jari menghadap keluar. Peganglah dumbel pada setiap tangan, dengan kedua lengan turun di samping badan dan kedua tangan di depan kaki, kedua telapak tangan menghadap ke depan.

B. Bengkokkan kedua lutut dan turunkan pantat sampai paha hampir sejajar dengan lantai. Kedua lutut jangan sampai melampaui jari-jari kaki. Pada waktu melakukan squat. bengkokkan kedua siku dan gerakkan kedua dumbel ke arah bahu. Berhenti satu detik kemudian kembali ke posisi awal.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

3. Mengangkat beban di atas bahu

Sasaran: menguatkan otot perut, dada, trisep, dan bahu.

A. Peganglah dumbel pada setiap tangan, tidurlah di atas bola latihan, disangga dari punggung bagian atas sampai pinggul. Posisi beban di kedua sisi dari bahu, telapak tangan menghadap ke depan.

B. Kontraksikan otot-otot perut, angkat kepala, bahu, dan punggung bagian atas ke depan lepas dari bola. Setelah sampai di atas, rentangkan kedua lengan dan angkat beban di atas dada. Berhentilah sebentar, kemudian kembali ke posisi awal.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

4. Melangkah dan mendayung

Sasaran: mengencangkan dan menguatkan otot paha depan, belakang, pantat, punggung dan bisep.

A. Peganglah dumbel pada tangan kanan lengan di sisi badan, melangkahlah yang lebar ke depan dengan kaki kiri. Bengkokkan kedua lutut dan turunkan sampai paha sejajar lantai. Pada saat yang sama bengkokkan badan dari pinggul dan turunkan dumbel sampai sisi dalam dari kaki kiri.

B. Bengkokkan siku dan tariklah dumbel kembali ke arah dada dan kemudian luruskan kedua kaki dan kembali pada sikap berdiri, kaki kiri tetap di depan kaki kanan. Lengkapi set sepenuhnya kemudian ganti kaki dan lengan.

Takaran Latihan:

Lakukan latihan-latihan ini satu set dengan 10-12 kali ulangan. Secara bertahap, tingkatkan intensitasnya. Berlatihlah 3 kali dalam satu minggu tidak pada hari-hari yang berurutan.

Beban yang digunakan dumbel 2-5 kg, sesuai dengan kemampuan. Bila latihan dilakukan secara teratur, dalam waktu kurang lebih 4 minggu akan tampak hasilnya.


Oleh:
Dr. Sadoso Sumosardjono, Sp.KO.
Spesialis Kedokteran Olahraga
Sumber: Senior

Halau Kelelahan dengan Pose Berdiri

Sebagian besar dari kita mengalami kelelahan mental, sementara tubuh kurang gerak. Pose berdiri membuat kita berfokus pada tubuh. Fokus ini menyejukkan pikiran, mengurangi ketegangan psikis dan emosional.

pose berdiri yoga dapat mengubah cara berdiri kita. Pose ini mensyaratkan distribusi berat badan yang merata pada masing-masing kaki. Selama ini kita tidak sadar bahwa beban berat badan lebih condong ke kiri atau ke kanan.

Saat melakukan pose berdiri, kita harus secara rata membebani kaki, baik bagian depan, belakang, dan masing-masing kaki. Bila melakukan hal ini, dengan mudah. Anda menemukan pusat diri, sehingga lebih mudah menemukan keseimbangan saat berlatih pose lain, bahkan keseimbangan dalam hidup.

Pose berdiri juga meningkatkan kesadaran Anda pada penjajaran tubuh ketika berdiri, bagaimana kaki sejajar dengan kaki dan panggul, dan bagaimana lengan sejajar dengan bahu, dada, dan sebagainya. Ketika tingkat kesadaran itu semakin terasah, Anda mendapatkan integrasi dan stabilitas fisik yang lebih baik. Ketegangan pun berkurang dan pikiran menjadi tenang.

Berikut ini uraian teknik dua posee berdiri dalam yoga sebagaimana diuraikan oleh guruji BKS Iyengar dalam bukunya,Light on Yoga.

1. Utkatasana

Utkatasana berarti bertenaga, dahsyat, tak seimbang. Asana yang satu ini mirip duduk di atas kursi imajiner.

