Tampilkan postingan dengan label selingan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label selingan. Tampilkan semua postingan

ASESORIS BROS DAN JEPIT RAMBUT


koleksi bros dan jepit rambut








KABUPATEN REMBANG

Rembang berada di jalur pantura timur Jawa Tengah, berbatasan langsung dengan provinsi Jawa Timur, sehingga menjadi gerbang sebelah timur Provinsi Jawa Tengah di sebelah timur. Daerah perbatasan dengan Jawa Timur (seperti di Kecamatan Sarang, memiliki kode telepon yang sama dengan Tuban (Jawa Timur).
Bagian selatan wilayah Kabupaten Rembang merupakan daerah perbukitan, bagian dari Pegunungan Kapur Utara, dengan puncaknya Gunung Butak (679 meter). Sebagian wilayah utara, terdapat perbukitan dengan puncaknya Gunung Lasem (806 meter). Kawasan tersebut kini dilindungi dalam Cagar Alam Gunung Celering.
Kabupaten Rembang terletak di ujung timur laut Propinsi Jawa Tengah dan dilalui jalan Pantai Utara Jawa (Jalur Pantura). Secara astronomis berada pada garis koordinat 111 o 00′ – 111 o 30′ Bujur Timur dan 6 o 30′ – 7 o ,6′ Lintang Selatan. Laut Jawa terletak disebelah utaranya, secara umum kondisi tanahnya berdataran rendah dengan ketinggian wilayah maksimum kurang lebih 70 meter di atas permukaan air laut. 
Batas Wilayah Kabupaten Rembang:
§  Sebelah utara     : Laut Jawa.
§  Sebelah timur     : Kabupaten Tuban (Jawa Timur).
§  Sebelah selatan : Kabupaten Blora.
§  Sebelah barat     : Kabupaten Pati.
KONDISI GEOGRAFIS
Secara administrasi Kabupaten Rembang terbagi dalam 14 kecamatan, 287 desa dan 7 kelurahan dengan luas wilayah secara keseluruhan 101.408,283 Ha. Kabupaten Rembang merupakan wilayah yang terletak di pantai utara pulau Jawa, merupakan daerah pinggiran (pheripheral) wilayah Jawa Tengah, dimana terdapat 6 kecamatan yang berada di pinggiran pantai, 6 kecamatan tersebut adalah  kecamatan Kaliori, Rembang, Lasem, Sluke, Kragan dan Sarang. Panjang pantai pada 6 wilayah kecamatan ini adalah 60 Km. Pegunungan di kabupaten Rembang termasuk dalam deretan pegunungan Kendeng Utara yang potensial untuk pembuatan kapur / gamping. Puncak gunung tertinggi adalah Gunung Lasem (806 m dpl) dan kemudian Watu Putih (495 m dpl )
IKLIM DAN CUACA
Daerah Kabupaten Rembang terletak antara ketinggian 0 M sampai 806 M dari permukaan air laut, dengan kondisi cuaca berkisar antara 23 o – 35 o C, dengan curah hujan rata-rata pertahun ±  1.044 cm3/tahun.

