Peristiwa terkini

Maret 2010

  • 11 Maret 2010 - Aktivis Greenpeace membentangkan spanduk plantation are not forests (perkebunan bukanlah hutan) berukuran 6x15m di Gedung Kementerian Kehutanan di kawasan Senayan. sumber: AntaraNews
  • 11 Maret 2010 - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan rilis peringatan dini cuaca tanggal 12 - 15 Maret 2010 tentang potensi hujan lebat dan petir yang terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia bagian Selatan. sumber: BMKG
  • 11 Maret 2010 - Pusat Manajemen Risiko Iklim Asia Tenggara dan Pasifik (CCROM-LPPM) IPB merilis Kerugian ekonomi akibat pemanasan global pada sektor pertanian di Indonesia bisa mencapai 6,33 miliar dolar AS pada 2080 jika tidak ada upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim. sumber: AntaraNews
  • 11 Maret 2010 - Akademisi di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Sam ratulangi, Manado menyatakan Pembukaan lahan tambak dalam skala besar telah menghancurkan sebagian besar ekosistem yang ada di kawasan cagar alam tanjung panjang, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. sumber: AntaraNews
  • 10 Maret 2010 - Ratusan kura-kura penghuni objek wisata Cikuya Desa Belawa Kecamatan Lemah Abang Kabupaten Cirebon, Jabar, mendadak mati akibat bakteri yang sampai sekarang belum diketahui dari mana asalnya. sumber: AntaraNews
  • 10 Maret 2010 - Ratusan kura-kura penghuni objek wisata Cikuya Desa Belawa Kecamatan Lemah Abang Kabupaten Cirebon, Jabar, mendadak mati akibat bakteri yang sampai sekarang belum diketahui dari mana asalnya. sumber: AntaraNews
  • 9 Maret 2010 - Gempa bumi berkekuatan 8,8 skala Richter yang mengguncang Maule, Chile, pada 27 Februari lalu, telah menggeser posisi kota itu sepuluh kaki (304,8 cm) ke barat. sumber: huffingtonpost.com
  • 5 Maret 2010 - Gempa Bumi berkekuatan 6,5 Skala Richter dengan kedalaman 10 km terjadi yang berpusat di 119 km di Tenggara (SE) Pagai Selatan Mentawai, Sumatera Barat (3.93°LS, 100.83°BT) pada pukul 23:07:00 WIB. sumber: BMKG
  • 5 Maret 2010 - Indonesia akan menjadi tuan rumah Simposium ke-4 Group on Earth Observation System of Systems (GEOSS) Asia-Pasifik pada 10-12 Maret 2010 di Bali dengan agenda utama perubahan iklim global. sumber: AntaraNews
  • 1 Maret 2010 - NASA merilis instrumen radar NASA menemukan bukti sedikitnya 600 juta metrik ton es terhampar di dasar kawah di kutub utara Bulan. Setidaknya, terdapat 40 kawah dengan lebar antara 1 mil (2 km) hingga 9 mil (15 km) menyimpan es. Ini terdeteksi dengan menggunakan radar Mini-SAR di satelit Chandrayaan-1 milik India yang khusus meneliti Bulan. sumber: Space.com

