Citra pada Bentang Budaya

Gambar di atas bukan peta. Apa alasannya? Gambar tersebut gambar muka bumi, tetapi tidak mencantumkan komponen-komponen peta seperti, skala, legenda (keterangan simbol), nama bentang alam seperti nama tempat dan nama laut atau nama jalan.

Gambar ini adalah rekaman atau hasil pemotretan dari pesawat udara. Foto udara ini dinamakan Citra.

Berbagai bentang budaya seperti, persebaran perkebunan, tata guna lahan, dan persebaran pemukiman dapat direkam baik dari pesawat udara maupun dari satelit. Hasil rekaman gambarnya disebut citra.

Tidak seperti Peta Tematik, citra belum memiliki kelengkapan komponen informasi sehingga untuk dapat digunakan perlu upaya untuk menginterpretasikan gambar yang ada pada citra. Salah satu cara misalnya dengan teknik Konvergensi Bukti.

Konvergensi Bukti ialah penggunaan beberapa unsur interpretasi citra sehingga lingkupnya menjadi semakin menyempit ke arah satu kesimpulan tertentu.

Contohnya terlihat pada gambar di atas: tumbuhan bertajuk ada kelapa, kelapa sawit, nipah, enau atau sagu. Jika hasil identifikasi citra ternyata gambar perkebunan itu memiliki pola tidak teratur, tinggi lebih dari 10 meter dan bersitus pada air payau, maka tumbuhan palma tersebut adalah tumbuhan sagu.

0 komentar:

Poskan Komentar