skip to main |
skip to sidebar
SILABUS
1. Identitas mata kuliah
Mata Kuliah : Metode Penelitian Pendidikan Geografi
Jumlah sks : 3 sks
Semester : 6
Jurusan/Program : Pendidikan Geografi/S1
Status mata kuliah : Mata kuliah lanjut
Prasyarat : Telah lulus MKKP, Belajar dan Pembelajaran
Geografi, Media Pembelajaran Geografi,
dan Perencanaan Pembelajaran geografi
2. Tujuan
Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan prinsip-prinsip, konsep-konsep, teori-teori, dan metode penelitian pendidikan yang meliputi pengertian, pemahaman, dan kompetensi menyusun proposal penelitian pendidikan dan proposal penelitian tindakan kelas (PTK) sehingga memiliki kemampuan dalam memecahkan permasalahan pendidikan dan pembelajaran geografi agar tercapai tujuan pendidikan dan tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien untuk mempersiapkan diri memasuki profesi guru secara profesional.
3. Deskripsi
Mata kuliah ini merupakan mata kuliah lanjut bagi mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi S1 yang memfasilitasi mahasiswa dalam memahami tentang pentingnya dilakukan penelitian pendidikan. Mahasiswa sebagai calon guru geografi harus memiliki kemampuan dalam mencermati permasalahan pendidikan geografi, termasuk di dalamnya permasalahan pembelajaran geografi. Mata kuliah ini membekali mahasiswa tentang pengertian, pemahaman, dan kompetensi menyusun proposal penelitian pendidikan dan proposal penelitian tindakan kelas (PTK). Para mahasiswa dibimbing dan dikembangkan kemampuannya dalam memecahkan permasalahan pendidikan dan pembelajaran geografi agar tercapai tujuan pendidikan dan tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien. Kemampuan tersebut sangat penting dimiliki oleh mahasiswa dalam mempersiapkan diri memasuki profesi guru sesara profesional.
4. Pendekatan pembelajaran
Perkuliahan ini menggunakan pendekatan ekspositori dan inkuiri.
a. Metode : ceramah, tanya jawab, diskusi, dan pemecahan masalah
b. Tugas : laporan buku & makalah, pengumpulan data lapangan, penyajian
proposal penelitian.
c. Media : LCD, OHP.
5. Evaluasi
Keberhasilan mahasiswa dalam perkuliahan ini ditentukan oleh prestasi yang bersangkutan dalam:
No. Aspek yang Dinilai Bobot
a. Kehadiran 10
b. Partisipasi kegiatan kelas 10
c. Laporan hasil observasi 15
d. Pembuatan proposal 15
e. Penyajian proposal 15
f. Ujian tengah Semester 15
g. Ujian Akhir Semester 20
6. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan
Pertemuan 1 : Membahas silabus perkuliahan, tujuan, ruang lingkup materi perkuliahan, prosedur perkuliahan, dan sumber referensi.
Pertemuan 2-3 : Hakikat penelitian kaitannya dengan pendidikan dan pengajaran geografi. Perkembangan metodologi penelitian, pendidikan sebagai ilmu dan praksis, aplikasi penelitian dalam pendidikan dan pembelajaran geografi
Pertemuan 4 : Penelitian pendidikan dan penelitian tindakan kelas. Filosofis, Perbedaan dan persamaan, pendekatan, objek kajian.
Pertemuan 5 : Prosedur penelitian tindakan kelas. Masalah dan pemecahan, rencana pemecahan masalah.
Pertemuan 6 : Evaluasi dan refleksi. Menentukan data dan instrumen penelitian, indikator keberhasilan, dan analisis data.
Pertemuan 7 : Penyajian proposal penelitian tindakan kelas
Pertemuan 8 : Penulisan laporan Penelitan tindakan kelas. Sistematika pelaporan dan isi laporan.
Pertemuan 9 : Ujian Tengah Semester
Pertemuan 10 : Prosedur penelitian pendidikan. Jenis-jenis penelitian dalam pendidikan, masalah-masalah pendidikan, subjek dan objek penelitian pendidikan.
Pertemuan 11 : Kajian pustaka. Kegunaan kajian pustaka, menentukan pustaka, anggapan dasar, dan hipotesis penelitian.
Pertemuan 12 : Metode penelitian. Ragam metode penelitian pendidikan, menentukan ukuran populasi dan sampel penelitian.
Pertemuan 13 : Pengumpulan dan analisis data. Menentukan sumber data, instrumen penelitian, dan analisis data.
Pertemuan 14 : Penyajian proposal penelitian
Pertemuan 15 : Penulisan laporan penelitian. Sistematika laporan dan isi laporan.
Pertemuan 16 : Ujian Akhir Semester
7. Referensi
Asher, W. (1976). Educational Research and Evaluation Methods. Boston. Little Brown and Company.
Arikunto, S. (2000). Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktik. Jakarta. Bina Aksara.
..................(2000). Manajemen Penelitian. Jakarta. Bina Aksara.
Best,J.W. (1977). Research in Education. New Delhi. Prentice Hall of India Private Limited.
Borg, W.R., Gall, M.D. (1979). Educational Research. New York. Logman.
Burroughs, G.E.R. (1975). Design and analysis in Education Research. Oxford Alden.
Dalaen, V. (1962). Understanding educational Research. New York. McGraw-Hil Book Company.
Elvey, M. (1996). The Theory and Practice of Action research Changing Education. Journal for Teachers and Administration. V. 2 No. 6. page 6-9.
Hopkins, D. (1993). A. Teacher’s Guide to Classroom Research. Philadelphia. Open University Press.
Johnston, M. (1999). Penelitian Tindakan Kelas.
Kartono, K. (1980). Pengantar Metodologi research Sosial. Bandung. Alumni.
Kemmis and Taggart. (1990). The actioan Research Planner. Victoria. Deakin University Press.
................(1990). The Action research Reader. Vicyoria. Deakin University Press.
Koentjaraningrat. (1977). Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta. Gramedia.
Merlin c. Wittrock (ed). (1986). handbook of research on teaching. New York. Praeger publishers.
Noffke and Stevenson B. Robert. (1995). Educational Action Research. New York. Teachers College. Collumbia University.
Singarimbun, M. (1989). Metode Penelitian Survai. Jakarta. LP3ES.
Suryanto. (1997). Pedoman Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Departemen Pendidikan Nasional.
Tilaar. (1998). Beberapa Agenda Reformasi Pendidikan Nasional dalam Perspektif Abad 21. Magelang. Tera Indonesia.
Sumber dan Dokumen
• Jurnal
• Internet
SILABUS
1. Identitas mata kuliah
Mata Kuliah : Perencanaan Pembelajaran Geografi
Jumlah sks : 2 sks
Semester : 4
Jurusan/Program : Pendidikan Geografi/S1
Status mata kuliah : Mata kuliah lanjut
Prasyarat : Telah lulus mata kuliah Landasan Pendidkan,
Perkembangan Peserta Didik, dan Pengelolaan
Pendidikan.
2. Tujuan
Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan memiliki wawasan pengetahuan dan keterampilan dalam menyusun perencanaan pembelajaran yang baik dan benar sebagai bekal bagi para calon tenaga guru dan kependidikan yang handal dan profesional, melalui berbagai metode, model, dan pendekatan pembelajaran serta berbagai aspek yang menjadi tuntutan perencanaan pembelajaran.