Oktober 2009

  • 28 Oktober 2009 - NASA merilis informasi terbaru mengenai kemungkinan asteroid Apophis (memiliki diameter 300 meter, massa 27 juta ton) menghantam bumi pada 13 April 2036 yang semula pada tahun 2004 diperkirakan memiliki kemungkinan menabrak bumi 1 banding 45.000 menjadi 1 banding 250.000.
  • 25 Oktober 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 5,5 Skala Richter dengan kedalaman 23 km terjadi yang berpusat di 174 km di Barat Daya (SW) Waingapu, NTT (10.1°LS, 118.75°BT) pada pukul 05:04:34 WITA yang merupakan gempa susulan dari gempa primer sebelumnya [sumber: BMKG]
  • 25 Oktober 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 6,1 Skala Richter dengan kedalaman 19 km terjadi yang berpusat di 176 km di Barat Daya (SW) Waingapu, NTT (10.16°LS, 118.75°BT) pada pukul 04:54:50 WITA [sumber: BMKG]
  • 24 Oktober 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 7,3 Skala Richter dengan kedalaman 165 km terjadi yang berpusat di 209 km di Barat Laut (NW) Saumlaki, Maluku (6.23°LS, 130.60°BT) pada pukul 23:40:46 WIT berpotensi Tsunami [sumber: BMKG]
  • 23 Oktober 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 6,0 Skala Richter dengan kedalaman 23 km terjadi yang berpusat di 13 km di Tenggara (SE) Manokwari, Papua Barat (0.91°LS, 134.18°BT) pada pukul 20:15:28 WIT [sumber: BMKG]
  • 21 Oktober 2009 - Hujan Meteor Tahunan Orionid dapat dinikmati dengan mata telanjang pada pukul 01.00 wib hingga menjelang matahari terbit terjadi ketika bumi melintasi lintasan yang dilalui Komet Halley, hujan meteor yang terjadi diperkirakan 60 lebih meteor yang memasuki orbit bumi setiap jamnya [sumber: Kompas.com]
  • 19 Oktober 2009 - Astronom - astronom Eropa yang tergabung dalam Observatorium Selatan Eropa (ESO) merilis telah menemukan 32 planet baru yang mengorbit pada beberapa bintang. spektrograf HARPS (Pencari Planet Kecepatan Cahaya Akurasi Tinggi) yang digunakan telah menemukan setidaknya 75 planet baru yang mengorbit pada 30 bintang berbeda. [sumber: Kompas.com]
  • 18 Oktober 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 5,8 Skala Richter dengan kedalaman 60 km terjadi yang berpusat di 89 km di Timur Laut (NE) Kendari, Sulawesi Tenggara (3.52°LS, 123.27°BT) pada pukul 16:23:29 WITA [sumber: BMKG]
  • 16 Oktober 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 6,4 Skala Richter dengan kedalaman 10 km terjadi yang berpusat di 42 km di Barat Laut (NE) Ujung Kulon, Banten (6.79°LS, 105.11°BT) pada pukul 16:52:50 WITA Dirasakan hingga Jakarta [sumber: BMKG]
  • 16 Oktober 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 5,8 Skala Richter dengan kedalaman 20 km terjadi yang berpusat di 88 km di Timur Laut (NE) Kendari, Sulawesi Tenggara (3.54°LS, 123.27°BT) pada pukul 02:33:38 WITA [sumber: BMKG]
  • 15 Oktober 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 6,2 Skala Richter dengan kedalaman 91 km terjadi yang berpusat di 160 km di Barat Daya (SW) Jaya Pura, Papua (3.22°LS, 139.44°BT) pada pukul 21:11:17 WIT [sumber: BMKG]
  • 13 Oktober 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 6,2 Skala Richter dengan kedalaman 18 km terjadi yang berpusat di 195 km di Tenggara (SE) Melonguane, Sulawesi Utara (2.94°LU, 128.08°BT) pada pukul 19:38:07 WITA [sumber: BMKG]
  • 9 Oktober 2009 - Peneliti di University of California, Los Angeles (UCLA) merilis bahwasannya Pallas, Asteroid terbesar di dalam Sistem Bimasakti sebenarnya adalah purwarupa planet, yaitu satu blok yang sedang berkembang menjadi planet sesungguhnya yang lebih besar.
  • 8 Oktober 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 6,1 Skala Richter dengan kedalaman 576 km terjadi yang berpusat di 316 km di Barat Laut (NW) Tahuna, Sulawesi Utara (4.01°LU, 122.65°BT) pada pukul 05:41:15 WITA [sumber: BMKG]
  • 7 Oktober 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 5,5 Skala Richter dengan kedalaman 60 km terjadi yang berpusat di 133 km di Barat Laut (NW) Manokwari, Papua Barat (0.27°LS, 133.02°BT) pada pukul 22:02:12 WIT [sumber: BMKG]
  • 4 Oktober 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 6,1 Skala Richter dengan kedalaman 56 km terjadi yang berpusat di 123 km di Barat Laut (NW) Manokwari, Papua Barat (0.47°LS, 133.03°BT) pada pukul 12:36:01 WIT [sumber: BMKG]
  • 1 Oktober 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 5,5 Skala Richter dengan kedalaman 10 km terjadi yang berpusat di 28 km di Tenggara (SE) Sungai Penuh, Jambi (2.28°LS, 101.54°BT) pada pukul 09:20:34 WIB [sumber: BMKG]
  • 1 Oktober 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 7,0 Skala Richter dengan kedalaman 10 km terjadi yang berpusat di 46 km di Tenggara (SE) Sungai Penuh, Jambi (2.44°LS, 101.59°BT) pada pukul 08:52:29 WIB [sumber: BMKG]
  • 1 Oktober 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 5,5 Skala Richter dengan kedalaman 20 km terjadi yang berpusat di 76 km di Timur Laut (NE) Melonguane, Sulawesi Utara (4.11°LU, 127.35°BT) pada pukul 09:31:05 WITA [sumber: BMKG]