Teknik
• Berdirilah dalam posisi badan tegak dan telapak kaki menapak lantai sementara tangan lurus diletakkan disamping tubuh (pose tadasana).
• Regangkan tangan lurus ke atas kepala dan satukan telapak tangan.
• Buang napas, bengkokkan lutut, dan turunkan badan sampai paha sejajar dengan lantai.
• Usahakan jangan bungkuk. Jagalah dada terangkat dan terbuka sejauh mungkin. Bernapaslah normal.
• Tetap dalam pose ini selama beberapa detik. Selama 30 detik juga cukup karena cukup sulit seimbang dalam pose ini.
• Tarik napas, perkuat kaki, turunkan lengan. Kembalilah ke pose tadasana dan rileks.

Manfaat
• Pose ini menghilangkan ketegangan di bahu dan mengoreksi ketidaknormalan kecil di kaki.
• Dengan pose ini pergelangan kaki menjadi kuat dan otot kaki berkembang menjadi seimbang.
• Diafragma terangkat dan hal ini memberi pijatan pada jantung, sementara organ perut dan punggung diperkuat.
• Dada jadi berkembang karena dilatih untuk terbuka.
• Pose ini bermanfaat untuk penunggang kuda.

2. Vrkasana

Arti Vrkasana adalah pohon.

Teknik
• Berdirilah dalam posisi badan tegak dan telapak kaki menapak lantai sementara tangan lurus diletakkan disamping tubuh (pose tadasana).
• Bengkokkan lutut kaki kanan dan tempatkan telapak kaki kanan di ujung paha kiri.
• Istirahatkan kaki di paha kiri dengan jempol kaki menghadap ke bawah.
• Seimbangkan kaki kiri, satukan telapak tangan, dan angkat lengan lurus di atas kepala.
• Jaga pose ini selama beberapa menit dan bernapaslah dalam.
• Turunkan lengan dan pisahkan telapak tangan. Perkuat kaki kanan dna berdiri lagi dalam pose tadasana.
• Ulangi pose ini dengan berdiri bersandar pada kaki kanan. Temaptkan telapak kaki kiri di ujung paha kanan. Lakukan pose ini kurang lebih sama untuk sisi kanan dan kiri. Lalu kembalilah ke pose tadasana.

Manfaat
Pose ini menguatkan otot-otot kaki serta memberi rasa keseimbangan dan sikap tenang.

Oleh:
Riana Singgih
Instruktur Yoga
Sumber: Senio

Strechting Sepanjang Hari

Aktivitas sehari-hari, diketahui menjadi pemicu ketegangan otot yang meningkatkan risiko terjadinya cedera. Jo Fasen, seorang ahli ortopedi kenaman dari USA, menyarankan kita untuk melakukan peregangan otot sesuai dengan kebutuhan aktivitas sepanjang hari.

Aktivitas yang disarankan Jo dirancang tidak menggangu kegiatan sehari-hari, dan membantu kita merasa segar sepanjang hari.

07.00 :
Mengatasi kaku saat bangun tidur dan memberi energi (mengurangi sakit punggung
o Posisikan tubuh seperti Anda akan merangkak. Perhatikan kepala, leher, dan punggung membentuk garis yang sejajar.
o Jaga agar bahu relaks, rapatkan dagu ke arah dada, dan tarik otot perut masuk.
o Lengkungkan tubuh, mirip kucing. Tahan beberapa saat, dan kembali ke posisi awal.
o Cekungkan tubuh membentuk mangkuk.
o Angkat bokong dan kepala lebih tinggi daripada punggung. Tahan beberapa saat.
o Kembalikan tubuh ke posisi awal.
o Lakukan gerakan ini sebanyak 3 atau 4 kali.


10.00 :
Meringankan stres dan memperbaiki perhatian
o Duduklah tegak di atas sebuah kursi. Renggangkan kedua kaki sesuai kenyamanan Anda. Telapak kaki menempel pada lantai.
o Angkat wajah Anda, hingga telinga membentuk garis sejajar dengan bahu.
o Angkat dada, dan gerakkan kedua bahu secara bersamaan ke arah bawah.
o Rentangkan kedua tangan di samping tubuh, posisikan telapak tangan menghadap ke arah bawah jangan tutup jemari, dan gerakkan tanggan ke arah belakang tubuh, secara bersamaan. Jangan melengkungkan tubuh Anda.
o Tahan posisi ini beberapa saat, kembalikan tubuh ke posisi awal.
o Lakukan gerakan ini sebanyak 3 atau 4 kali.