3. Deskripsi
Matakuliah perencanaan pengajaran merupakan matakuliah lanjut bagi mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi S1 yang dirancang untuk memberi pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menyusun perencanaan pembelajaran yang baik dan benar sesuai dengan panduan implementasi Kurikulum 2004 (KTSP). Lingkup teori yang diharapkan difahami mahasiswa antara lain prinsip dan konsep pembelajaran, pendekatan dan model pembelajaran, merumuskan tujuan, penyusunan skenario, dan evaluasi. Sedangkan keterampilan yang diharapkan dikuasai mahasiswa adalah menyusun suatu naskah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan praktek perbaikan proses pembelajaran melalui Penelitian Tindakan Kelas, penelitian pengembangan, dan kuasi eksperimen.
4. Pendekatan pembelajaran
Perkuliahan ini menggunakan pendekatan ekspositori, inkuiri, dan simulasi proses pembelajaran
a. Metode : ceramah, tanya jawab, diskusi, dan pemecahan masalah
b. Tugas : laporan buku, penyajian dan diskusi, dan penyusunan
Rencana pembelajaran
c. Media : LCD, OHP
5. Evaluasi
Keberhasilan mahasiswa dalam perkuliahan ini ditentukan oleh prestasi yang bersangkutan dalam:
a. kehadiran di kelas
b. partisipasi kegiatan kelas
c. membuat tugas sebagaimana yang diwajibkan.
d. UTS dan UAS
6. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan
Pertemuan 1 : Pengantar
Membahas silabus perkuliahan termasuk mengemukakan tentang tujuan, ruang lingkup, prosedur perkuliahan, penjelasan tentang tugas yang harus dilakukan mahasiswa, ujian yang harus diikuti termasuk jenis soal dan cara menyelesaikan/menjawab pertanyaan, dan sumber-sumber belajar. Selain itu akan diantarkan pula peranan dan fungsi matakuliah Perencanaan Pengajaran Geografi pada program studi/jurusan Pendidikan Geografi di UPI.
Pertemuan 2 : Pengertian & tujuan perencanan pengajaran geografi
Dalam pertemuan kedua dibahas tentang pengertian dan masalah pokok dalam perencanaan pengajaran. Dijelaskan pula tentang proses, jenis dan pentingnya perencanaan pengajaran.
Pertemuan 3 : Pendekatan pembelajaran geografi
Menguraikan tentang berbagai pendekatan dalam proses pembelajaran pada umumnya dan pembelajaran geografi pada khususnya. Materi ditekankan pada pengenalan tentang keragaman pendekatan pembelajaran yang berdampak pada strategi (atau model) pembelajaran, penggunaan metode, tehnik dan taktik pembelajaran. Pendekatan yang dikenalkan antra lain pendekatan sistem dalam pengajaran, pendekatan yang berfokus pada siswa, guru, masalah dan teknologi.
Pertemuan 4 : Model dan metode pembelajaran
Materi diarahkan kepada pengenalan berbagai model dan metode pembelajaran yang digunakan untuk tujuan tertentu. Model yang diperkenalkan antara lain model pemrosesan informasi, sosial, pribadi dan perilaku. Metode yang dikenalkan antara lain metode ceramah, diskusi, tanya jawab, penugasan dan praktek lapangan.
Pertemuan 5 : Perumusan tujuan dalam perencanaan pembelajaran
Materi diarahkan kepada penguasaan peserta didik (mahasiswa) untuk mampu merumuskan tujuan pembelajaran yang baik.
Pertemuan 6 : Penyusunan skenario pembelajaran (1)
Materi diarahkan kepada penguasaan peserta didik (mahasiswa) untuk mampu menyusun skenario pembelajaran dengan baik sesuai dengan teori dan prinsip pembelajaran geografi.
Pertemuan 7 : Penyusunan skenario pembelajaran (2)
Lanjutan materi dari pertemuan ke-VI yaitu agar peserta didik (mahasiswa) mampu menyusun skenario pembelajaran dengan baik sesuai dengan teori dan prinsip pembelajaran geografi. Di akhir pertemuan siswa diberi tugas untuk menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai dengan format yang berlaku dalam kurikulum 2004 (KTSP)
Pertemuan 8 : Ujian Tengah Semester
Pertemuan 9 : Perencanaan pemanfaatan bahan dan sumber belajar
Perkuliahan diarahkan pada cara untuk mengidentifikasi dan memanafaatkan sumber belajar.
Pertemuan 10 : Perencanaan penyusunan evaluasi hasil pembelajaran
Dijelaskan tentang pengertian, fungsi & hakekat evaluasi pengajaran, serta penyusunan alat evaluasi pengajaran. Diperkenalkan tentang jenis dan bentuk alat ukur, prinsip-prinsip dasar dan langkah-langkah menyusun tes hasil belajar.
Pertemuan 11 : Praktek implementasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) I
Kegiatan diarahkan untuk memahami pentingnya manajemen waktu agar perencanaan pembelajaran dapat terlakasan dengan baik, teknik membuka dan menutup pembelajaran yang efektif, dan bentuk penugasan yang bermakna untuk materi berikutnya.
Pertemuan 12 : Praktek implementasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) II
Kegiatan diarahkan untuk memperbaiki skenario pembelajaran dan pemanfaatan sumber belajar.
Pertemuan 13 : Praktek implementasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) III
Kegiatan diarahkan untuk memperbaiki teknik evaluasi yang efektif di akhir proses pembelajaran dan penugasan
Pertemuan 14 : Teknik perbaikan proses pembelajaran I
Diperkenalkan tentang pengertian, fungsi, dan manfaat Penelitian Tindakan Kelas.
Pertemuan 15 : Teknik perbaikan proses pembelajaran II
Diperkenalkan tentang pengertian dan perbedaan antara penelitian pengembangan dan kuasi eksperimen untuk perbaikan kinerja pembelajaran.
Pertemuan 16 : Simulasi Perbaikan proses pembelajaran
Perkuliahan diarahkan untuk mempraktekkan perbedaan tiga teknik perbaikan kelas yaitu PTK, penelitian pengembangan dan kuasi eksperimen dan penyusunan laporannya.
Pertemuan 17 : Ujian Akhir Semester
7. Referensi
Anonim. (2003). Pendekatan Kontekstual. Jakarta. Departemen Pendidkan Nasional.
Dikmenum, (1996). Metodologi Pembelajaran, Bahan Penataran untuk Guru SMU, Depdikbud.
Ellis, A.K. (1998). Teaching and Learning Elementary Social Studies. Sixth Edition. Allyn and Bacon. Boston, London, Toronto, Sydney, Tokyo, Singapore.
Hisyam Zaini, Bermawy Munthe, Sekar Ayu Aryani, (2002). Strategi Pembelajaran Aktif di Perguruan Tinggi, Yogyakarta: CTSD, IAIN Sunan Kalijogo.
Nana Sudjana, (1989). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar, Bandung: Sinar Baru.
Poedjiadi, A. (2005). Sains Teknologi Masyarakat. Bandung. Remaja Rosdakarya
Ratna Wilis Dahar, (1989). Teori-Teori Belajar, Jakarta: Erlangga.
Sukmadinata, N.S. (2004). Kurikulum dan Pembelajaran Kompetensi. Kesuma Karya. Bandung.
Sumaatmadja, N. (1980). Metodologi Pengajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Penerbit Alumni. Bandung
Sumber dan Dokumen:
Jurnal : GEA (Jurusan Pendidikan Geografi)
EduTech (Jurusan Kurikulum dan Teknologi)
Jurnal Penelitian Lembaga Penelitian UPI
Internet : www.dikmenum.go.id dan www.puskur.net
SILABUS
1. Identitas mata kuliah
Mata Kuliah : Evaluasi Pembelajaran Geografi
Jumlah sks : 3 sks
Semester : 6
Jurusan/Program : Pendidikan Geografi/S1
Status mata kuliah : Mata kuliah lanjut
Prasyarat : Telah lulus mata kuliah Perencanaan
Pembelajaran Geografi dan Strategi Pembelajaran
Geografi.