September 2009

  • 30 September 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 6,2 Skala Richter dengan kedalaman 110 km terjadi yang berpusat di 22 km di Barat Daya (SW) Pariaman, Sumatera Barat (0.72°LS, 99.94°BT) pada pukul 17:38:52 WIB yang merupakan susulan dari gempa primer sebelumnya [sumber: BMKG]
  • 30 September 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 7,6 Skala Richter dengan kedalaman 71 km terjadi yang berpusat di 57 km di Barat Daya (SW) Pariaman, Sumatera Barat (0.84°LS, 99.65°BT) pada pukul 17:16:09 WIB berpotensi Tsunami [sumber: BMKG]
  • 30 September 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 5,1 Skala Richter dengan kedalaman 20 km terjadi yang berpusat di 41 km di Barat Laut (NW) Melonguane, Sulawesi Utara (4.35°LU, 126.34°BT) pada pukul 13:08:40 WITA [sumber: BMKG]
  • 30 September 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 5,8 Skala Richter dengan kedalaman 10 km terjadi yang berpusat di 87 km di Timur Laut (NE) Melonguane, Sulawesi Utara (4.78°LU, 126.74°BT) pada pukul 09:39:38 WITA [sumber: BMKG]
  • 28 September 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 5,5 Skala Richter dengan kedalaman 10 km terjadi yang berpusat di 143 km di Tenggara (SE) Sukabumi (8.17°LS, 107.23°BT) pada pukul 07:26:21 WIB [sumber: BMKG]
  • 27 September 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 5,6 Skala Richter dengan kedalaman 30 km terjadi yang berpusat di 116 km di Tenggara (SE) Tahuna, Sulawesi Utara (2.67°LU, 125.96°BT) pada pukul 23:16:51 WITA [sumber: BMKG]
  • 27 September 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 5,9 Skala Richter dengan kedalaman 90 km terjadi yang berpusat di 202 km di Barat Laut (NW) Saumlaki, Maluku (6.4°LS, 130.40°BT) pada pukul 18:06:14 WIT [sumber: BMKG]
  • 24 September 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 5,1 Skala Richter dengan kedalaman 74 km terjadi yang berpusat di 116 km di Barat Laut (NW) Melonguane, Sulawesi Utara (4.92°LU, 126.17°BT) pada pukul 13:46:19 WITA [sumber: BMKG]
  • 24 September 2009 - Misi Luar Angkasa India Pertama ke Bulan menemukan bukti mengenai air dalam jumlah yang sangat banyak di permukaannya sumber: ANTARA
  • 23 September 2009 - Perserikatan Bangsa - Bangsa melaksanakan Pertemuan Tingkat Tinggi yang dihadiri hampir 100 Kepala Negara guna mendesak pemimpin dunia bertindak cepat dalam pelaksanaan KTT Perubahan Iklim di Copenhagen, Denmar pada Bulan Desember 2009. sumber: ANTARA
  • 19 September 2009 - Berdasar perhitungan ketinggian Hilal pada saat terbenamnya Matahari di ufuk pada tanggal 19 September 2009 menunjukkan wilayah Indonesia berada 3°4,86' hingga 5°25,92'. sumber: BMG
  • 16 September 2009 - Peringatan Hari Ozon Dunia
  • 5 September 2009 - LAPAN merilis Citra Satelit area Gempa Bumi dan Tanah Longsor yang terjadi di Desa Cikangkareng Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat tanggal 4 September 2009. sumber: SIMBA-LAPAN
  • 2 September 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 7,4 Skala Richter dengan kedalaman 60 km terjadi yang berpusat di 142 km di Barat Daya (SW) Kota Tasikmalaya Jawa Barat (atau 242 km Selatan Menenggara SSE Kota Jakarta (8.223°LS, 107.349°BT) pada pukul 14:55:02 WIB, terasa hingga DKI Jakarta dan berpotensi Tsunami [sumber: USGS]

