Penginderaan Jauh

Jenis Data Satelit Penginderaan Jauh 

Data satelit penginderaan jauh yaitu data penginderaan jauh hasil akuisisi menggunakan wahana satelit yang dikirim ke bumi dan diterima menggunakan fasilitas stasiun bumi penginderaan jauh. Di Indonesia, stasiun bumi yang menerima data satelit penginderaan jauh ada sedikit. Salah satunya adalah Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). data-data yang diakuisisi LAPAN meliputi data SPOT4, SPOT2, Landsat7 ETM, dan data MODIS Terra/Aqua. Jadi jika rekan GISer ingin mendapatkan data-data tersebut, bisa ke websitenya Pusdata LAPAN. Selain data tersebut, terdapat juga data yang diperoleh dari non-stasiun bumi Indonesia, yaitu dari vendor penyedia data penginderaan jauh seperti misalnya IKONOS, QUICKBIRD,  ALOS, SPOT5, dan lain-lain. Saat ini data-data penginderaan jauh tersebut belum diakuisisi oleh stasiun bumi di Indonesia, dan mesti harus melalui distributor penyedia data.
Saya ingin menjelaskan sedikit tentang beberapa data satelit penginderaan jauh yang banyak digunakan oleh masyarakat di Indonesia. Saya mulai dari data yang mempunyai resolusi rendah yaitu MODIS. Data MODIS adalah data yang setiap hari diakuisisi dan secara free didistribusikan oleh LAPAN. Data dengan frekuensi perolehan tinggi seperti MODIS (Terra dan Aqua) sangat sesuai digunakan untuk memantau berbagai obyek ataupun parameter yang berubah dengan cepat seperti titik kebakaran hutan, suhu permukaan laut dan lain-lain.
Citra Modis
Citra Modis
Karena pada daerah yang sama hampir setiap hari dapat diperoleh data ini. Dari data MODIS dapat diamati dan dianalisa fenomena lingkungan dan cuaca beserta perubahannya pada skala makro maupun global. Biasanya data ini digunakan untuk penentuan ramalan cuaca, liputan awan, zona potensi penangkapan ikan, dugaan titik kebakaran hutan, dan sebagainya. Data tersebut mempunyai resolusi spasial tertinggi sampai dengan 250m. Artinya setiap titik pixel data mewakili area seluas 250x250m. Jadi kalau mau dibuat skala peta paling maksimal 1:400.000, artinya jika dibuat menjadi skala 1:100.000 sangat tidak mungkin.
Citra Landsat7
Citra Landsat7
Jika pengguna menginginkan resolusi spasial yang lebih tinggi, dapat digunakan data LANDSAT7 dengan resolusi spasial menengah yaitu sebesar 30m. Data tersebut antara lain digunakan pengguna untuk aplikasi kehutanan, pertanian, pengembangan wilayah, pembuatan peta tematik dan lain-lain. Informasi yang diperoleh dari data LANDSAT7 maksimum dengan skala 1:50.000 bila digunakan data dengan resolusi spasial 15m (kanal pankhromatik) sehingga sesuai untuk pemetaan wilayah kabupaten atau provinsi. Data SPOT2 dan SPOT4 keduanya mempunyai resolusi spasial 10m sampai dengan 20m, diakuisisi oleh stasiun bumi di LAPAN sejak pertengahan tahun 2006. Dengan resolusi spasial yang tidak jauh berbeda dengan LANDSAT7, maka data SPOT2 dan SPOT4 mempunyai manfaat sama dengan data LANDSAT7 dengan ketelitian yang lebih tinggi sampai dengan skala 1:35.000.
Citra Ikonos
Citra Ikonos
Berbeda dengan SPOT sebelumnya, SPOT5 termasuk satelit dengan resolusi spasial tinggi, yaitu sebesar 2,5m.
Citra Quickbird
Citra Quickbird
Dengan resolusi setinggi itu, SPOT5 dapat digunakan untuk perencanaan tata ruang kota, perencanaan pembangunan jalan, jaringan kabel, jaringan pipa dan lain-lain, dengan skala peta sampai dengan 1:10.000. Bila ingin mendapatkan informasi rinci sampai dengan skala 1:2.500, dapat digunakan data IKONOS yang mempunyai resolusi spasial sebesar 1m. Selain untuk perencanaan tata ruang pada skala rinci, data IKONOS juga banyak digunakan dalam bidang pertahanan dan keamanan serta aplikasi lain yang memerlukan ketelitian tinggi misalnya perpajakan.

 

0 komentar:

Poskan Komentar