2. Tujuan
Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan prinsip-prinsip, konsep-konsep, dan teori-teori evaluasi pembelajaran sehingga memiliki wawasan pengetahuan dan keahlian dalam membuat instrumen pengukuran, melaksanakan pengukuran, menganalisis data hasil pengukuran baik dengan prosedur kuantitatif maupun kualitatif serta mengambil keputusan pembelajaran yang efektif, sebagai bekal calon guru dan tenaga kependidikan yang profesional.
3. Deskripsi
Mata kuliah Evaluasi Pembelajaran Geografi merupakan mata kuliah lanjut bagi mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi S1 yang mengkaji tentang prinsip-prinsip pengukuran dan penilaian, pelaksanaan pengukuran, serta pengambilan keputusan berkaitan dengan pembelajaran Geografi. Kompetensi yang diharapkan adalah membentuk penguasaan dalam membuat instrumen pengukuran, melaksanakan pengukuran, menganalisis data hasil pengukuran baik dengan prosedur kuantitatif maupun kualitatif serta mengambil keputusan pembelajaran yang efektif. Materi perkuliahan meliputi pengertian, jenis dan fungsi evaluasi, penilaian bentuk tes dan non tes, penyusunan instrumen penilaian, validitas dan reliabilitas instrumen, cara pengolahan hasil pengkururan, serta cara menentukan hasil belajar untuk pengambilan keputusan dalam pembelajaran Geografi.
4. Pendekatan pembelajaran
Untuk memberikan pengalaman belajar yang optimal, maka selama perkuliahan ini dilakukan beberapa metode pembelajaran, yaitu:
a. Diskusi
b. Ceramah dan tanya jawab
c. Latihan terstruktur
d. Pengumpulan data lapangan
e. Pembuatan laporan
f. Penyajian laporan di kelas
5. Evaluasi
Keberhasilan mahasiswa dalam perkuliahan ini ditentukan oleh prestasi yang bersangkutan dalam:
a. kehadiran pada perkuliahan : 10%
b. partisipasi kegiatan di kelas : 10%
c. laporan dan penyajian : 20%
d. UTS : 25%
e. UAS : 35%
6. Rincian materi perkuliahan tiap perkuliahan
Pertemuan 1 : Membahas silabus perkuliahan dan mengakomodasi berbagai masukan dai mahasiswa untuk memberi kemungkinan revisi terhadap pokok bahasan. Pada pertemuan kali ini dikemukakan pula tujuan, ruang lingkup, prosedur perkuliahan, penjelasan tentang tugas yang harus dilakukan mahasiswa, ujian yang harus diikuti termasuk jenis soal dan cara penyelesaian, serta sumber-sumber yang mendukung perkuliahan ini.
Pertemuan 2 : Hakikat evaluasi pembelajaran Geografi, meliputi: (a) Kedudukan dan peran evaluasi dalam pembelajaran Geografi, (b) Perbedaan penilaian dan pengukuran, (c) aspek-aspek yang dinilai dalam pembelajaran, serta (d) Jenis dan fungsi evaluasi.
Pertemuan 3 : Alat Evaluasi, meliputi: (1) rasional penggunaan alat dalam evaluasi, (2) macam-macam alat evaluasi/penilaian, serta (3) fungsi dan kebergunaan masing-masing jenis alat evaluasi.
Pertemuan 4 : Pengembangan alat penilaian tes tertulis bentuk objektif yang meliputi: (1) bentuk-bentuk soal, (2) keunggulan dan kelemahan masing-masing bentuk tes, serta (3) kaidah-kaidah penulisan butir soal tes objektif.
Pertemuan 5 : Lanjutan pengembangan alat penilaian tes tertulis bentuk objektif yang meliputi: (1) indikator soal yang baik, (2) penyusunan alat penilaian bentuk tes pilihan ganda.
Pertemuan 6 : Telaah alat penilaian, meliputi kajian terhadap soal yang sudah disusun dengan mengambil beberapa contoh soal yang disusun para guru untuk dikritisi keunggulan dan kelemahan yang ada berdasarkan indikator-indikator soal yang baik.
Pertemuan 7 : Ujian Tengah Semester
Pertemuan 8 : Pengembangan alat penilaian tes perbuatan (praktik) pembelajaran Geografi, meliputi: (1) bentuk-bentuk penilaian untuk berbagai praktik seperti pemetaan, praktik lapangan, dan partisipasi di kelas, (2) jenis alat penilaian praktik, (3) cara penyusunan alat praktik, serta (4) validitas dan reliabilitas alat praktik.
Pertemuan 9 : Pengembangan alat penilaian tes bentuk essay, meliputi: (1) keunggulan dan kelemahan penilaian essay, (2) cara mengantisipasi kelemahan penilaian bentuk essay, serta (3) cara penyusunan tes bentuk essay.
Pertemuan 10 : Pengembangan penilaian non tes, meliputi: (1) wawancara, (2) observasi, (3) sikap dan minat, serta (4) penilaian portofolio.
Pertemuan 11 : Validitas dan reliabilitas alat, meliputi: (1) pentingnya validitas dan reliabilitas alat evaluasi, (2) jenis validitas dan reliabilitas, (3) cara-cara perhitungan validitas dan reliabilitas alat evaluasi.
Pertemuan 12 : Sistem penilaian, meliputi: (1) Penilaian Acuan Normatif (PAN) dan Patokan (PAP), (2) fungsi PAN dan PAP, serta (3) Penggunaan PAN dan PAP.
Pertemuan 13 : Penentuan nilai akhir dan pelaporan hasil belajar, meliputi: (1) fungsi nilai akhir, (2) faktor-faktor yang menentukan nilai akhir, (3) perhitungan nilai akhir, serta (4) cara penyusunan pelaporan hasil belajar.
Pertemuan 14 : Praktik validitas dan reliabilitas alat penilaian dengan menggunakan program komputer Excel, SPSS, dan Iteman.
Pertemuan 15 : Lanjutan praktik valliditas dan reliabilitas alat penilaian dengan menggunakan program Excel,SPSS, dan Iteman.
Pertemuan 16 : Ujian Akhir Semester
7. Referensi
Awan Mutakin dkk. (1988). Penilaian Dalam Pendidikan, Bandung: IKIP Bandung.
Gable K, Robert. (1966). Instrument Development in Affective Domain, Boston: Kluwer-Nijhoff Pub.
Gronlund, Norman E. (1970). Measurement and Evaluation in Teaching, N.Y.: MacMillan Pub. Co.
Popham, James. (1981). Modern Educational Measurement. London: Prentice-Hall Inc.
Subino. (1987). Konstruksi dan Analisis Tes: Suatu Pengantar Kepada Teori Tes dan Pengukuran, Jakarta Depdikbud.
Suharsimi. (1987). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, Yogyakarta: Bumi Aksara.
Sumber dan Dokumen :
• Jurnal
• Internet
SILABUS
Mata Kuliah : Kosmografi
SKS : 2 (Dua)
Jurusan : Pendidikan Geografi
Prasyarat : -
Waktu Perkuliahan : 2 x 50 menit x 16 pertemuan
1. Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah Kosmografi merupakan mata kuliah pendukung dalam studi geografi. Terdapat beberapa objek materi geografi yang perlu penjelasan dari kosmografi, seperti keadaan iklim, perubahan iklim baik yang terjadi di belahan bumi utara maupun di belahan bumi selatan, terjadinya angin muson di Indonesia, pembagian waktu, pembelokan arah angin, pasang naik-pasang surut air laut. Materi/pokok bahasan yang diberikan dalam kosmografi antara lain : Universe (jagat raya), galaksi, bintang, tata surya, gerakan bumi, bulan dan gerhana, penanggalan, serta lukisan bola langit serta pengaruhnya terhadap kehidupan manusia.