MAKANAN KHAS KOTA REMBANG
Sate Serepeh
Sate Sarepeh Berupa sate ayam kampung yang bumbunya terdiri dari cabe merah, gula merah, santan dan garam. Adalah sebagai lauk pauk dan biasanya dirangkai dengan lontong.
Mangut
Ikan laut segar yang dipanggang dengan bumbu-bumbu cabe hijau, bawang merah, bawang putih, garam dan santan kental. Sebagai sayur untuk makan siang/malam dalam menu sehari-hari.
Pindang Tempe
Tempe dengan bumbu-bumbu cabe, bawang merah, bawang putih, asam (tomat) garam dan air. Biasanya ditambahkan juga ikan pindang. Sebagai sayur untuk makan siang (menu seharihari).
Sayur Merica
Dari ikan laut segar dengan bumbu cabe, merica, bawang merah, bawang putih, kunyit, garam dan air.
Petis Bumbon
Sayur untuk makan siang/malam yang terbuat dari bahanbahan petis ikan/udang, telur rebus/ceplok langsung dengan bumbu cabe, bawang putih, bawang merah, kunci, lengkuas, daun jeruk purut, garam dan ditambah santan kental.
Lontong Tuyuhan
Lontong dengan opor ayam kampung pedas khas desa Tuyuhan (Kecamatan Pancur). Makanan ini tidak pernah atau jarang dibuat ibu rumah tangga. Sebagai makanan sore hari/malam hari, biasanya sekitar jam 15.00 WIB sudah dijual di lokasi desa Tuyuhan di sepanjang pinggir jalan dengan pemandangan sawah-sawah yang menghijau. Dan minumannya air putih yang ditempatkan di kenda (tanpa gelas).
Dumbeg
Dibuat dari tepung beras, gula pasir/gula aren dan ditambahkan garam, air pohon nira (legen), dan kalau suka ditaburi buah nangka/kelapa muda yang dipotong sebesar dadu. Kemudian tempatnya dari daun lontar (pohon nira) berbentuk kerucut dengan bau yang khas. Yang terkenal dari desa Pohlandak (Kecamatan Pancur) dan desa Mondoteko (Kecamatan Rembang).
Jenang Waluh
Dibuat dari buah waluh, gula aren, air nira dan garam, yang rasanya sangat manis. Dan biasanya dimakan dengan Jadah. Jadah yang terkenal adalah dari desa Pohlandak (Kecamatan Pancur).
Jadah
Terbuat dari beras ketan putih, kelapa muda, garam yang ditumbuk halus (sewaktu masih panas) di atas keranjang yang Terbuat dari daun lontar/daun kelapa muda dan alat tumbuknya juga dilapis dengan daun lontar dan kelapa muda. Rasanya sangat gurih, kemudian dicetak persegi dan dibungkus dengan daun pisang (seperti lemper). Biasanya dimakan bersama dengan Jenang waluh, yang terkenal dari desa Pohlandak (Kecamatan Pancur).
Kaoya Dudul
Terbuat dari beras ketan, kacang hijau, gula aren/gula pasir dan garam. Tempatnya dari daun lontar berlubang bulat kecil sebanyak 5 buah, kalau makan tinggal didudul (ditekan) saja, rasanya sangat manis dan gurih. Berasal dari desa Gunem Kecamatan Gunem.
Kerupuk Bakar
Kerupuk udang dan tengiri dari kota rembang yang dioven/dibakar.
Kacang Atom
Terbuat dari tepung beras dan tepung tapioka, kacang tanah, garam, bawang putih dan air yang dicetak bulat-bulat kecil dan digoreng. Rasanya sangat gurih dan banyak disukai masyarakat.
Kacang Pres Non Kolesterol
Terbuat dari kacang tanah yang dipres (diambil minyaknya). Kemudian dibumbui bawang putih dan garam dan dioven.
Gula Semut
Terbuat dari pohon nira (legen) dengan proses pemanasan, sehingga hasilnya seperti gula pasir/gula halus yang berwarna coklat.
Terasi Petis Bonang
Terbuat dari udang/ikan segar dengan proses pemanasan. Bau dan rasanya enak. Yang terkenal dari desa Bonang Kecamatan Lasem.

alun-alun kota Rembang

Pada umumnya kota-kota di pantai utara, kota Rembang memiliki alun-alun kota untuk berkegiatan masyarakatnya. Letaknya berada pada pusat kota Rembang, bersebelahan dengan jalur utama pantura sehingga bagi orang yang melalui jalur pantura menuju keSurabaya atau menuju ke Semarang maka alun-alun ini dengan mudah dilihat.
Kondisi eksisting alun-alun saat ini dikelilingi oleh bangunan-bangunan yang masih berfungsi dengan baik, yaitu:
  • Pada sisi barat terdapat masjid agung Rembang, rumah penduduk, dan pertokoan kecil.
  • Pada sisi timur terdapat sekolah dasar dan rumah-rumah penduduk.
  • Pada sisi selatan alun-alun terdapat bangunan pemerintahan (kantor bupati / kabupaten) dan sekolah dasar.
  • Pada sisi utara terdapat terminal kota Rembang, perumahan penduduk, bangunan kantor pemerintah, dan pertokoan.
Seperti halnya sebuah alun-alun kota, kawasan ini dipenuhi dengan kegiatan masyarakatnya berupa ruang perdagangan dan ruang beraktifitas (olahraga, panggung hiburan, dan arena bermain anak). Waktu berkegiatan pada kawasan ini cenderung dilakukan dari pagi hingga siang hari dan sore hingga malam hari.
Kegiatan yang paling dominan pada malam hari adalah perdagangan sektor informal, berupa pedagang kuliner dan wahana permainan anak-anak, kegiatan ini berlangsung setiap harinya. Tidak ada segmentasi pada perdagangan ini semuanya berbaur menjadi satu, hanya ada satu jenis dagangan yang berkumpul membentuk satu segmen yaitu pedagang lontong tuyuhan yang berjejer tidak menyebar seperti pedagang lainnya.