13.00 :
Mencegah rasa penat di tengah hari (juga meminimalkan rasa nyeri panggul)
o Berdirilah tegak, renggangkan kaki dan posisikan salah satu kaki berada di depan kaki lainnya.
o Tekuk lutut. Pastikan posisi lutut berada sejajar dengan mata kaki, dan tumit menempel pada lantai.
o Pindahkan tumpuan pada perut. Jagalah agar tubuh tetap tegak.
o Tahan posisi ini beberapa saat, kembalikan tubuh ke posisi semula.
o Lakukan gerakan ini sebanyak 3 atau 4 kali.


15.00 :
Mencegah penurunan stamina di sore hari (juga mengatasi nyeri seputar leher)
o Duduklah pada sebuah kursi.
o Tekuk tangan kanan, dan pegang pinggiran kursi yang sejajar dengan bokong kanan Anda.
o Jaga posisi tubuh Anda agar tidak condong ke depan, wajah mengarah lurus ke depan, dan bahu tegak.
o Tekuk leher ke arah bahu kanan, kemudian putar sedikit dagu ke arah dagu.
o Tahan beberapa saat, kemudian kembalikan tubuh ke posisi awal.
o Ulangi gerakan yang sama untuk sisi tubuh yang berbeda.


18.00 :
Meminimalkan kecemasan
o Berdirilah tegak dengan kaki direnggangkan selebar bahu, kecangkan otot perut.
o Perlahan-lahan gerakkan panggul ke arah kanan tubuh. Tahan beberapa saat.
o Kembalilah ke posisi semula, kemudian lakukan gerkan yang sama untuk sisi tubuh yang berlawanan.
o Gerakkan panggul ke arah kanan tubuh, bersamaan dengan mengangkat tangan kiri seakan ingin menyentuh langit-langit. Tekuk tangan membentuk kurva di atas kepala, dengan telapak tangan menghadap ke bawah.
o Pertahankan agar bahu tetap relaks dan tidak bergerak.
o Tahan gerakan ini beberapa saat, dan lakukan untuk sisi tubuh lainnya.
o Lakukan sebanyak 3-4 kali.

20.00 :
Terlihat lebih muda saat menghadiri acara malam hari (memperbaiki postur dan massa otot)
o Berdirilah tegak dengan kaki direnggangkan selebar bahu, kecangkan otot perut.
o Tekuk paha dan lutut, rentangkan tangan untuk meraih lutut, atau kaki bagian bawah. Namun berhati-hati melakukan gerakan ini, jika Anda sakit punggung.
o Luruskan dan kencangkan paha Anda.
o Luruskan tangan di atas kepala, dan gerakkan tubuh sedikit ke arah belakang, tanpa melengkungkan tubuh. Tahan beberapa saat.
o Lakukan kembali rangkaian gerakan tersebut dari awal sebanyak 3-4 kali.

22.00 :
Relaksasi menjelang tidur
o Berbaringlah di matras dengan sisi kanan tubuh, tekuk kanan tangan dan letakkan di bawah kepala. Tekuk kedua lutut, agar Anda merasa nyaman.
o Bayangkan diri Anda menjadi sebuah jam. Ulurkan tangan seakan menunjuk angka 9, kemudian gerakkan tangan seakan-akan menunjuk angka 12.
o Ketika lengan menunjukkan angka 1, tahan posisi tersebut. Kemudian ganti posisi tubuh.
o Lakukan gerakan tangan yang sama pada sisi tubuh Anda ini.
o Ulangi gerakan ini pada dua sisi tubuh yang berlainan, sebanyak 3-4 kali.

Sekali Lagi Soal Mengencangkan Otot Perut

Otot-otot perut bisa dikencangkan melalui berbagai cara, Bisa hanya dengan menguatkan otot perut sebagian saja, bisa pula dengan menguatkan keseluruhan otot, Nikmati upaya berikut ini.

Pada kesempatan ini kita bicara soal gerakan latihan yang memberikan beban latihan pada semua lapisan otot perut, yaitu otot-otot rektus abdominis (lapis paling luar), otot obliques ekstermus, otot obliques intermus, dan otottransverses abdominus (paling dalam).

