Persebaran Flora Fauna

Flora adalah semua kelompok tumbuhan yang ada di permukaan bumi. Bahwa tumbuhan yang ada di permukaan bumi memiliki jenis dan karakter yang berbeda-beda. Tempat asal dan cara persebaran dunia tumbuhan berbeda antara satu dengan yang lainnya, sesuai dengan kondisi geografis di mana tumbuhan itu hidup. Fauna adalah semua kelompok hewan yang ada di permukaan bumi. Kehidupan hewan di muka bumi tidak melulu bergantung kepada kondisi geografis namun persebaran hewan sangat bergantung kepada pola migrasi tertentu.
Klasifikasi Flora Berdasarkan tingkatan pengelompokannya (takson), klasifikasi dunia kehidupan tumbuhan adalah sebagai berikut.
  • Phylum atau division,
merupakan takson di bawah regnum/kingdom sebagai kelompok besar berdasarkan ciri atau sifat yang ada dan masih umum.
  • Class atau kelas,
pengelompokan yang lebih kecil dari divisio atau filum. Misalnya kelompok tumbuhan Bryophyta berdasarkan ciri yang ada dikelompokkan menjadi kelas Musci, Hepaticae, dan lain-lain.
  • Ordo atau bangsa,
merupakan takson berikutnya dengan ciri dan sifat yang lebih khusus lagi. Pada tingkatan ini ada kekhususan dalam penulisan taksonnya, yaitu untuk tumbuhan umumnya berakhiran les, misalnya kelas Monocotyledonae dikelompokkan ke dalam Poales, Zingiberales, dan lain-lain.
  • Family atau suku,
merupakan takson yang memiliki ciri dan sifat yang lebih khusus lagi dari ordo. Famili atau suku ini adalah takson yang meliputi sejumlah marga dengan jenis-jenis yang dianggap berasal dari nenek moyang yang sama. Pada tumbuhan umumnya berakhiran ceae, misalnya Zingiberales dikelompokkan menjadi famili Zingiberaceae.
  • Genus atau marga,
merupakan takson yang mencakup sejumlah jenis makhluk hidup yang menunjukkan persamaan dalam struktur alat reproduksinya.
  • Species atau jenis,
merupakan satu takson yang memiliki sifat sama, baik secara morfologis, anatomis, maupun sosiologis. Makhluk hidup yang sejenis (satu spesies) memiliki jumlah kromosom yang sama, biasanya hidup dalam habitat dan areal yang sama. Jika terjadi perbedaan penampilan, biasanya perbedaan hanya terjadi pada tatanan gen dalam kromosom.
Berdasarkan tingkatan pengelompokan yang paling luas, phylum, dunia tumbuhan yang ada di permukaan bumi dapat dikelompokkan ke dalam lima kelas (class), sebagai berikut,
  • Schizopyta,
tumbuh-tumbuhan bersel satu/tunggal, seperti bakteri kolera, TBC, algae biru dan hijau.
  • Thalopyta,
tumbuh-tumbuhan bertalus, contohnya jamur, ganggang hijau, dan diatonea.
  • Pteridopyta,
tumbuh-tumbuhan jenis paku, seperti pakis haji.
  • Bryopyta,
tumbuhan jenis lumut, seperti lumut hati.
  • Spermatopyta,
sejenis tumbuh-tumbuhan berbunga, contohnya pohon mangga, jagung, kelapa, kembang sepatu, dan lain-lain.
Klasifikasi Fauna Berdasarkan tingkatan pengelompokan phylum (divisio), dunia kerajaan binatang (animal kingdom) dibagi menjadi dua kelompok besar;
1. Hewan bertulang belakang (vertebrates), sebagai berikut. - Cyclortomata, yaitu bentuknya seperti ikan atau belut tapi bukan ikan. - Pisces, yaitu kelompok ikan. - Amphibia, yaitu kelompok hewan yang hidup di dua alam, di air dan di darat. - Reptilia, yaitu kelompok hewan yang melata. - Aves, yaitu kelompok hewan seperti burung. - Mamalia, yaitu kelompok hewan yang menyusui. 2. Hewan tidak bertulang belakang (invertebrates), seperti berikut ini. - Protozoa, yaitu binatang bersel satu, seperti amuba. - Parazoa, yaitu sejenis poriferasponse. - Metozoa, yaitu binatang seperti cacing, cumi, kerang, dan sejenisnya.
Perbedaan fauna dengan flora Berdasarkan pendekatan biologi, perbedaan hewan dengan tumbuhan banyak sekali, di antaranya yang paling esensial sebagai berikut;
  1. Flora terikat pada suatu tempat, sedangkan fauna tidak. Fauna bisa bergerak dengan cepat bahkan tingkat kecepatannya itu bisa dideteksi melalui pergerakan persebarannya.
  2. Flora berfungsi sebagai produsen, sedangkan fauna cenderung sebagai konsumen. Flora memiliki kemampuan untuk mengolah makanan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan nutrisinya sendiri.
Sumber Informasi Data dan Informasi yang digunakan pada artikel ini berasal dari; Pengantar Geografi Tumbuhan dan Beberapa Ilmu Serumpun (Nicolas Polunin). Yogyakarta: Gajah Mada University Press, 1994.

0 komentar:

Poskan Komentar