Keberadaan pedagang-pedagang ini memang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yag berkunjung di kota Rembang ini, biasanya orang-orang yang transit dari perjalanan jauh merasa senang ketika berada di kawasan ini karena mudah mendapatkan makanan pada satu tempat saja atau dapat di istilahkan one stop kulinercenter.
Seperti pada kebanyakan wilayah, dimana ada pedagang dan menempati ruang publik maka di tempat tersebut berpotensi terjadi masalah, hal inilah yang seharusnya patut dicermati karena jika tidak di tata akan menimbulkan masalah yang lebih besar. Pada alun-alun kota Rembang ini, beberapa pedagang memanfaatkan jalur pejalan kaki pada kawasan alun-alun secara berlebihan yang mengakibatkan pejalan kaki yang melewatinya terpaksa turun ke jalan atau masuk ke lapangan. Kondisi ini menjadikan orang yang berjalan untuk menikmati kawasan alun-alun menjadi tidak nyaman karena okupasi pedagang. 
Mungkin beberapa hal patut diperhatikan agar potensi positif yang timbul dari adanya ruang publik akan selalu terpelihara, saling bersinergi antara pelaku kegiatan, pengunjung, penikmat serta regulasi yang diterapkan.


Gambar-gambar teka-teki

1.Ada berapa gambar hewan rusa yang ada di lukisan?



2.Air terjun atau manusia terjun!


3.Apakah mereka adalah penonton atau gedung?


4.Berapa banyak orang dalam gambar ini?


5.Berapa pilar yang ada, tiga atau dua?



6.Dapatkah anda menemukan empat orang dalam gambar?



7. Apakah anda mampu menebak gambar di bawah ini apa?

Sumber: http://juandry.blogspot.com/2009/11/teka-teki-gambar-yang-membuat-orang.html

The Incorruptibles!

St. Bernadette Soubirous

lahir January 7, 1844 meninggal April 15, 1879. Bernadette menjadi terkenal ketika ia terlibat dalam penampakan Bunda Maria di kota Lourdes. Ketika kuburannya digali pada September 2, 1909 (30 tahun setelah meninggal), jenazahnya tidak membusuk sama sekali. Sekarang jenazah Bernadette ditaruh di sebuah peti kaca tembus pandang the Chapel of Saint Bernadette di kota Nevers

Berhubung saat ini umat Katolik di seluruh dunia memasuki perayaan Tri Hari Suci (Kamis Putih – Jumat Agung dan Paskah) sementara umat beragama lain merayakan long weekend :D , ada baiknya gue angkat kisah ini: The Incorruptibles, yaitu fenomena jenazah yang tidak membusuk setelah lama dimakamkan. Ketika dimakamkan jenazah-jenazah ini tidak diawetkan / dibalsam agar awet. Proses pengawetan jenazah ini pun masih misterius, karena itulah gue taruh di kategori Bizzare Phenomena . Fenomena yang aneh ini umumnya terjadi di lingkungan Santo dan Santa dari Gereja Katholik meski tidak menutup kemungkinan juga bisa ditemukan di lingkungan umat beragama lainnya. Umat Katholik menandai kejadian ini sebagai mukjizat dan mereka yang jenazahnya mengalami hal ini biasanya diteliti dengan cermat dan hati-hati oleh pihak Gereja.

Kalau sobat mau tahu daftar lengkap siapa saja santo/santa dari Gereja Katholik yang masuk dalam kategori The Incorruptibles, silahkan klik

disini

dan ini sebagian gambar The Incorruptibles yang bisa gue kumpulin dari internet

St Anna Maria Taigi (1769-1837)

St Katarina Laboure (1806-1876)

St Vinsentius de Paul (1580-1660)

St Yohanes Maria Vianney (1786-1859)

S. Ignatius Laconi (1701-1781)

St Paus Pius X (1835-1914)

B. Stefanus Bellesini (1774-1840)

B. Paus Yohanes XXIII

B Margareta Castello (1287-1320)

B Imelda Lambertini (1321-1333)

St Klara Montefalco (1268-1308)

Venerabilis Maria dari Agreda (1602-1665)

St Veronica Guiliani (1660-1727)

dan tahukah sobat jika fenomena jenazah yang tidak membusuk ini juga ditemukan di Indonesia?

Uskup Mgr. Gabriel Manek, SVD

IA telah pergi ke rumah Bapa pada 30 November 1989, dan jenasahnya pun telah dikebumikan 5 Desember tahun yang sama di pekuburan SVD di Techny, IL, Amerika Serikat. Ketika 10 April 2007 hendak diambil kerangkanya untuk kembali ke nagi Larantuka, ternyata jenazahnya masih utuh, sama seperti ketika ia dimasukkan dalam peti 17 lebih tahun silam (kata para suster seperti bukti para saksi).