Gerakan I

• Tidurlah telentang, kedua kaki dibengkokkan, kedua tangan memegang paha bagian belakang.

• Tarik napas, kemudian keluarkan, tarik pusar ke dalam dan belakang ke arah tulang punggung dan tariklah perut ke dalam. Gerakkan kedua lutut sehingga berada langsung di atas pinggul, tulang kering sejajar dengan lantai.

• Pandangan ke arah pusar, angkatlah kepala dan bahu dari lantai sampai kedua tulang belikat terangkat dari lantai. Luruskan kedua lengan ke samping badan, telapak tangan menghadap ke bawah, melayang di atas lantai (kalau leher terasa kurang nyaman, taruhlah kedua tangan di belakang kepala)

• Usahakan kedua lengan lurus, rentangkan kedua kaki dan membentuk sudut 45 derajat dengan lantai, usahakan kedua kaki dan pergelangan kaki bersama dan jari-jari kaki dalam posisi menunjuk.

• Pompakan kedua lengan ke bawah dari bahu, tariklah napas dalam-dalam selama lima hitungan kemudian keluarkan napas selama lima hitungan, perut terus ditarik ke dalam.

Otot yang mendapat beban latihan:

otot-otot rektus abdominis, otot obliques internusobliques eksterma, dan otot transverses abdominus.

Takaran latihan:

Lakukan latihan ini 5 set (tariklah napas/keluarkan setiap 5 pernapasan). Teruskan sampai hitungan 100.

Kesalahan yang harus dihindari:

• Menurunkan kepala ke belakang atau menaikkannya terlalu jauh. Gerakan ini akan menyakitkan otot-otot leher.

• Menurunkan kaki di bawah 45 derajat, yang dapat menyebabkan rasa sakit pada pinggang dan mengurangi beban latihan pada otot perut.

• Memompa kedua lengan begitu keras, sehingga menjadi latihan-latihan untuk lengan.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Gerakan II


• Duduklah tegak pada tulang duduk (pada dasar dari pantat), kedua lutut dibengkokkan, kaki datar. Kedua lutut serta pergelangan kaki dan kaki saling berdekatan.

• Tempatkan kedua tangan di belakang paha. Kontraksikan otot-otot perut dan tetaplah setegak mungkin, sambil kita tetap bisa mengangkat kaki sampai betis sejajar dengan lantai, kedua lutut dibengkokkan 90 derajat.

• Usahakan kedua bahu ke bawah dan sejauh mungkin dari kedua telinga, dada tegak, dan tulang belikat ke bawah. Teruskan menahan kedua paha dan luruskan kedua kaki pada posisi kurang lebih 45 derajat.

• Tetaplah bernapas melalui hidung, tahanlah posisi selama pernapasan-pernapasan yang dianjurkan. Lepaskan posisi ini dengan menurunkan kedua kaki ke lantai. Usahakan agar otot-otot perut terus berkontraksi selama melakukan latihan ini.

Otot yang mendapat beban latihan:

otot rektus abdominusobligues ekstermusobliques internus,transverses abdominuserektor spinae (punggung).

Takaran latihan:

Tahanlah posisi latihan ini pernapasan, kemudian dikeluarkan dan ulangi sekali lagi. Untuk meningkatkan latihan, tahan 6-8 hitungan dan ulangi.

Latihan ini menguatkan semua otot perut dan juga otot pinggang, yang bekerja bersama-sama untuk mempertahankan agar kita dapat terus tegak.

Kesalahan yang harus dihindari:

• Membungkukkan kedua bahu dan punggung. Posisi ini akan menyebabkan ketidakstabilan punggung, menekan otot punggung bagian atas dan bahu, serta mengganggu jaringan ikat pada pinggang.

• Mencondongkan badan ke belakang terlalu jauh dan membungkuk. Posisi ini tidak hanya menekan pinggang, tetapi juga membuat latihan kurang efektif karena kita tidak dapat mengencangkan otot-otot perut.

oleh:
Dr. Sadoso Sumosardjuno, Sp,KO.
Spesialis Kedokteran Olahraga
Sumber: Senior

Jurus Bugar dengan Enam Gerakan

Agar bugar sebelum bekerja, lakukan latihan yang terdiri dari enam gerakan ini. Untuk pemanasan, cukup lakukan gerakan jalan cepat atau gerakan-gerakan yang lain.