Setelah mengikuti perkuliahan ini diharapkan mahasiswa memiliki pengetahuan dan wawasan tentang jagat raya beserta isinya sebagai bekal mereka sebagai calon guru geografi di sekolah. Dan yang tidak kalah pentingnya mahasiswa menyadari akan kebesaran Allah sehungga diharapkan dapat meningkatkan keimanannya.
2. Pengalaman Belajar
Selama mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti kegiatan :
a. Tatap muka (ceramah. tanya jawab, diskusi)
b. Presentasi kelompok.
3. Evaluasi Hasil Belajar
Keberhasilan mahasiswa dalam perkuliahan ini ditentukan oleh prestasi yang bersangkutan dalam :
a. Kehadiran di kelas
b. Pertisipasi kegiatan di kelas
c. Pembuatan Makalah kelompok.
d. UTS dan UAS
4. Uraian Pokok Bahasan Setiap Pertemuan
I. Pengantar Perkuliahan membahas tentang: Silabus perkuliahan, aturan perkuliahan, tujuan, tugas-tugas yang harus dikerjakan, sumber/literatur yang digunakan.
II. Batasan Kosmografi, ruang lingkup bahasan , universe beserta isinya ( luasnya jagat raya, galaksi Bima Sakti, bintang )
III. Tata Surya : teori terjadinya Tata Surya, Anggota Tata Surya, Matahari
IV. Tata Surya (lanjutan) ; Planet (peredaran planet, aspek dan phase planet)
V. Planet Bumi : Gerakan Bumi ( Rotasi , Revolusi, dan Presesi serta akibatnya)
VI. Planet Bumi (lanjutan )
VII. Bulan dan proses terjadinya gerhana (Gerhana bulan dan gerhana matahari)
VIII. Ujian Tengah Semester ( UTS )
IX. Tarikh (Penanggalan) : Tarikh syamsiah dan tarikh komariah.
X. Bola langit dan Sikap bola langit (sikap bola langit tegak, miring dan sejajar)
XI. Tata Koordinat Horizon dan latihan membuat lukisannya
XII. Tata Koordinat Ekuator dan latihan membuat lukisannya
XIII. Menentukan posisi/letak tempat di permukaan bumi dengan menggunakan rumus tinggi kulminasi atas ( Tka).
XIV. Tata Koordinat Ekliptika dan latihan membuat lukisannya.
XV. Diskusi dan resume materi perkuliahan /laporan kunjungan.
XVI. Ujian Akhir Semester ( UAS )
Daftar Literatur
Aristi, dkk. 1995. Perjalanan Mengenal Astronomi. Bandung : UPT Observatorium Boscha ITB.
Departemen Pendidikan Nasional. 2004. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta
Effendi, A.W. 1994. Mengenal Alam Raya . Bandung : Penerbit Pustaka
Jay M. Pasachoff. Astronomy from the Earth to the Universe. p 11 -18.
Moh. Ma mur Tanudidjaja. 1995. Bumi dan Antariksa. Jakarta : Dep. Pendidikan dan Kebudayaan.
Robert R. Baker. Interoduction to Astronomy. p. 1 – 10.
Sumber dan Dokumen
• Jurnal
• Internet
Membangun Generasi Emas Bangsa Indonesia 2025
Tampilkan postingan dengan label SILABUS GEOGRAFI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SILABUS GEOGRAFI. Tampilkan semua postingan
Silabus Metode Penelitian Pendidikan Geografi
SILABUS
1. Identitas mata kuliah
Mata Kuliah : Metode Penelitian Pendidikan Geografi
Jumlah sks : 3 sks
Semester : 6
Jurusan/Program : Pendidikan Geografi/S1
Status mata kuliah : Mata kuliah lanjut
Prasyarat : Telah lulus MKKP, Belajar dan Pembelajaran
Geografi, Media Pembelajaran Geografi,
dan Perencanaan Pembelajaran geografi
2. Tujuan
Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan prinsip-prinsip, konsep-konsep, teori-teori, dan metode penelitian pendidikan yang meliputi pengertian, pemahaman, dan kompetensi menyusun proposal penelitian pendidikan dan proposal penelitian tindakan kelas (PTK) sehingga memiliki kemampuan dalam memecahkan permasalahan pendidikan dan pembelajaran geografi agar tercapai tujuan pendidikan dan tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien untuk mempersiapkan diri memasuki profesi guru secara profesional.
3. Deskripsi
Mata kuliah ini merupakan mata kuliah lanjut bagi mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi S1 yang memfasilitasi mahasiswa dalam memahami tentang pentingnya dilakukan penelitian pendidikan. Mahasiswa sebagai calon guru geografi harus memiliki kemampuan dalam mencermati permasalahan pendidikan geografi, termasuk di dalamnya permasalahan pembelajaran geografi. Mata kuliah ini membekali mahasiswa tentang pengertian, pemahaman, dan kompetensi menyusun proposal penelitian pendidikan dan proposal penelitian tindakan kelas (PTK). Para mahasiswa dibimbing dan dikembangkan kemampuannya dalam memecahkan permasalahan pendidikan dan pembelajaran geografi agar tercapai tujuan pendidikan dan tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien. Kemampuan tersebut sangat penting dimiliki oleh mahasiswa dalam mempersiapkan diri memasuki profesi guru sesara profesional.
4. Pendekatan pembelajaran
Perkuliahan ini menggunakan pendekatan ekspositori dan inkuiri.
a. Metode : ceramah, tanya jawab, diskusi, dan pemecahan masalah
b. Tugas : laporan buku & makalah, pengumpulan data lapangan, penyajian
proposal penelitian.
c. Media : LCD, OHP.
5. Evaluasi
Keberhasilan mahasiswa dalam perkuliahan ini ditentukan oleh prestasi yang bersangkutan dalam:
No. Aspek yang Dinilai Bobot
a. Kehadiran 10
b. Partisipasi kegiatan kelas 10
c. Laporan hasil observasi 15
d. Pembuatan proposal 15
e. Penyajian proposal 15
f. Ujian tengah Semester 15
g. Ujian Akhir Semester 20
6. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan
Pertemuan 1 : Membahas silabus perkuliahan, tujuan, ruang lingkup materi perkuliahan, prosedur perkuliahan, dan sumber referensi.
Pertemuan 2-3 : Hakikat penelitian kaitannya dengan pendidikan dan pengajaran geografi. Perkembangan metodologi penelitian, pendidikan sebagai ilmu dan praksis, aplikasi penelitian dalam pendidikan dan pembelajaran geografi
Pertemuan 4 : Penelitian pendidikan dan penelitian tindakan kelas. Filosofis, Perbedaan dan persamaan, pendekatan, objek kajian.
Pertemuan 5 : Prosedur penelitian tindakan kelas. Masalah dan pemecahan, rencana pemecahan masalah.
Pertemuan 6 : Evaluasi dan refleksi. Menentukan data dan instrumen penelitian, indikator keberhasilan, dan analisis data.
Pertemuan 7 : Penyajian proposal penelitian tindakan kelas
Pertemuan 8 : Penulisan laporan Penelitan tindakan kelas. Sistematika pelaporan dan isi laporan.