Ternyata jenazah masih utuh, kedua pipi sang uskup masih tampak kemerah-merahan, sebuah titik hitam tampak pada hidung, pakaian pun masih utuh, mitra tampak sangat terawat berdempetan dengan kepala sang uskup dengan rambut tersisir rapi.

Jenazah uskup sang peziarah tetap awet: tidak ada cacat, peti masih utuh, mitra pun tampaknya masih bersih berdempet dengan kepala yang dihiasi rambut tersisir rapi, juga sebuah kain Timor masih utuh membentang di kaki uskup sang peziarah.

Minggu (15/4/2007) sore lalu, penulis bersama Rektor Soverdi Oebufu, Pater Paul Nganggung SVD, mengunjungi biara PRR Naikoten. Sr. Hilaria PRR bersama beberapa rekan suster PRR berkisah tentang jalan panjang usaha mengembalikan kerangka sang uskup, bapak pendiri tarekat ke kampung asal rohani Larantuka, Flores Timur.

Upaya itu telah dirintis semenjak tahun 2005 – 2006, yakni berbagai pendekatan dengan semua pihak, baik yang ada di USA (pemerintah dan pihak gereja maupun SVD setempat), pihak SVD dan Gereja lokal dalam negeri. Semua usaha sedang bergerak ke puncak, dan jenazah Uskup Gabriel Manek – bukan kerangka – sedang bergerak dari USA menuju Indonesia.

Tanggal 12 Maret Sr. Simprosa PRR menuju Techny yang diikuti Suster Pemimpin Umum, Sr Benedictis PRR, 12 April untuk merampungkan serta menyelesaikan berbagai urusan berkenaan dengan penggalian kubur sang pendiri.

Maka tanggal 10 April 2007 kuburan itu mulai digali. Aneh bin ajaib, peti ditemukan sedang terapung di atas air di musim semi. Tindakan yang ditempuh ketika menyaksikan kondisi demikian, waktu diundur beberapa hari untuk berdoa, hingga 14 April peti diangkat, lalu dibuka.

Tipe Tangan dan Karakternya

Tujuh Tipe Tangan Manusia

dari Buku Rahasia Tangan Manusia karangan Cheiro

Ada tujuh tipe tangan yang sesuai dengan pengukuran tujuh ras manusia. Dan ketujuh tipe ini bisa dibagi lagi ke dalam tujuh subtipe. Ketujuh tipe itu adalah:

1. Tipe Elementer atau terendah 2. Tipe Persegi atau tangan yang bermanfaat 3. Tipe Spatula atau tipe aktif dan penggugup 4. Tipe Filosofis atau tangan runcing 5. Tipe Kerucut atau artistik 6. Tipe Psikis atau tangan idealistis 7. Tipe Campuran

Kita akan mengenali tujuh tipe tangan, dimulai dari yang terendah, yakni Tipe Elementer, atau sering diistilahkan sebagai Tangan Sederhana. Tipe ini mengindikasikan jenis mentalitas terendah—berada pada garis perbatasan antara manusia sejati dengan manusia yang kejam.

Tangan tipe ini luar biasa pendek, tebal, dan canggung. Ibu jarinya pun sangat pendek, dan nyaris lebih rendah daripada pangkal bawah telunjuk: sebagai patokan, sedikit sekali garis pada tangan semacam ini, jarang yang lebih dari tiga garis utama: Garis Hati, Garis Kepala, dan Garis Kehidupan.

Orang yang memiliki tangan dengan tipe elementer tidak banyak memiliki kemampuan mental. Mereka biasanya melakukan pekerjaan yang tidak membutuhkan keterampilan. Sangat sering, orang semacam ini bertemperamen keras, tapi tidak pemberani. Mereka tidak memiliki atau sedikit sekali memiliki kemampuan untuk mengendalikan nafsu, bersifat kejam, dan memiliki gairah hewani.

TANGAN PERSEGI

Tangan Persegi, dinamakan begitu, karena telapak tangan ini berbentuk persegi di pergelangan tangan dan di pangkal jari, dan jari-jari itu sendiri berbentuk persegi. Tipe ini disebut juga “tangan yang penuh manfaat” karena memiliki begitu banyak kemampuan alamiah yang bermanfaat.

Pemilik Tangan Persegi tergolong yang paling praktis dan logis dibandingkan tipe-tipe tangan lainnya. Orang-orang semacam ini bersifat teratur dan praktis, memandang segala sesuatu lewat kecintaan pada kebiasaan dan tradisi daripada lewat kesan mereka yang sesungguhnya akan kelayakan segala sesuatu.

