G8 (singkatan dari
Group of Eight;
bahasa Indonesia: Kelompok Delapan) adalah koalisi delapan negara termaju di dunia:
Perancis,
Jerman,
Italia,
Jepang,
Britania Raya,
Amerika Serikat (
G6, 1975),
Kanada (
G7, 1976) dan
Rusia (tidak ikut dalam seluruh acara), serta
Uni Eropa. Peristiwa terpenting dalam G8 adalah pertemuan
ekonomi dan
politik tahunan yang dihadiri para kepala negara dan pejabat-pejabat internasional, meski selain itu masih ada pertemuan-pertemuan dan penelitian-penelitian kebijakan lainnya yang lebih kecil.
Para pemimpin G8 saat ini adalah:
Pemimpin
[sunting]Latar belakang dan sejarah
G8 berakar dari krisis minyak 1973 dan resesi dunia yang terjadi selanjutnya. Masalah-masalah ini membuat Amerika Serikat mendirikan kelompok bernama Library Group, sebuah perkumpulan para pejabat keuangan senior dari Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang, untuk mendiskusikan masalah-masalah ekonomi. Pada 1975, Presiden Perancis Valéry Giscard d'Estaing mengundang para kepala negara enam negara demokratis besar yang maju ke pertemuan G6 yang pertama di Rambouillet dan menawarkan ide untuk adanya pertemuan tetap. Para peserta setuju terhadap rencana pertemuan tahunan dengan jabatan kepresidenan kelompok tersebut yang bergilir, dan mendirikan apa yang dinamakan G6 (Kelompok Enam) yang terdiri dari Perancis, Jerman, Italia,Jepang, Amerika Serikat, dan Britania Raya. Pada pertemuan kedua di Puerto Riko, G6 menjadi G7 dengan masuknya Kanada.
Setelah berakhirnya
Perang Dingin, pada
1991 Rusia (saat itu masih
Uni Soviet) mulai bertemu dengan G7 setelah pertemuan utama. Sejak pertemuan tahun
1998 di
Birmingham, Rusia diizinkan untuk turut serta lebih banyak, menandai terciptanya G8. Meskipun begitu, Rusia tidak mengikuti pertemuan untuk para menteri keuangan karena negara tersebut masih bukan merupakan kekuatan ekonomi yang besar.
[sunting]Struktur dan kegiatan
G8 tidak didukung oleh pemerintahan transnegara, berbeda dari organisasi-organisasi seperti
PBB atau
Bank Dunia. Jabatan presiden G8 digilirkan antar negara-negara anggota setiap tahun, dengan masa bakti yang dimulai pada
1 Januari.
Pertemuan para menteri yang berasal dari bidang-bidang seperti kesehatan, penegakan hukum, dan tenaga kerja mendiskusikan masalah-masalah yang menjadi kekhawatiran antara negara anggota atau dunia. Dari seluruh pertemuan para menteri tersebut, yang paling terkenal adalah G7, yang membicarakan masalah keuangan.
Lokasi

Pagar pengaman Heiligendamm
Heiligendamm adalah resort tepi pantai tertua di Jerman
[2]dibangun pada 1793 sebagai tempat pertemuan tepi laut untuk para bangsawan dan kalangan atas yang dekat dengan
Frederick Francis I, Duke of Mecklenburg. Tempat ini terpilih sebagai lokasi pertemuan puncak G8 karena lokasinya yang terisolasi, sebagai antisipasi terhadap protes seperti yang terjadi di
Gleneagles dan di
St Petersburg. Lokasi pertemuan telah dipagari sepanjang 12
kmdengan memakan biaya
EUR 12,4 juta.
[3] Heiligendamm, dikenal dengan sebutan "Kota Putih di tepi Laut" (White Town by the Sea), juga digunakan untuk tempat liburan musim panas keluarga kaisar Rusia, yang juga memiliki hubungan dengan Dukes of Mecklenburg. Karena pertemuan G8 ini, bekas rumah tinggal musim panas keluarga kaisar telah dirobohkan untuk tempat dibangunnya media center.
[3]Menurut situs resmi Kepresidenan Jerman, semboyan pertemuan adalah "Pertumbuhan dan Tanggung jawab," berfokus pada "Investition, Innovation und Nachhaltigkeit (Investasi, Inovasi Dan Ketahanan)", dan "Africa: good governance, sustainable investment, peace and security".
[4] Transparansi pasar uang,
hak intelektual dan
efisiensi energi akan dimasukkan juga dalam agenda, begitu juga dengan pembicaraan
perubahan iklim.
Ini akan menjadi pertemuan G8 pertama bagi Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy, dan yang terakhir kalinya bagi Perdana Menteri Inggris Tony Blair.
[sunting]Protes dan aktivisme
Pada 29 Desember 29 2006, demonstran tak dikenal melempari hotel Kempinski dengan bom cat warna merah dan hitam; kombinasi merah dan hitam dikenal sebagai simbol gerakan
anarkis yang banyak digunakan untuk atribut bendera, panji, stiker mereka.
Pada pertemuan G8 kali ini, polisi lokal memperkirakan akan ada lebih dari 100.000 aktivis
antiglobalisasi dari seluruh bagian Jerman dan dari negara-negara lain. Persiapan: 16.000 polisi telah ditempatkan untuk menjaga, pagar besi sepanjang 12 kilometer telah dibangun di sekeliling Heiligendamm dengan biaya 12,4 juta
Euro, ketika
Attac Germany menyewa tiga kereta api untuk mengangkut mereka yang kesulitan dan dari tempat yang lebih jauh di Jerman dan negara-negara tetangga yang diharapkan akan menjadi demontrasi bersama terbesar menentang G8
[7], bersama dengan banyak bus yang diorganisir dari berbagai kelompok dan partai politik. Demonstrasi utama, pada
2 Juni,
2007 mengambil tempat dekat kota besar
Rostock, ini akan menjadi acara pembuka bagi aksi protes dan blokade sepangjang minggu berikutnya. Selagi organisator aksi mengharapkan sebanyak 80.000 partisipan, polisi hanya memberikan estimasi sebanyak 25.000 demonstran.
[8] Demonstran terbesar akan berasal dari gerakan
alter-globalisasi. Seperti pada pertemuan G8 sebelumnya, beberapa protes berakhir dengan bentrokan dengan aparat. Pada persiapan protes 2 Juni, bentrokan antara demonstran dan polisi, terjadi di area sekitar pelabuhan, dilaporkan yang mengalami luka-luka sekitar 1000 orang (433 polisi Jerman, 30-33 dari mereka harus dibawa ke rumah sakit
[9], dan 520 demonstran, dengan 20 orang dilarikan ke rumah sakit
[10]). Jumlah ini masih diperdebatkan
[11]. Merujuk pada estimasi pihak polisi, 2000
autonomis yang memulai bentrokan, membakar mobil dan membuat barikade di jalan-jalan; para demonstran lainnya kemudian panik
[12]. 128 demonstran ditahan, surat penangkapan hanya dibuat untuk 10 dari mereka; sementara yang lainnya dibebaskan karena kurangnya bukti-bukti
[13].