Pertemuan 9 : Ujian Tengah Semester
Pertemuan 10 : Prosedur penelitian pendidikan. Jenis-jenis penelitian dalam pendidikan, masalah-masalah pendidikan, subjek dan objek penelitian pendidikan.
Pertemuan 11 : Kajian pustaka. Kegunaan kajian pustaka, menentukan pustaka, anggapan dasar, dan hipotesis penelitian.
Pertemuan 12 : Metode penelitian. Ragam metode penelitian pendidikan, menentukan ukuran populasi dan sampel penelitian.
Pertemuan 13 : Pengumpulan dan analisis data. Menentukan sumber data, instrumen penelitian, dan analisis data.
Pertemuan 14 : Penyajian proposal penelitian
Pertemuan 15 : Penulisan laporan penelitian. Sistematika laporan dan isi laporan.
Pertemuan 16 : Ujian Akhir Semester
7. Referensi
Asher, W. (1976). Educational Research and Evaluation Methods. Boston. Little Brown and Company.
Arikunto, S. (2000). Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktik. Jakarta. Bina Aksara.
..................(2000). Manajemen Penelitian. Jakarta. Bina Aksara.
Best,J.W. (1977). Research in Education. New Delhi. Prentice Hall of India Private Limited.
Borg, W.R., Gall, M.D. (1979). Educational Research. New York. Logman.
Burroughs, G.E.R. (1975). Design and analysis in Education Research. Oxford Alden.
Dalaen, V. (1962). Understanding educational Research. New York. McGraw-Hil Book Company.
Elvey, M. (1996). The Theory and Practice of Action research Changing Education. Journal for Teachers and Administration. V. 2 No. 6. page 6-9.
Hopkins, D. (1993). A. Teacher’s Guide to Classroom Research. Philadelphia. Open University Press.
Johnston, M. (1999). Penelitian Tindakan Kelas.
Kartono, K. (1980). Pengantar Metodologi research Sosial. Bandung. Alumni.
Kemmis and Taggart. (1990). The actioan Research Planner. Victoria. Deakin University Press.
................(1990). The Action research Reader. Vicyoria. Deakin University Press.
Koentjaraningrat. (1977). Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta. Gramedia.
Merlin c. Wittrock (ed). (1986). handbook of research on teaching. New York. Praeger publishers.
Noffke and Stevenson B. Robert. (1995). Educational Action Research. New York. Teachers College. Collumbia University.
Singarimbun, M. (1989). Metode Penelitian Survai. Jakarta. LP3ES.
Suryanto. (1997). Pedoman Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Departemen Pendidikan Nasional.
Tilaar. (1998). Beberapa Agenda Reformasi Pendidikan Nasional dalam Perspektif Abad 21. Magelang. Tera Indonesia.
Sumber dan Dokumen
• Jurnal
• Internet
Silabus Perencanaan Pembelajaran Geografi
SILABUS
1. Identitas mata kuliah
Mata Kuliah : Perencanaan Pembelajaran Geografi
Jumlah sks : 2 sks
Semester : 4
Jurusan/Program : Pendidikan Geografi/S1
Status mata kuliah : Mata kuliah lanjut
Prasyarat : Telah lulus mata kuliah Landasan Pendidkan,
Perkembangan Peserta Didik, dan Pengelolaan
Pendidikan.
2. Tujuan
Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan memiliki wawasan pengetahuan dan keterampilan dalam menyusun perencanaan pembelajaran yang baik dan benar sebagai bekal bagi para calon tenaga guru dan kependidikan yang handal dan profesional, melalui berbagai metode, model, dan pendekatan pembelajaran serta berbagai aspek yang menjadi tuntutan perencanaan pembelajaran.
3. Deskripsi
Matakuliah perencanaan pengajaran merupakan matakuliah lanjut bagi mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi S1 yang dirancang untuk memberi pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menyusun perencanaan pembelajaran yang baik dan benar sesuai dengan panduan implementasi Kurikulum 2004 (KTSP). Lingkup teori yang diharapkan difahami mahasiswa antara lain prinsip dan konsep pembelajaran, pendekatan dan model pembelajaran, merumuskan tujuan, penyusunan skenario, dan evaluasi. Sedangkan keterampilan yang diharapkan dikuasai mahasiswa adalah menyusun suatu naskah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan praktek perbaikan proses pembelajaran melalui Penelitian Tindakan Kelas, penelitian pengembangan, dan kuasi eksperimen.
4. Pendekatan pembelajaran
Perkuliahan ini menggunakan pendekatan ekspositori, inkuiri, dan simulasi proses pembelajaran
a. Metode : ceramah, tanya jawab, diskusi, dan pemecahan masalah
b. Tugas : laporan buku, penyajian dan diskusi, dan penyusunan
Rencana pembelajaran
c. Media : LCD, OHP
5. Evaluasi
Keberhasilan mahasiswa dalam perkuliahan ini ditentukan oleh prestasi yang bersangkutan dalam:
a. kehadiran di kelas
b. partisipasi kegiatan kelas
c. membuat tugas sebagaimana yang diwajibkan.
d. UTS dan UAS
6. Rincian materi perkuliahan tiap pertemuan
Pertemuan 1 : Pengantar
Membahas silabus perkuliahan termasuk mengemukakan tentang tujuan, ruang lingkup, prosedur perkuliahan, penjelasan tentang tugas yang harus dilakukan mahasiswa, ujian yang harus diikuti termasuk jenis soal dan cara menyelesaikan/menjawab pertanyaan, dan sumber-sumber belajar. Selain itu akan diantarkan pula peranan dan fungsi matakuliah Perencanaan Pengajaran Geografi pada program studi/jurusan Pendidikan Geografi di UPI.
Pertemuan 2 : Pengertian & tujuan perencanan pengajaran geografi
Dalam pertemuan kedua dibahas tentang pengertian dan masalah pokok dalam perencanaan pengajaran. Dijelaskan pula tentang proses, jenis dan pentingnya perencanaan pengajaran.
Pertemuan 3 : Pendekatan pembelajaran geografi
Menguraikan tentang berbagai pendekatan dalam proses pembelajaran pada umumnya dan pembelajaran geografi pada khususnya. Materi ditekankan pada pengenalan tentang keragaman pendekatan pembelajaran yang berdampak pada strategi (atau model) pembelajaran, penggunaan metode, tehnik dan taktik pembelajaran. Pendekatan yang dikenalkan antra lain pendekatan sistem dalam pengajaran, pendekatan yang berfokus pada siswa, guru, masalah dan teknologi.
Pertemuan 4 : Model dan metode pembelajaran
Materi diarahkan kepada pengenalan berbagai model dan metode pembelajaran yang digunakan untuk tujuan tertentu. Model yang diperkenalkan antara lain model pemrosesan informasi, sosial, pribadi dan perilaku. Metode yang dikenalkan antara lain metode ceramah, diskusi, tanya jawab, penugasan dan praktek lapangan.
Pertemuan 5 : Perumusan tujuan dalam perencanaan pembelajaran
Materi diarahkan kepada penguasaan peserta didik (mahasiswa) untuk mampu merumuskan tujuan pembelajaran yang baik.
Pertemuan 6 : Penyusunan skenario pembelajaran (1)
Materi diarahkan kepada penguasaan peserta didik (mahasiswa) untuk mampu menyusun skenario pembelajaran dengan baik sesuai dengan teori dan prinsip pembelajaran geografi.