Mereka menghormati hukum negara dan agak metodis dalam bekerja. Mereka luar biasa tekun dan teguh dalam mengejar tujuan dan menimbang segala sesuatu berdasarkan aturan dan penalaran. Biasanya mereka skeptis terhadap segala sesuatu yang berkonotasi ideal. Mereka menggunakan logika dalam meyakini sesuatu, dan sangat keras kepala dalam mempertahankan keyakinannya.

Sedikit sekali keorisinalan atau imajinasi yang mereka miliki. Namun mereka memiliki kekuatan besar untuk berkarya, teguh pada tujuan, dan memiliki kekuatan untuk membuktikan. Sehingga, biasanya mereka mampu meraih kesuksesan.

Mereka adalah orang-orang yang tulus dan menepati janji—setia dalam persahabatan, tetapi tidak terlampau sensitif dalam hal perasaan.

Profesi mereka adalah pengacara, dokter, ilmuwan, dan pengusaha. Kesalahan besar mereka adalah terlalu mengedepankan logika. Sehingga, mereka sering tidak menyadari misteri kehidupan dalam upaya mereka mengejar materi.

TANGAN SPATULA

Tangan Spatula biasanya bengkok dan tak teratur, dengan ujung-ujung jari menyerupai spatula yang digunakan para ahli kimia untuk mengaduk campuran dalam mortar.

Tangan tipe ini memiliki telapak yang juga berbentuk spatula dalam dua posisi, entah itu luar biasa lebar di pangkal jari dan menyempit ke arah pergelangan tangan, atau sangat lebar di bagian pergelangan dan melengkung ke arah pangkal jari. Dua karakteristik yang berbeda ini perlu diperhatikan lebih cermat dan memerlukan waktu lebih lama untuk menganalisisnya.

Orang yang tangannya berbentuk spatula biasanya keras dan tegas, atau lembek dan tidak tegas. Dalam kasus pertama, menunjukkan pemiliknya seorang yang sembrono dan impulsif, tapi penuh energi dan antusiasme. Jika begitu, inilah tipe yang istimewa untuk dimiliki. Tipe ini menunjukkan kecintaan kuat untuk beraksi, energik, berjiwa mandiri dan bebas. Mereka adalah orang-orang yang menonjolkan individualitas dan memiliki kecintaan kuat terhadap gagasan baru berupa doktrin, dogma, atau peradaban.

Tangan semacam ini sering kali ditemukan di antara pria dan wanita yang kerap kita sebut pembelot hanya karena mereka tidak mau tunduk pada norma konvensional dan adat istiadat.

Menyangkut dua kelompok telapak tangan ini, jika Tangan Spatula memiliki bagian yang lebar di pangkal jari, maka pemiliknya bersifat lebih praktis daripada jenis kedua. Jika pemilik tangan ini adalah seorang penemu, maka ia akan menggunakan bakatnya untuk hal-hal yang lebih bermanfaat dalam kehidupan. Tetapi jika bagian yang lebar berada di pangkal tangan, ia akan menggunakan daya ciptanya dalam ranah idealisme, dan penemuannya bukanlah sesuatu yang bermanfaat langsung atau praktis.

Jika Tangan Spatula ini lembek dan tebal, itu menandakan pemiliknya seorang yang sembrono dan mudah marah. Orang semacam ini biasanya cepat bosan; mereka mengikuti suasana hati yang cepat berubah, dan umumnya tidak tenang, stres, dan cepat naik darah.

TANGAN FILOSOFIS

Tangan Filosofis adalah jenis yang paling mudah dikenali. Tangan ini biasanya panjang dan lancip, dengan tulang jari yang jelas dan sendi yang besar.

Orang dengan bentuk Tangan Filosofis memiliki kepribadian yang unik dan berbeda dari individu-individu yang memiliki ketiga tipe tangan lainnya. Bisa dibilang, mereka memiliki kebiasaan, tindakan, dan gagasan tersendiri.

Mereka adalah filosof dalam makna tertentu. Tampaknya, mereka menyadari bahwa kepribadian mereka berbeda. Karena meskipun berteman dengan semua kalangan, hanya sedikit sahabat atau rekan karib yang mereka miliki. Kadang mereka meraih sukses besar dalam bentuk kekayaan. Jika ini yang terjadi, mereka memanfaatkan sebagian besar harta tersebut untuk orang lain. Mereka membangun rumah untuk para dhuafa, sekolah untuk orang miskin, dan memiliki pemikiran yang filantropis meskipun seandainya pandangan mereka itu ganjil.

