BATUAN METAMORF

Sebagai hasil kontak metamof atau penambahan suhu yang tinggi dan penambahan tekanan. Batuan metamorf disebut juga batuan Malihan adalah jenis batuan yang sangat padat dan kedap air. Batuan metamorf dapat terjadi karena adanya lokasi yang bersentuhan atau berdekatan dengan magma yang disebut kontak metamorf atau karena penambahan suhu tinggi (disebut Dinamo Metamorf). Batuan ini berfungsi sebagai batu hias.

F O S I L

Fosil adalah sisa orgasnisme yang telah membatu. Jenis fosil dapat dibedakan sebagai berikut :
  1. Fosil hasil prose pembatuan, tulang, kayu
  2. Fosil jenis cetakan, kerang, daun
  3. Fosil hasil mumifikasi, graham stegadon
Berbagai jenis fosil binatang
  1. Gading Stegodon
  2. Kulit kura-kura purba
  3. tengkorak kerbau purba
  4. S i p u t
  5. Geraham bawah stegodon
  6. T i r a m
  7. Tulang pangkal paha beruang air
  8. Tengkorak buaya

BERBAGAI JENIS FOSIL KAYU

BATUAN ENDAPAN

Sebagai hasil proses pengendapan (sedimentasi) Bagian ini terjadi karena proses pengendapan dan biasanya berlapis-lapis. Batuan endapan ini terdiri dari sedimen klastis dan sedimen mekanis. Sedimen klastis terdiri dari hancuran-hancuran kasar, sedangkan sedimen mekanis terjadi dari hancuran-hancuran halus. Batuan ini dapat digunakan sebagai bahan bangunan dan industri.
  1. Breksi
  2. Mangan
  3. Sabak
  4. Belerang
  5. Piropilit
  6. Kalpopilit
  7. Leusit
  8. Limonit
  9. Fosfat
  10. Leusit (tefrit)
  11. Konglomerat
  12. Gifs
  13. Tufa kaca
  14. Batu bara
  15. Nafal
  16. Apung tufaan
  17. Zeolit
  18. W a d
  19. Perlit
  20. Lempung

BATUAN BEKU

Sebagai hasil proses pendinginan bahan cair pijar. Batuan beku terjadi karena proses pendinginan bahan cair pijar berasal dari dalam bumi (magma). Berdasarkan tempat pembekuannya dapat dibedakan, batuan-batuan beku dapat digunakan sebagai bahan bangunan.
  1. Andesit (hypobisal)
  2. Gabro
  3. Andesit
  4. Diorit
  5. Andesit (Ekstrusi)
  6. Basal
  7. Dasit

0 komentar:

Poskan Komentar