Menghadapi anak yang suka berbohong

Perilaku berbohong pada anak dapat dibedakan dalam beberapa bentuk

Bila dilihat dari jenisnya, Perilaku berbohong pada anak dapat dibedakan dalam beberapa bentuk yaitu :
bobhong 150x150 Cara menghadapi anak yang suka berbohong
Anak suka berbohong / Ilustrasi : Google images

Simple reversals of truth

Contoh dalam perilaku ini, anak cenderung untuk mengatakan bahwa ia sudah mengerjakan tugasnya, tetapi pada kenyataannya tugas tersebut belum dikerjakan.

Fabrications

Dalam perilaku ini dapat dicontohkan, anak menceritakan sesuatu hal yang tidak pernah terjadi, atau anak menceritakan kenyataan yang dilebih-lebihkan.

Wrong accusations

Contoh dalam perilaku ini yaitu anak menyalahkan orang lain atas kesalahan yang diperbuatnya. Anak-anak ini berbohong untuk membela dirinya, menyangkal kesalahan yang dibuatnya. Ada juga yang meniru perilaku orang lain, berbohong agar diterima oleh kelompok teman sebaya, atau bahkan juga untuk membuat dirinya tampil baik di hadapan orang lain.

Tips menghadapi anak yang suka berbohong


  1. Ajarkan nilai-nilai moral yang berlaku di lingkungan melalui cerita pendek yang dapat dengan mudah dipahami dan diingat oleh anak Anda.
  2. Berikan umpan balik tentang dampak perilaku bohong anak Anda terhadap dirinya dan orang lain.
  3. Jelaskan pada anak Anda tentang bagaimana cara Anda mengetahui dengan pasti ketika Ia berbohong, sehingga anak Anda akan sadar atas perbuatannya dan berusaha untuk tidak mengulanginya kembali.
  4. Cari tahu penyebab kenapa anak Anda berbohong, apakah Ia sedang ingin mendapatkan perhatian orang lain, untuk menghindari rasa malu atau menghindari  hukuman, dan sebagainya agar dapat mencegah munculnya perilaku berbohong anak di kemudian hari.
Semoga apa yang telah kami tulis diatas dapat bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan Anda selaku orang tua dalam mendidik anak.

8 komentar:

Abdi wijayanti mengatakan...

Saya setuju dengan artikel d atas karena dapat membantu saya menghadapi anak-anak.dan dapat membimbingnya menjadi yg lebih baik


Nama:Abdi Wijayanti
Kelas:B
No absen:01
prodi PGSD
KPP KENDURUHAN

sudar waty mengatakan...

topiknya ibu sangat bagus, jadi tahu karakter anak lebih banyak dan ada solusinya juga sehingga bermanfaat bagi pembaca.

lia dwi mengatakan...

artikel ibu sangat menarik,
karena kelas saya atau orang lain yang membaca artikel ibu ini kelak pasti akan menjadi orang tua juga, mudah-mudahan ini membantu dalam menghadapi anak-anak yang suka berbohong.


Nama : Dwi Lia Nurvitasari
No.Absen/Kelas : 14 / K12
KPP : Kenduruan
Progdi : PGSD

lia dwi mengatakan...

artikel ibu sangat menarik, ini sangat membantu bagi orang tua atau kita yang kelak akan menjadi orang tua dalam menghadapi anak yang sering berbohong

Nama : Dwi Lia Nurvitasari
No.Absen / Kelas : 14 / K12
KPP : Kenduruan
Progdi : PGSD

sofi ana mengatakan...

1. ditanya secara halus
2. sebelum kt menegur ank tsb kt harus mengetahui alasan ank tsb mengapa dia sampai melakukan perbuatan itu

ari susanti mengatakan...

artikel yang ibu buat sangat penting bagi kalangan orang tua, supaya orang tua tidak mudah percaya pada anak-anak.
Dan bisa menjadi pembelajaran bagi orang tua yang mempunyai anak yang memasuki usia remaja dan suka berbohong.

Nama : Ari susanti
No.absen / kelas :10 / a
KPP :PPLP DASMEN PGRI 1 TUBAN
progdi : PGSD

arifatun nahari mengatakan...

ini sangat bermanafaat bu, walupun saya belum berkeluarga, setidaknya tulisan ibu ini bisa saya terapkan pda anak didik kelak..
terimakasih bu,,

Brihlyan Chandradika mengatakan...

brihlyan chandradika KPP Kenduruan K12 say :
menurut saya, orang tua juga tidak boleh hanya sekedar memberitahukan apa yang tidak boleh dan yang boleh dilakukan anaknya namun juga harus memperhatikan langsung apa yang dikerjakan anaknya. Salam Sukses Ibu Kurnia :)

Poskan Komentar