Tidak jarang, mereka adalah mahasiswa ilmu kemanusiaan, dan banyak peramal hebat yang memiliki tangan semacam ini. Di antara yang lain, orang-orang bertangan filosofis menyukai detail, kerapian, dan keteraturan. Jika meminta tolong pada orang yang bertangan filosofis, kita harus sangat cermat pada detail.

Mereka umumnya pendiam dan tertutup, memperhatikan hal-hal kecil, meskipun kata-kata yang mereka gunakan sedikit. Mereka bangga dengan perbedaan mereka dari yang lain. Tidak jarang mereka egois dengan keyakinan pribadinya.

Orang semacam ini cenderung religius, walaupun seandainya mereka tidak menganut kredo tertentu. Tangan filosofis banyak ditemukan di antara para pemuka agama, penyair, dan penulis. Untuk lebih akuratnya, harus saya katakan bahwa mereka lebih memiliki karakter berbakti daripada religius, tapi jika perkembangannya berlebihan, sering kali mereka menjadi fanatik pada agama, juga mistisisme. Mereka sangat tertarik pada misteri. Bahkan, lebih jauh dari itu, keyakinan pada hal-hal mistislah yang membuat mereka cenderung mengabdi, alih-alih taat pada agama tertentu (religius).

Dalam mengamati tangan ini, harap diingat bahwa sendi yang besar menandakan karakter pemikiran dan falsafah yang berbeda dari yang lain. Sedangkan ujung jari yang melengkung lembut menandakan karakter sebaliknya. Begitu juga, sendi yang besar menunjukkan kecintaan dalam menganalisis. Tapi jangan lupa, bentuk tangan dan posisi Garis Kepala-lah yang menentukan apakah kekuatan menganalisis itu digunakan untuk bidang kimia atau kemanusiaan.

Ujung jari Tangan Filosofis bisa saja runcing, persegi, atau berbentuk spatula. Dalam kasus-kasus semacam ini, aksi dan gagasan individu yang bersangkutan banyak dipengaruhi oleh keunikan temperamen persegi, kerucut, atau spatula.

TANGAN KERUCUT

Tangan Kerucut atau Artistik sangat sering membuat orang terkecoh. Orang umumnya membayangkan tangan artistik sebagai tangan pelukis atau musisi. Sebaliknya, tipe tangan ini hanya menunjukkan kecintaan pada seni dan keindahan dalam segala bentuknya. Orang dengan tangan ini jarang mewujudkan ide artistik mereka. Alasannya barangkali terletak pada fakta bahwa mereka sering berubah tujuan, tidak seperti orang dengan Tangan Persegi atau Tangan Filosofis yang cita-citanya lebih tetap.

Bahkan, Tangan Kerucut sering disebut “tangan impuls”. Orang yang bertangan kerucut tidak meluangkan waktu untuk berpikir atau menimbang, melainkan mereka bertindak sesuai dorongan hati pada saat itu. Orang-orang ini menunjukkan suatu karakter artistik dan impulsif dan biasanya dikuasai rasa cinta pada kemewahan dan kenyamanan hidup.

Meski cerdas dan sigap dalam berpikir dan melontarkan gagasan, mereka mudah lelah hingga jarang mewujudkan rancangan atau rencana.

Namun, mereka adalah pemuka gagasan yang hebat. Mereka mudah menangkap topik pembicaraan. Tapi harus diakui, pembicaraan mereka tidak menyentuh dasar. Hampir semuanya mudah mereka pelajari, tapi mereka tidak memiliki kesabaran untuk berlama-lama menekuni suatu studi, meski ingin cepat menerapkannya.

Orang semacam ini cepat tersinggung lantaran hal yang sepele. Mereka juga sulit terpengaruh oleh orang lain yang berhubungan dengan mereka atau oleh lingkungan sekitar.

Perempuan yang memiliki tangan seperti ini senang dipuji, bahkan lebih dibandingkan seks. Mereka juga sangat tersentuh dengan segala perkara yang berhubungan dengan hati. Orang-orang ini tak sanggup hidup tanpa cinta. Tapi, mereka sangat tunduk pada suasana hati, dan mereka harus jatuh cinta setengah mati terlebih dahulu sebelum kita bisa memastikan apakah mereka serius mencintai seseorang atau tidak.

Orang dengan tipe tangan seperti ini merasa senang atau benci pada pandangan pertama, dan perasaan itu tetap bercokol dalam hati bahkan sampai ke tingkatan yang ekstrem. Mereka juga mudah marah, tapi tak bertahan lama. Saat lepas kendali, mereka menjadi kasar dan memuntahkan seluruh isi pikiran tanpa ditutup-tutupi, dan menjadi tidak sabaran untuk menjaga ucapan dan ekspresi mereka.