Agustus 2009

  • 20 Agustus 2009 - Sebanyak 109 spesies (terdiri atas 70 spesies burung, 23 spesies mamalia, 4 spesies amfibi, 1 spesies reptilia, dan 11 spesies tanaman) dalam Hutan Restorasi Harapan Rainforest di perbatasan Jambi-Sumatera Selatan terancam punah, disebabkan menurunnya kerapatan pepohonan dalam kawasan hutan tersebut. [sumber: Kompas.com]
  • 16 Agustus 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 6,6 Skala Richter dengan kedalaman 20 km terjadi yang berpusat di Kepulauan Mentawai (1.486° LS, 99.469° BT) pada pukul 14:38:21 WIB [sumber: USGS]
  • 14 Agustus 2009 - Hujan Meteor Perseids dapat dinikmati dengan mata telanjang, dilangit bagian utara pada ketinggian 30 derajat, dan masih dapat terlihat jelas dari Bandung [sumber: MediaIndonesia.com]
  • 14 Agustus 2009 - LIPI menciptakan alat pengukuran curah hujan online yang dapat langsung diakses melalui internet [sumber: Kompas.com]
  • 6 Agustus 2009 - Dua Daratan di Tanjung Indramayu (Pancar Panyung dan Pancar Belah) dinyatakan telah tenggelam.
  • 3 Agustus 2009 - Tiga gugusan pulau di Kecamatan Pulau Banyak Kabupaten Aceh Singkil Provinsi Nagroe Aceh Darussalam yakni: Pulau Malelo, Pulau Jejawi, dan Pulau Gosong Sianje dinyatakan tenggelam oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Singkil. [sumber: Illegal_Fishing_Indonesia(at)yahoogroups.com]

Juli 2009

  • 27 Juli 2009 - Gempa Bumi berkekuatan 6,1 Skala Richter dengan kedalaman 57 km terjadi yang berpusat di laut 73 km Barat Daya Bintuhan (4.92° LS, 102.73° BT) pada pukul 06:10:25 WIB [sumber: USGS]
  • 27 Juli 2009 - Teleskop Hubble merilis hasil tumbukan komet / meteor pada kutub selatan Planet Jupiter yang terjadi tanggal 21 Juli 2009. [sumber: Kompas.com]
  • 22 Juli 2009 - Peristiwa gerhana matahari total yang terlama pada abad 21, yakni selama 6 menit 39 detik, dari wilayah India hingga Samudera Pasifik Timur.

Juni 2009

Mei 2009

  • 30 Mei 2009 - Dua buah gunung api bawah laut ditemukan dan sedang diteliti oleh para ahli geologi di Selatan Pulau Pagai Selatan yang masuk gugusan Kepulauan Mentawai. [sumber: Kompas.com]

0 komentar:

Poskan Komentar