Gerakan-gerakannya:

Gerakan I:
Lompat-Lompat

Melangkahlah kedepan dengan kaki kiri, dan pada waktu mendarat, lompatlah ke udara, bengkokkan lutut kanan ke depan. Mendaratlah pada kaki kanan dan lompatlah lagi. Terus bergerak dalam ruangan, kedua lengan berayun berlawanan dengan kaki. Melompat-lompatlah selama 2 menit.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Gerakan II:
Gerakan berbaris ke luar dan ke dalam

Jalan berbaris di tempat secepat mungkin Anda dapat lakukan. Langkahkan kaki kanan kemudian kaki kiri ke luar ke arah samping, dan kemudian melangkahlah tiap kaki kembali ke dalam (ke luar, ke luar, ke dalam, ke dalam), biarkan kedua lengan bergoyang secara alami.

Ulangi selama 30 detik. Kemudian lakukan 30 detik berikutnya mulai dari kaki kiri.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Gerakan III:
Lompat Tali

Peganglah seutas tali, atau bayangkan seolah-olah memegang tali, berdiri dengan kaki terbuka selebar pinggul dan lompatlah selama 30 detik, mendarat lembut pada bola kaki dengan kedua lutut dibengkokkan.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Gerakan IV:
Sprint Menyeret Kaki ke Samping

Posisi squat dengan kedua kaki terbuka selebar pinggul, jari-jari menghadap ke depan. Gerakan kaki ke samping dengan menyeret ke kiri sebanyak 4 hitungan. Kemudian seret ke kanan sebanyak 4 hitungan. Ulangi, berganti-ganti sesi selama satu menit.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Gerakan V:
Gerakan Menyilang

Mulailah dengan kedua kaki bersama-sama, jari-jari menghadap ke depan dan kedua lutut sedikit dibengkokkan.

Melangkahlah dengan kaki kiri ke samping menyilang kaki kanan di belakang (1), melangkahlah dengan kaki kiri ke samping lagi (2), silangkan kaki kanan di depan (3), langkahkan kaki kiri ke samping, dan bawalah kaki kanan selanjutnya ke kiri (melangkah ke belakang, melangkah ke depan, melangkah bersama).

Ulangi, bergerak ke kanan. Bergeraklah secepat-cepatnya selama satu menit.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Gerakan VI:
Melompat pada Satu Kaki

Berdirilah pada kaki kanan, kedua tangan pada pinggul. Melompatlah lurus ke atas, kurang lebih 3 cm dari lantai dan bengkokkan lutut kanan pada waktu mendarat dengan lembut dan terkendali. Lompatlah dengan durasi 15 detik pada setiap kaki.


Oleh: 
Dr. Sadoso Sumosardjono, Sp, KO.
Spesialis Kedokteran Olahraga
Sumber: Senior

Menguatkan Lengan Atas Depan

Otot lengan atas bagian depan terdiri dari dua bagian, yaitu otot bisep brakhis dan otot brakhialis. Fungsinya antara lain membengkokkan siku dan memutar lengan bawah, sehingga telapak tangan dapat menghadap ke atas atau ke bawah.

0tot bisep berujung panjang dan pendek. Keduanya menyilang sendi bahu pada tempat berbeda, melekat pada tulang belikat dan menyilang sendi bahu. Ujung sebelah lain melekat pada lengan bawah sedikit di bawah sendi siku. Otot brakhialis terdapat di bawah otot bisep.

Gerakan I:
Berdiri mengangkat dumbel

• Peganglah dumbel pada setiap tangan, kedua lengan di samping badan, siku satu baris dengan bahu, telapak tangan menghadap ke depan. Berdirilah dengan kedua kaki terbuka kurang lebih selebar pinggul, kedua kaki lurus, tetapi tidak terkunci.

• Kontraksikan otot-otot perut dan punggung ke posisi normal. Dada tegak dan kedua bahu diregangkan, pandangan ke depan, jangan menunduk.