Pertemuan 7 : Penyusunan skenario pembelajaran (2)
Lanjutan materi dari pertemuan ke-VI yaitu agar peserta didik (mahasiswa) mampu menyusun skenario pembelajaran dengan baik sesuai dengan teori dan prinsip pembelajaran geografi. Di akhir pertemuan siswa diberi tugas untuk menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai dengan format yang berlaku dalam kurikulum 2004 (KTSP)
Pertemuan 8 : Ujian Tengah Semester
Pertemuan 9 : Perencanaan pemanfaatan bahan dan sumber belajar
Perkuliahan diarahkan pada cara untuk mengidentifikasi dan memanafaatkan sumber belajar.
Pertemuan 10 : Perencanaan penyusunan evaluasi hasil pembelajaran
Dijelaskan tentang pengertian, fungsi & hakekat evaluasi pengajaran, serta penyusunan alat evaluasi pengajaran. Diperkenalkan tentang jenis dan bentuk alat ukur, prinsip-prinsip dasar dan langkah-langkah menyusun tes hasil belajar.
Pertemuan 11 : Praktek implementasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) I
Kegiatan diarahkan untuk memahami pentingnya manajemen waktu agar perencanaan pembelajaran dapat terlakasan dengan baik, teknik membuka dan menutup pembelajaran yang efektif, dan bentuk penugasan yang bermakna untuk materi berikutnya.
Pertemuan 12 : Praktek implementasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) II
Kegiatan diarahkan untuk memperbaiki skenario pembelajaran dan pemanfaatan sumber belajar.
Pertemuan 13 : Praktek implementasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) III
Kegiatan diarahkan untuk memperbaiki teknik evaluasi yang efektif di akhir proses pembelajaran dan penugasan
Pertemuan 14 : Teknik perbaikan proses pembelajaran I
Diperkenalkan tentang pengertian, fungsi, dan manfaat Penelitian Tindakan Kelas.
Pertemuan 15 : Teknik perbaikan proses pembelajaran II
Diperkenalkan tentang pengertian dan perbedaan antara penelitian pengembangan dan kuasi eksperimen untuk perbaikan kinerja pembelajaran.
Pertemuan 16 : Simulasi Perbaikan proses pembelajaran
Perkuliahan diarahkan untuk mempraktekkan perbedaan tiga teknik perbaikan kelas yaitu PTK, penelitian pengembangan dan kuasi eksperimen dan penyusunan laporannya.
Pertemuan 17 : Ujian Akhir Semester
7. Referensi
Anonim. (2003). Pendekatan Kontekstual. Jakarta. Departemen Pendidkan Nasional.
Dikmenum, (1996). Metodologi Pembelajaran, Bahan Penataran untuk Guru SMU, Depdikbud.
Ellis, A.K. (1998). Teaching and Learning Elementary Social Studies. Sixth Edition. Allyn and Bacon. Boston, London, Toronto, Sydney, Tokyo, Singapore.
Hisyam Zaini, Bermawy Munthe, Sekar Ayu Aryani, (2002). Strategi Pembelajaran Aktif di Perguruan Tinggi, Yogyakarta: CTSD, IAIN Sunan Kalijogo.
Nana Sudjana, (1989). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar, Bandung: Sinar Baru.
Poedjiadi, A. (2005). Sains Teknologi Masyarakat. Bandung. Remaja Rosdakarya
Ratna Wilis Dahar, (1989). Teori-Teori Belajar, Jakarta: Erlangga.
Sukmadinata, N.S. (2004). Kurikulum dan Pembelajaran Kompetensi. Kesuma Karya. Bandung.
Sumaatmadja, N. (1980). Metodologi Pengajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Penerbit Alumni. Bandung
Sumber dan Dokumen:
Jurnal : GEA (Jurusan Pendidikan Geografi)
EduTech (Jurusan Kurikulum dan Teknologi)
Jurnal Penelitian Lembaga Penelitian UPI
Internet : www.dikmenum.go.id dan www.puskur.net
Silabus Evaluasi Pembelajaran Geografi
SILABUS
1. Identitas mata kuliah
Mata Kuliah : Evaluasi Pembelajaran Geografi
Jumlah sks : 3 sks
Semester : 6
Jurusan/Program : Pendidikan Geografi/S1
Status mata kuliah : Mata kuliah lanjut
Prasyarat : Telah lulus mata kuliah Perencanaan
Pembelajaran Geografi dan Strategi Pembelajaran
Geografi.
2. Tujuan
Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan prinsip-prinsip, konsep-konsep, dan teori-teori evaluasi pembelajaran sehingga memiliki wawasan pengetahuan dan keahlian dalam membuat instrumen pengukuran, melaksanakan pengukuran, menganalisis data hasil pengukuran baik dengan prosedur kuantitatif maupun kualitatif serta mengambil keputusan pembelajaran yang efektif, sebagai bekal calon guru dan tenaga kependidikan yang profesional.
3. Deskripsi
Mata kuliah Evaluasi Pembelajaran Geografi merupakan mata kuliah lanjut bagi mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi S1 yang mengkaji tentang prinsip-prinsip pengukuran dan penilaian, pelaksanaan pengukuran, serta pengambilan keputusan berkaitan dengan pembelajaran Geografi. Kompetensi yang diharapkan adalah membentuk penguasaan dalam membuat instrumen pengukuran, melaksanakan pengukuran, menganalisis data hasil pengukuran baik dengan prosedur kuantitatif maupun kualitatif serta mengambil keputusan pembelajaran yang efektif. Materi perkuliahan meliputi pengertian, jenis dan fungsi evaluasi, penilaian bentuk tes dan non tes, penyusunan instrumen penilaian, validitas dan reliabilitas instrumen, cara pengolahan hasil pengkururan, serta cara menentukan hasil belajar untuk pengambilan keputusan dalam pembelajaran Geografi.
4. Pendekatan pembelajaran
Untuk memberikan pengalaman belajar yang optimal, maka selama perkuliahan ini dilakukan beberapa metode pembelajaran, yaitu:
a. Diskusi
b. Ceramah dan tanya jawab
c. Latihan terstruktur
d. Pengumpulan data lapangan
e. Pembuatan laporan
f. Penyajian laporan di kelas
5. Evaluasi
Keberhasilan mahasiswa dalam perkuliahan ini ditentukan oleh prestasi yang bersangkutan dalam:
a. kehadiran pada perkuliahan : 10%
b. partisipasi kegiatan di kelas : 10%
c. laporan dan penyajian : 20%
d. UTS : 25%
e. UAS : 35%
6. Rincian materi perkuliahan tiap perkuliahan
Pertemuan 1 : Membahas silabus perkuliahan dan mengakomodasi berbagai masukan dai mahasiswa untuk memberi kemungkinan revisi terhadap pokok bahasan. Pada pertemuan kali ini dikemukakan pula tujuan, ruang lingkup, prosedur perkuliahan, penjelasan tentang tugas yang harus dilakukan mahasiswa, ujian yang harus diikuti termasuk jenis soal dan cara penyelesaian, serta sumber-sumber yang mendukung perkuliahan ini.
Pertemuan 2 : Hakikat evaluasi pembelajaran Geografi, meliputi: (a) Kedudukan dan peran evaluasi dalam pembelajaran Geografi, (b) Perbedaan penilaian dan pengukuran, (c) aspek-aspek yang dinilai dalam pembelajaran, serta (d) Jenis dan fungsi evaluasi.
Pertemuan 3 : Alat Evaluasi, meliputi: (1) rasional penggunaan alat dalam evaluasi, (2) macam-macam alat evaluasi/penilaian, serta (3) fungsi dan kebergunaan masing-masing jenis alat evaluasi.