Mereka orang-orang yang murah hati dan simpatik hingga batas tertentu, dan egois jika menyangkut kenyamanan mereka. Akan tetapi, rasa cinta yang telah mendarah daging dalam diri mereka pada akhirnya membuat rasa simpatilah yang menang.

Akan jauh lebih baik jika ditetapkan bahwa ciri tipe tangan ini adalah kuat dan elastis, alih-alih penuh dan lembek. Dalam kasus kedua, orang-orangnya memiliki sifat egois. Mereka mendahulukan kepentingan sendiri dan segalanya akan dikorbankan demi cinta akan kemewahan dan kenyamanan hidup.

TANGAN PSIKIS

Tangan Psikis adalah tipe tangan yang paling cantik, sekaligus yang paling malang jika dikaitkan dengan pencapaian duniawi. Namun, tipe murni ini sangat sulit ditemukan karena peradaban modern tidak mendukung reproduksi spesies ini, atau bisa dibilang temperamen semacam ini.

Secara sederhana, orang-orang bertangan seperti ini tidak berdaya dalam kehidupan yang sarat materi, atau tak sanggup bertempur demi sepotong roti, jika pun mereka terpaksa harus melakukannya.

Orang yang memiliki jenis Tangan Psikis bervisi murni, bersifat idealistis, umumnya menghabiskan separuh umur untuk mewujudkan suatu ide, dan separuh yang lainnya untuk menyatukan jalinan mereka yang hilang dalam jaring kehidupan.

Orang-orang semacam ini tak tahu bagaimana jika harus berbisnis, atau bersikap praktis dan logis. Mereka tak punya banyak konsep tentang keteraturan, ketepatan, atau disiplin. Warna-warni adalah sesuatu yang paling menarik perhatian mereka. Dan mereka meraih sukses di bidang seni atau desain jika di bidang lainnya mereka gagal.

Karena kita tidak bisa menyuruh serigala dan domba berbaring berdampingan (setidaknya domba tak akan mau), maka hampir mustahil menggabungkan orang dengan tangan seperti ini dengan orang-orang yang praktis. Menurut saya, kemalangan terbesar mereka bersumber dari alasan ini; orang-orang menganggap menjadi tugas merekalah untuk membuat orang lain bersikap praktis, untuk bekerja sama dalam suka dan duka, tak ada yang lebih baik daripada berada dalam ikatan kesetiakawanan ketika ditimpa kemalangan.

Sementara itu, orang-orang yang beride besar, para pemimpi, dan pengabdi visi mempunyai pikiran yang sama sekali berbeda. Bisakah kita mengharapkan orang-orang bertangan psikis untuk memahami rutinitas dan keseharian yang monoton?

Berlawanan dengan itu, seharusnya mereka dirangsang untuk bermimpi, imajinasi mereka dipelihara, dan gagasan mereka dikembangkan. Apakah bunga lili akan tumbuh jika ditempatkan di tengah gurun? Apakah bunga hias yang ada di rumah akan bersemi jika kita tempatkan di hutan? Begitu juga dengan kemanusiaan. Kita adalah nada-nada dalam harpa kehidupan yang mahabesar. Ada treble dan bas, mayor dan minor, semuanya dibutuhkan demi keharmonisan. Biarkanlah mereka apa adanya—itulah yang terbaik.

Sangat sering, individu yang memiliki Tangan Psikis bersikap luar biasa fanatik pada agama tertentu dan ortodoks dalam hal kredo. Atau, jika tidak, mereka menyalurkan jiwa pengabdian mereka ke dalam mistisisme dan menjadi hamba dari gagasan-gagasan okultisme yang penuh fantasi, dan tidak jarang hingga mencapai tingkat ekstrem. Garis Kepala, yang akan dijelaskan kemudian, bisa memberi mereka keseimbangan, tentu saja jika mereka memilikinya.

TANGAN CAMPURAN

Tipe terakhir ini tergolong yang paling sulit digambarkan. Dinamakan tipe campuran karena tidak cuma jari, tapi tangan itu sendiri kemungkinan tidak bisa digolongkan ke dalam tipe persegi, spatula, atau yang lainnya.

Seolah-olah, tipe ini tersusun dari keenam bagian tipe lainnya. Sebagai contoh, jari telunjuk tipe ini boleh jadi runcing, jari tengahnya persegi, jari manisnya berbentuk spatula, dan seterusnya. Pada kasus ini, individu yang bersangkutan berubah-ubah, tapi tujuannya seperti pasir di pantai. Orang semacam ini mudah beradaptasi terhadap segala bentuk dan kondisi ide atau situasi, tapi ceroboh dan tidak pasti dalam memanfaatkan talentanya. Seseorang dengan bentuk “Tangan Campuran” mungkin mampu bermain sedikit, melukis sedikit, menyanyi sedikit, dan seterusnya. Namun jarang, jika tidak dikatakan tak ada sama sekali, yang berkembang hingga menjadi hebat.