• Usahakan kedua siku di samping badan, lengan atas diam, bengkokkan kedua siku. Secara perlahan-lahan angkatlah dumbel. Fokuskan pada menggerakkan kedua pergelangan tangan ke arah bahu. Pada puncak gerakan, dengan bagian yang berotot pada lengan bawah menyentuh otot bisep, kuku-kuku jari Anda menghadap ke langit-langit.

• Kemudian secara perlahan luruskan kedua lengan kembali ke posisi awal tanpa mengubah posisi siku atau bahu.

Otot yang mendapat beban latihan: otot bisep dan otot brakhialis.

Manfaat gerakan ini untuk menguatkan otot bisep. Berarti kita akan mendapat kekuatan lebih saat melakukan gerakan menarik seperti mendaki bukit dan mendayung. Otot bisep adalah otot pertama yang menunjukkan bentuk yang kencang dengan latihan tidak banyak dan beban ringan. Sangat bermanfaat kalau kita mengayunkan raket saat bermain tenis karena otot lengan bawah punya kekuatan lebih besar.

Kesalahan yang harus dihindari:

• Melengkungkan punggung atau menonjolkan pinggul ke depan. Kesalahan semacam ini dapat memberikan tekanan berlebihan pada otot-otot dan ligamen pada pinggang.

• Lengan atas bergerak ke depan atau belakang, sehingga mengikutsertakan otot bahu depan untuk bergerak dan latihan pada bisep berkurang.

• Mendongakkan pergelangan tangan ke belakang atau ke depan, sehingga beban pada bisep berlebihan.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Gerakan II:
Mengangkat dumbel sambil duduk

• Peganglah dumbel pada tangan kiri dan duduklah di kursi. Kedua telapak kaki terletak datar di lantai dan terbuka sedikit lebih lebar daripada pinggul, pergelangan kaki di bawah satu baris lutut.

• Condongkan badan ke depan dari pinggul, usahakan agar punggung lurus dan pada posisi netral. Tempatkan bagian belakang lengan atas kiri menggantung ke arah lantai, sebaris dengan bahu kiri, pergelangan tangan pada posisi netral dengan telapak tangan menghadap ke dalam. Tempatkan tangan kanan pada paha kanan untuk penyangga.

• Kontraksikan otot-otot perut untuk memelihara agar punggung netral, usahakan dada terbuka dan kedua bahu rileks.

• Peliharalah posisi dan bengkokkan siku kiri, gerakkan dumbel ke atas ke arah bahu kiri, istirahat satu detik.

• Secara perlahan-lahan turunkan beban ke posisi awal sampai siku lurus tetapi tidak terkunci.

Otot yang mendapat beban latihan: otot-otot bisep, brakhialis.

Lakukan gerakan ini 1-2 set dengan 8-12 kali ulangan untuk setiap lengan. Gunakan berat beban yang dapat Anda angkat sampai 12 kali ulangan. Beban secara bertahap dapat ditingkatkan sesuai kemampuan.

Kesalahan yang harus dihindari:

• Menempatkan siku pada bagian atas paha. Hal ini dapat menyebabkan lengan terpeleset, yang berarti kurang efisien dan berbahaya, terutama kalau Anda melakukan dengan beban cukup berat. Tempatkan siku pada bagian dalam dari paha.

• Membiarkan pergelangan tangan mendongak ke belakang, yang dapat memudahkan terjadinya cedera lengan bawah dan jaringan-jaringan ikat pada pergelangan tangan.


Oleh:
Dr. Sadoso Sumosardjuno, Sp,KO.
Spesialis Kedokteran Olahraga
Sumber: Senior

Latihan Sesuai Bentuk Badan

Tubuh manusia umumnya berbentuk tabung, apel, jam pasir dan buah pir. Ada latihan khusus untuk menyeimbangkan kelebihan dan kelemahan bentuk badan itu. Simak gerakan-gerakan berikut ini.

Secara garis besar, bentuk-bentuk tubuh itu dapat dijelaskan sebagai berikut:

Tabung: Bahu, pinggang, dan pinggul mempunyai lebar sama (kurang lebih), tungkainya panjang dan ramping.
Apel: Bahu lebar, bawah sempit dan datar, tampak berat di atas.
Jam pasir: Bahu dan bagaian bawah tubuh sama lebarnya, pinggang langsing.
Pir: Pinggul dan paha lebih lebar daripada dada dan bahu, tampak berat di bawah.