Pertemuan 4 : Pengembangan alat penilaian tes tertulis bentuk objektif yang meliputi: (1) bentuk-bentuk soal, (2) keunggulan dan kelemahan masing-masing bentuk tes, serta (3) kaidah-kaidah penulisan butir soal tes objektif.
Pertemuan 5 : Lanjutan pengembangan alat penilaian tes tertulis bentuk objektif yang meliputi: (1) indikator soal yang baik, (2) penyusunan alat penilaian bentuk tes pilihan ganda.
Pertemuan 6 : Telaah alat penilaian, meliputi kajian terhadap soal yang sudah disusun dengan mengambil beberapa contoh soal yang disusun para guru untuk dikritisi keunggulan dan kelemahan yang ada berdasarkan indikator-indikator soal yang baik.
Pertemuan 7 : Ujian Tengah Semester
Pertemuan 8 : Pengembangan alat penilaian tes perbuatan (praktik) pembelajaran Geografi, meliputi: (1) bentuk-bentuk penilaian untuk berbagai praktik seperti pemetaan, praktik lapangan, dan partisipasi di kelas, (2) jenis alat penilaian praktik, (3) cara penyusunan alat praktik, serta (4) validitas dan reliabilitas alat praktik.
Pertemuan 9 : Pengembangan alat penilaian tes bentuk essay, meliputi: (1) keunggulan dan kelemahan penilaian essay, (2) cara mengantisipasi kelemahan penilaian bentuk essay, serta (3) cara penyusunan tes bentuk essay.
Pertemuan 10 : Pengembangan penilaian non tes, meliputi: (1) wawancara, (2) observasi, (3) sikap dan minat, serta (4) penilaian portofolio.
Pertemuan 11 : Validitas dan reliabilitas alat, meliputi: (1) pentingnya validitas dan reliabilitas alat evaluasi, (2) jenis validitas dan reliabilitas, (3) cara-cara perhitungan validitas dan reliabilitas alat evaluasi.
Pertemuan 12 : Sistem penilaian, meliputi: (1) Penilaian Acuan Normatif (PAN) dan Patokan (PAP), (2) fungsi PAN dan PAP, serta (3) Penggunaan PAN dan PAP.
Pertemuan 13 : Penentuan nilai akhir dan pelaporan hasil belajar, meliputi: (1) fungsi nilai akhir, (2) faktor-faktor yang menentukan nilai akhir, (3) perhitungan nilai akhir, serta (4) cara penyusunan pelaporan hasil belajar.
Pertemuan 14 : Praktik validitas dan reliabilitas alat penilaian dengan menggunakan program komputer Excel, SPSS, dan Iteman.
Pertemuan 15 : Lanjutan praktik valliditas dan reliabilitas alat penilaian dengan menggunakan program Excel,SPSS, dan Iteman.
Pertemuan 16 : Ujian Akhir Semester
7. Referensi
Awan Mutakin dkk. (1988). Penilaian Dalam Pendidikan, Bandung: IKIP Bandung.
Gable K, Robert. (1966). Instrument Development in Affective Domain, Boston: Kluwer-Nijhoff Pub.
Gronlund, Norman E. (1970). Measurement and Evaluation in Teaching, N.Y.: MacMillan Pub. Co.
Popham, James. (1981). Modern Educational Measurement. London: Prentice-Hall Inc.
Subino. (1987). Konstruksi dan Analisis Tes: Suatu Pengantar Kepada Teori Tes dan Pengukuran, Jakarta Depdikbud.
Suharsimi. (1987). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, Yogyakarta: Bumi Aksara.
Sumber dan Dokumen :
• Jurnal
• Internet
Silabus Kosmografi
SILABUS
Mata Kuliah : Kosmografi
SKS : 2 (Dua)
Jurusan : Pendidikan Geografi
Prasyarat : -
Waktu Perkuliahan : 2 x 50 menit x 16 pertemuan
1. Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah Kosmografi merupakan mata kuliah pendukung dalam studi geografi. Terdapat beberapa objek materi geografi yang perlu penjelasan dari kosmografi, seperti keadaan iklim, perubahan iklim baik yang terjadi di belahan bumi utara maupun di belahan bumi selatan, terjadinya angin muson di Indonesia, pembagian waktu, pembelokan arah angin, pasang naik-pasang surut air laut. Materi/pokok bahasan yang diberikan dalam kosmografi antara lain : Universe (jagat raya), galaksi, bintang, tata surya, gerakan bumi, bulan dan gerhana, penanggalan, serta lukisan bola langit serta pengaruhnya terhadap kehidupan manusia.
Setelah mengikuti perkuliahan ini diharapkan mahasiswa memiliki pengetahuan dan wawasan tentang jagat raya beserta isinya sebagai bekal mereka sebagai calon guru geografi di sekolah. Dan yang tidak kalah pentingnya mahasiswa menyadari akan kebesaran Allah sehungga diharapkan dapat meningkatkan keimanannya.
2. Pengalaman Belajar
Selama mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti kegiatan :
a. Tatap muka (ceramah. tanya jawab, diskusi)
b. Presentasi kelompok.
3. Evaluasi Hasil Belajar
Keberhasilan mahasiswa dalam perkuliahan ini ditentukan oleh prestasi yang bersangkutan dalam :
a. Kehadiran di kelas
b. Pertisipasi kegiatan di kelas
c. Pembuatan Makalah kelompok.
d. UTS dan UAS
4. Uraian Pokok Bahasan Setiap Pertemuan
I. Pengantar Perkuliahan membahas tentang: Silabus perkuliahan, aturan perkuliahan, tujuan, tugas-tugas yang harus dikerjakan, sumber/literatur yang digunakan.
II. Batasan Kosmografi, ruang lingkup bahasan , universe beserta isinya ( luasnya jagat raya, galaksi Bima Sakti, bintang )
III. Tata Surya : teori terjadinya Tata Surya, Anggota Tata Surya, Matahari
IV. Tata Surya (lanjutan) ; Planet (peredaran planet, aspek dan phase planet)
V. Planet Bumi : Gerakan Bumi ( Rotasi , Revolusi, dan Presesi serta akibatnya)
VI. Planet Bumi (lanjutan )
VII. Bulan dan proses terjadinya gerhana (Gerhana bulan dan gerhana matahari)
VIII. Ujian Tengah Semester ( UTS )
IX. Tarikh (Penanggalan) : Tarikh syamsiah dan tarikh komariah.
X. Bola langit dan Sikap bola langit (sikap bola langit tegak, miring dan sejajar)
XI. Tata Koordinat Horizon dan latihan membuat lukisannya
XII. Tata Koordinat Ekuator dan latihan membuat lukisannya
XIII. Menentukan posisi/letak tempat di permukaan bumi dengan menggunakan rumus tinggi kulminasi atas ( Tka).
XIV. Tata Koordinat Ekliptika dan latihan membuat lukisannya.
XV. Diskusi dan resume materi perkuliahan /laporan kunjungan.
XVI. Ujian Akhir Semester ( UAS )
Daftar Literatur
Aristi, dkk. 1995. Perjalanan Mengenal Astronomi. Bandung : UPT Observatorium Boscha ITB.
Departemen Pendidikan Nasional. 2004. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta
Effendi, A.W. 1994. Mengenal Alam Raya . Bandung : Penerbit Pustaka
Jay M. Pasachoff. Astronomy from the Earth to the Universe. p 11 -18.
Moh. Ma mur Tanudidjaja. 1995. Bumi dan Antariksa. Jakarta : Dep. Pendidikan dan Kebudayaan.
Robert R. Baker. Interoduction to Astronomy. p. 1 – 10.