Jika pemilik Tangan Campuran memiliki Garis Kepala yang tegas, ada peluang ia akan meraih sukses pada suatu bidang yang paling ia sukai dan terpaksa ia tekuni. Tapi karena yang seperti ini langka, maka pemilik tangan tipe campuran umumnya dikategorikan sebagai orang yang memanfaatkan bakatnya secara iseng-iseng, tak pernah cukup tekun dalam suatu bidang untuk mencapai kesuksesan.

CATATAN:

Harap pembaca perhatikan, melalui keturunan dan percampuran ras, sulit ditemukan tipe yang murni atau tegas. Lebih sering, orang memiliki tangan yang termasuk ke dalam dua atau tiga tipe sekaligus. Misalnya, telapak tangannya boleh jadi persegi sementara jemarinya tergolong runcing atau filosofis. Atau, ada juga yang termasuk ke dalam ketiga tipe sekaligus. Contohnya, telapak tangannya persegi dan jari-jari, bagian di dekat tangan, sendi-sendi kedua, tergolong tipe filosofis, sedangkan ujung jari runcing atau berbentuk spatula. Jika hal ini dicamkan benar-benar, akan banyak membantu Anda dalam menghasilkan opini yang lebih akurat tentang karakter seseorang. Dan Anda akan memperoleh poin-poin petunjuk yang p

Misteri Candi Bawah Laut

Misteri Candi Bawah Laut terpecahkan

Sepanjang minggu ini di twitter muncul heboh penemuan candi bawah laut yang disebut-sebut berada di antara Laut Jawa dan Bali. Bahkan, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata berjanji menurunkan tim untuk mengecek benar-tidaknya kabar tersebut meski sempat meragukan kebenarannya.

Namun, misteri candi bawah laut tersebut kini telah terpecahkan. Candi tersebut memang benar ada, tepatnya di daerah Pemuteran, perairan Bali utara. Namun, candi tersebut bukanlah peninggalan arkeologis melainkan candi buatan yang sengaja dibangun di kawasan konservasi terumbu karang.

Hal tersebut dikatakan Paul M Turley, pemilik Sea Rover Dive Center yang mengambil foto-foto kontroversial tersebut, seperti dilansir situs the Jakarta Globe. Candi buatan yang diberi nama Taman Pura itu dibangun mulai tahun 2005 pada kedalaman 15-29 meter.

Kawasan tersebut merupakan bagian dari proyek konservasi terumbu karang Reef Gardiners yang mendapat dukungan dana dari Australian Agency for International Development (AusAid). Di sana terdapat 10 patung dan sebuah struktur candi yang kini sudah diselimuti karang.

sumber: Kompas.com

Komentar Red

Ancient Theatre!

Ancient theatre of Asklepiou Epidavros, Yunani

Ancient Sparta Acropolis, Yunani

Roman theatre of Stobi, Macedonia

Ancient theatre of Irodio, Yunani

Side Theatre, Turki

The Great theatre of Ephesus, Turki. Kapasitas: 25.000 penonton!

The Theatre of Marcellus (Theatrum Marcelli) in Rome

The Greek theatre of Taormina, Yunani

Roman theatre of Plovdiv, Bulgaria

Dodoni ancient theatre, Yunani

Colloseum di Roma, Italia

Ancient theatre of Palmyra, Syria

yg ini colloseum di El-Djem, Tunisia

Hierapolis theatre, Turki. mampu menampung 15.000 penonton

The Théâtre antique d’Orange, teater yg dibangun Romawi di Orange, Perancis

yg ini teater kecil di Lecce, Italia

Reruntuhan teater kuno Salamis di kota kuno Salamis, Siprus

Roman teatre of Milos, Yunani dibangun 2000 tahun lalu, kapasitas 7000 penonton (masih lebih banyak dari stadion siliwangi di Bandung yg kapasitasnya hanya untuk 3000 penonton)

teater terbesar di Yunani, Argos. Mampu menampung 20.000 penonton!

teater kuno di Amman, Yordania. Kapasitas: 7000 orang

Pergamon Theatre, Turki

Roman theatre of Aspendos, Turki

dikumpulkan oleh admin annunaki dari trekearth dan flickr. Pernah diupload untuk webgaul.net