Sebenarnya ada gerakan latihan khusus untuk menyeimbangkan kelebihan dan kelemahan masing-masing bentuk badan.

Dalam kesempatan ini akan dibicarakan sebagian program latihan untuk tubuh bentuk tabung dan buah pir. Dada dan lengan akan lebih kuat dan kencang, sehingga bisa menyeimbangkan pinggul dan paha.

Program latihan ini didesain untuk mereka yang badannya berbentuk buah pir dan tabung. Menguatkan lengan, dada, dan punggung bagian atas dapat membuat badan bagian atas tampak besar.

Latihannya antara lain sebagai berikut:

Gerakan 1:
Latihan Pulldown

Latihan ini memberikan beban latihan pada atap-atap punggung. Tariklah palang latihan ke bawah dalam hitungan 2-3 detik, kemudian naikkan lagi dalam waktu 2-3 hitungan. Usahakan punggung tegak dan perut kencang selama melakukan latihan. Lakukan sebanyak 15 kali ulangan.

1. Peganglah palang kencang dengan kedua tangan ditempatkan terpisah sedikit lebih lebar daripada bahu. Usahakan kedua kaki terletak kuat di lantai.

2. Tariklah ke bawah sambil keluarkan napas. Tariklah napas pada waktu kembali ke posisi awal. Sekali ulangan memerlukan kurang lebih 4-6 menit.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Gerakan 2:
Duduk Mengangkat ke Samping

Pada waktu melakukan gerakan ini, usahakan lengan kencang dan kuat. Tujuannya untuk menguatkan otot bahu dan lengan bersama-sama. Tempat duduk dan bangku latihan dapat membantu menopang pinggang. Lakukan 15 kali ulangan.

1. Duduklah pada bangku dengan punggung datar pada sandaran (kalau ada). Peganglah dumbel kuat-kuat, kedua lengan di samping badan, kedua lengan sedikit dibengkokkan, kedua tangan sedikit memutar ke dalam. Naikkan kedua lengan secara perlahan, usahakan agar tidak mengencangkan leher.

2. Bila dumbel sudah mencapai setinggi bahu, kedua lengan sebaiknya sejajar dengan lantai. Istirahatlah selama satu detik, usahakan agar ibu jari sedikit memutar ke bawah. Putarlah dumbel dengan sangat lambat, dan usahakan agar kedua lengan selalu dalam keadaan sedikit dibengkokkan. Turunkan dumbel sampai pada suatu titik sedikit berjarak dari badan. Lengkapi sampai 15 kali ulangan.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Gerakan 3:
Mengangkat dengan Satu Tangan dari Bahu

Latihan ini memberikan beban latihan pada otot deltoid (otot bahu) dan membantu melebarkan badan bagian atas. Juga memberikan beban pada kedua lengan, bahu, dan dada, sehingga dapat mengimbangi badan bawah, membuat pinggul dan paha tampak lebih sempit. Lakukan latihan 20 kali ulangan untuk setiap sisi.

1. Duduklah dengan punggung ditopang oleh bangku pada sudut 90 derajat. Peganglah dumbel pada setiap tangan dengan kedua lengan dibengkokkan 90 derajat dan kedua siku di samping setinggi bahu.

2. Doronglah dumbel ke atas, naikkan satu lengan ke atas kepala, tetapi jangan mengunci lengan yang diluruskan. Badan jangan bergerak. Hitunglah satu detik ke atas dan satu detik ke bawah. Ulangi, kemudian ganti tangan yang lain.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Gerakan 4:
Mendorong Trisep ke Bawah

Untuk mencapai hasil latihan optimal, usahakan agar kedua tangan saling berdekatan. Latihan ini memberikan beban latihan pada otot trisep dan otot bagian samping badan. Lakukan latihan ini 15 kali ulangan.

1. Berdirilah tegak menghadap ke mesin latihan. Peganglah palang latihan dengan telapak tangan menghadap ke bawah dan berjarak kurang lebih 30 cm.

2. Doronglah palang ke bawah ke depan kedua paha. Berhenti sebentar dan naikkan secara perlahan-lahan ke posisi awal. Usahakan agar siku selalu dekat dengan samping badan.


Oleh:
Dr. Sadoso Sumosardjono Sp.KO.
Spesialis Kedokteran Olahraga
Sumber: Senior