Artificial Inteligence

Artificial Inteligence

Artificial Inteligence yang biasa di sebut AI mungkin sudah tidak asing lagi di telinga para programmer tingkat menengah dan lanjut. Tapi untuk programmer awal apalagi, programmer pemula (baru mempelajari bahasa-bahasa pemrograman seperti BASIC, PASCAL, COBOL, C++, dan lain-lain) mungkin masih bingung dengan Artificial Inteligence.

Jika diartikan secara bahasa Artificial Inteligence itu berarti Kecerdasan Buatan. Tapi, sebenarnya Artificial Inteligence itu memiliki arti yang lebih luas.

Menurut Rich and Knight [1991]:

Kecerdasan Buatan (AI) merupakan sebuah studi tentang bagaimana membuat computer melakukan hal-hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia.

Sedangkan, menurut Encyclopedia Britannica:

Kecerdasan Buatan (AI) merupakan cabang dari ilmu komputer yang dalam merepresentasi pengetahuan lebih banyak menggunakan bentuk simbol-simbol daripada bilangan, dan memproses informasi berdasarkan metode heuristic atau dengan berdasarkan sejumlah aturan.

Dari definisi di atas, dapat kita simpulkan tujuan dari kecerdasan buatan menurut Winston dan Prendergast [1984]:

1. Membuat mesin menjadi lebih pintar (tujuan utama)

2. Memahami apa itu kecerdasan (tujuan ilmiah)

3. Membuat mesin lebih bermanfaat (tujuan entrepreneurial)

Ruang Lingkup AI

· Formal tasks (matematika, games)

· Mundane task (perception, robotics, natural language, common sense, reasoning)

· Expert tasks (financial analysis, medical diagnostics, engineering, scientific analysis, dll)

KONSEP AI

TURING TEST – Metode Pengujian Kecerdasan

· Turing Test merupakan sebuah metode pengujian kecerdasan yang dibuat oleh Alan Turing.

· Proses uji ini melibatkan seorang penanya (manusia) dan dua obyek yang ditanyai. Yang satu adalah seorang manusia dan satunya adalah sebuah mesin yang akan diuji.

· Penanya tidak bisa melihat langsung kepada obyek yg ditanyai

· Penanya diminta untuk membedakan mana jawaban komputer dan mana jawaban manusia berdasarkan jawaban kedua obyek tersebut.

· Jika penanya tidak dapat membedakan mana jawaban mesin dan mana jawaban manusia maka Turing berpendapat bahwa mesin yang diuji tersebut dapat diasumsikan CERDAS.

PENARIKAN KESIMPULAN (INFERENCING)

· AI mecoba membuat mesin memiliki kemampuan berpikir atau mempertimbangkan (reasoning)

· Kemampuan berpikir (reasoning) termasuk didalamnya proses penarikan kesimpulan (inferencing) berdasarkan fakta-fakta dan aturan dengan menggunakan metode heuristik atau metode pencarian lainnya.

PENCOCOKAN POLA (PATTERN MATCHING)

· AI bekerja dengan metode pencocokan pola (pattern matching) yang berusaha untuk menjelaskan obyek, kejadian (events) atau proses, dalam hubungan logik atau komputasional.

Keuntungan Kecerdasan Buatan dibanding kecerdasan alamiah:

· Lebih permanen

· Memberikan kemudahan dalam duplikasi dan penyebaran

· Relatif lebih murah dari kecerdasan alamiah

· Konsisten dan teliti

· Dapat didokumentasi

· Dapat mengerjakan beberapa task dengan lebih cepat dan lebih baik dibanding manusia

Keuntungan Kecerdasan Alamiah dibanding kecerdasan buatan

· Bersifat lebih kreatif

· Dapat melakukan proses pembelajaran secara langsung, sementara AI harus mendapatkan masukan berupa simbol dan representasirepresentasi

· Fokus yang luas sebagai referensi untuk pengambilan keputusan sebaliknya AI menggunakan fokus yang sempit

Perbandingan AI dengan Pemrograman Konvensional

Dimensi Artificial Intelligence Pemrograman konvensional

Processing simbolik Algoritmik

input Tidak harus lengkap Harus lengkap

Search heuristic Algoritmik

explanation tersedia Tidak tersedia Major

interest knowledge Data dan informasi

struktur Terpisah antara kontrol dan knowledge Kontrol terintegrasi dengan data

output Tidak harus lengkap Harus tepat

Maintenance dan Mudah karena menggunakan Umumnya susah dilakukan

update modul-modul

hardware Workstation dan PC Semua tipe

Kemampuan Terbatas tetapi dapat Tidak ada

pemikiran ditingkatkan

0 komentar:

Poskan Komentar