Sumber dan Dokumen
• Jurnal
• Internet
GURU DAN PBM
Tips Bagi Ayah dan Ibu Yang Bekerja
Membesarkan anak dengan baik memang tidak mudah bagi pasangan suami-istri yang bekerja. Dengan panduan berikut mudah-mudahan Anda dapat me...
Mengenai Saya
- KURNIA TRIYULI
- It is not how much we have, but how much we enjoy, that makes happiness
Translate
Total Tayangan Halaman
Labels
- alam (69)
- aleut (1)
- ANTROPOSFER (1)
- bahan ajar (11)
- BATIK MALANGAN (1)
- BATUAN DAN MINERAL (10)
- bentuk muka bumi (7)
- BENUA (14)
- bimbingan belajar (48)
- BIOMA (11)
- BUAH (12)
- BUDAYA INDONESIA (5)
- buku psikologi (15)
- BUNAKEN (3)
- citra penginderaan jauh (53)
- DEFINISI GEOGRAFI (3)
- demografi (35)
- EVALUASI PEMBELAJARAN (10)
- FENOMENA (30)
- flora dan fauna (28)
- GEOGRAFI EKONOMI (2)
- geografi hewan (15)
- GEOGRAFI LINGKUNGAN (25)
- GEOGRAFI PERTANIAN (23)
- geografi tumbuhan (23)
- geologi (70)
- geomorfologi (36)
- GLOBALISASI (1)
- GURU DAN PBM (34)
- HARI BUMI (2)
- HIDROLOGI (7)
- hipnotis (18)
- HUJAN ASAM (3)
- ilmu tanah (6)
- imahagi (4)
- informasi (57)
- INTERPRETASI CITRA (54)
- IPS SD (28)
- JUDUL PENELITIAN (1)
- KAMUS GEOGRAFI (1)
- kartografi (12)
- keajaiban dunia (3)
- kebudayaan (2)
- KECERDASAN (25)
- KELAS IX SEM 1: EKONOMI (10)
- KELAS IX SEM 1: GEOGRAFI (6)
- KELAS IX SEM 1: SEJARAH (4)
- KELAS IX SEM 1: SOSIOLOGI (1)
- KELAS IX SEM 2: EKONOMI (4)
- KELAS IX SEM 2: GEOGRAFI (70)
- KELAS IX SEM 2: SEJARAH (11)
- KELAS IX SEM 2: SOSIOLOGI (2)
- KELAS VII SEM 1 : SOSIOLOGI (2)
- KELAS VII SEMESTER 1 (7)
- KELAS VIII SEM 1: SOSIOLOGI (1)
- KELAS VIII SEMESTER 2 EKONOMI (8)
- KELAS VIII SEMESTER 2 GEOGRAFI (4)
- KELAS VIII SEMESTER 2 SEJARAH (2)
- KELAS VIII SEMESTER 2 SOSIOLOGI (4)
- KEMAMPUAN LAHAN (2)
- KERJASAMA INTERNASIONAL (7)
- KESESUAIAN LAHAN (10)
- KLIMATOLOGI (25)
- KONSEP DASAR GEOGRAFI (1)
- KONSEP DASAR IPS (1)
- kosmografi (123)
- KRISTAL (28)
- KUE (1)
- KUIS PSIKOLOGI (8)
- KUTUB (5)
- LAUT JEPANG (7)
- lingkungan hutan tropis (5)
- lokasi wisata alam (8)
- LPJ (1)
- MASALAH SOSIAL (2)
- MATERI FLASH (12)
- MATERI GEOGRAFI KELAS VII (52)
- MATERI GEOGRAFI KELAS VIII SEMESTER 2 (41)
- materi kelas viii (34)
- materi kelas x (15)
- materi kelas xii (10)
- MEDIA PEMBELAJARAN (5)
- menu (5)
- metklim (34)
- MIGRASI HEWAN (3)
- NATIONAL GEOGRAPHIC (2)
- NEGARA (20)
- negara berkembang (29)
- negara maju (17)
- obyek wisata (7)
- OLEH-OLEH DARI ROTE (4)
- olimpiade kebumian (1)
- OSEANOGRAFI (53)
- OTAK (7)
- palaentologi (2)
- PANTAI PRIGI (1)
- pemanasan global (14)
- pembelajaran (36)
- pembelajaran alam (4)
- penduduk (26)
- pengantar geografi (8)
- pengetahuan agama (2)
- pengetahuan komputer (10)
- PENGETAHUAN UMUM (10)
- penjelajahan (7)
- perdagangan internasional (1)
- PERGERAKAN NASIONAL (11)
- PERISTIWA GEOGRAFI (2)
- PERKEMBANGAN ANAK (35)
- PETA INTERAKTIF (2)
- PROPOSAL (1)
- PTK (4)
- PULAU (1)
- RELIEF DASAR LAUT (1)
- RESEP MASAKAN (7)
- RPP DAN SILABUS KARAKTER BANGSA (4)
- RUMAH (26)
- sedimentasi (1)
- sejarah (25)
- SEJARAH INDONESIA (11)
- selingan (16)
- seni dapur (3)
- SILABUS GEOGRAFI (4)
- SINEMATOGRAFI (12)
- situs peninggalan sejarah (21)
- SOAL GEOGRAFI (2)
- sosiologi (12)
- STATISTIK (17)
- SUAKA ALAM DAN SUAKA MARGASATWA (45)
- suku bangsa (4)
- TAMAN (9)
- TAMAN NASIONAL (45)
- tanaman langka (11)
- TANAMAN OBAT TRADISIONAL (1)
- teknologi (10)
- TELAAH KURIKULUM (3)
- tenaga eksogen (11)
- tenaga endogen (6)
- TENGGER (2)
- tentang otak (11)
- THE GEOGRAPHY DEPARTEMENT (10)
- tips dan trik (74)
- TSUNAMI (1)
- tubuh kita (92)
- UKG (2)
- UNDANG-UNDANG TENTANG PENDIDIKAN (2)
Entri Populer
-
Sukses menjadi guru tak semata-mata karena menenteng ijazah dari fakultas keguruan atau mendapat sertifikasi profesional. Guru keren di mat...
-
Model pembelajaran pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) bagi murid sekolah dasar hendaknya sesuai dengan kebutuhan anak usia sekolah...
-
Kata Kunci: bahan bakar gas , bahan organik , gas , spon Dalam suatu penemuan yang mungkin akan membantu percepatan produksi sel bah...
-
KOMPAS.com — Sebuah riset terbaru menunjukkan, sedikit makan (diet rendah kalori) ternyata sangat bermanfaat untuk menjaga otak tetap mu...
-
Under contruction water sprout pond, location at Tanjung Barat Mas Taman Kolam (1) Taman Kolam (2) Taman Kolam (3) Taman Kolam (4) Taman de...
-
1. Guru Kungfu 2. Karateka 3. Badut 4. Foto Model 5. Pelukis 6. Pemabuk 7. Pengangguran 8. Pemain Bola 9. Bint...
-
1. Laut Kaspia Lokasi: Azerbaijan, Rusia, Kazakhstan, Turkmenistan, Iran Luas (km²): 394.299 Panjang (km): 1.199 Kedalaman maksimum (m...
-
Tes
-
ASI adalah ungkapan kasih sayang Allah sekaligus anugerah yang luar biasa terhadap setiap bayi yang terlahir ke muka bumi. Di dalam Surat C...
-
Ada yang mengatakan, bahwa masyarakat Jepang sangat memahami tsunami. Setuju atau tidak dengan pernyataan tersebut masyarakat Jepang memang ...

