Peta Zonasi Bahaya Lahar Dingin (Lahar Hujan)

Quantcast

Selain ancaman lava, lahar, dan awanpanas kini hujan deras menyebabkan Gunung Merapi juga menyebabkan adanya daerah rawan bahaya lahar dingin. Lahar dingin merupakan aliran sedimen pekat yang teridiri atas batu, kerikil, pasir serta abu vulkanik yang tercampur air.
Peta yang dikeluarkan oleh BNPB untuk daerah rawan banjir lahar dingin terlihat dibawah ini :
Peta Zonasi Rawan Banjir Lahar Dingin Merapi 7 Nov 2010
Zonasi ini didasarkan pada buffer zone 300 dan 500 meter sepanjang sungai yang hulunya di lereng Gunung Merapi.
Peta detil zonasi rawan banjir ukuran besar dapat diunduh disini :
Untuk melihat Peta Jalan, Peta Satelite, atau Peta Ketinggian.

View Larger Map
Proses terjadinya lahar dingin secara grafis dijelaskan dibawah ini
Sumber Departemen Pekerjaan Umum
Ketika meluncur dari puncak Merapi, material ini berupa material piroklastik yang menyebabkan terbentuknya awanpanas. ISinya terdiri atas batuan berukuran bongkah, kerakal, kerikil, pasir hingga debu panas. Setelah di daerah produksi ini terkena hujan maka di daerah transportasi di lerengnya akan memiliki energi sangat tinggi yang mampu merusak apa saja yang dilewatinya. Seterusnya ketika sampai dibawah maka akan terjadi proses sedimentasi dari pasir-pasir ini sebagai endapan material vulkanik yang sering kita lihat di tebing-tebing sungai ditengah  perkotaan Jogja.

0 komentar:

Poskan Komentar