TTS IPS Kls. V

Banyak yang berpandangan bahwa IPS adalah pelajaran yang tidak menarik, bersifat hafalan dan membosankan. Cara mengajar konvensional telah ikut andil mewarnai pendapat/opini “masyarakat” (baca:siswa) dan membenarkan pandangan di atas. Mengajar dalam pengertian transfer ilmu dengan cara ceramah, guru menjelaskan dan siswanya hanya mendengarkan merupakan model proses belajar yang membenarkan opini bahwa IPS memang bikin bosan karena selalu menghafal fakta-fakta ! Selama masa orba cara mengajar guru-guru IPS pada umumnya memang demikian.

Seiring perubahan dan reformasi tentu gaung perubahan juga masuk ke wilayah dunia pendidikan dan merubah pandangan “masyarakat” pendidikan pada pola bagaimana mendidik / mengajar. Siswa sebagai pusat (Student Center Learning) memberikan peran besar kepada siswa dalam andilnya menentukan bagaimana ia akan mempelajari suatu Kompetensi yang harus dia kuasai. Selebihnya guru hanyalah sebagai fasilitator (pemberi fasilitas). Guru memfasilitasi waktu siswa dalam belajar, memfasilitasi materi / bahan serta alat dan sumber informasi. Membimbing dan mengarahkan siswanya dalam belajar yang tidak mendominasi kegiatan proses belajar mengajar, bersama siswanya menuntun mancari jawab atas permasalahan yang muncul dalam belajar dan memberi ruang kemandirian siswanya dalam belajar merupakan peran yang mesti ditampilkan guru modern.

Salah satu cara “memfasilitasi” agar siswa mandiri dalam belajar, mungkin perlu kita coba dengan methode “Belajar IPS dengan TTS” di bawah ini. Tentu dalam pelaksanaannya perlu langkah-langkah yang tepat, serta penjelasan seperlunya dalam mempersiapkan siswa untuk belajar. Langkah-langkah dimaksud misalkan : 1. Siswa mempersiapkan sumber belajar (buku paket pegangan siswa) 2. Sampaikan bahwa materi untuk menjawab TTS tersebut berasal dari materi …. yang bertujuan mencapai Kompetensi Dasar …. 3. Sampaikan batasan waktu dalam mengerjakan TTS, dan apa konsekwensinya jika dalam batas waktu yang telah ditentukan belum selesai. 4. Selama siswa mengerjakan sebaiknya guru mengawasi / membimbing memastikan bahwa pengisian (pekerjaan) dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan oleh siswa secara pribadi tanpa bantuan atau bertanya pada temannya. 5. Usai mengerjakan langsung lakukan koreksi / penilaian, dan inventarisasi nilai. 6. Soal dan jawaban yang sulit dengan indikasi banyaknya siswa menjawab salah, perlu mendapatkan penekanan ulang untuk disampaikan kembali penjelasan / diremidialkan kembali bahan ajarnya.

Silahkan meng-akses dan mencobakan “Belajar IPS dengan TTS” pada siswa kita.

Selamat mencoba !

tts-bab-9-grade-v

tts-bab-8-grade-v

tts-bab-8-2-grade-v

tts-bab-8-1-grade-v

tts-bab-6-4-grade-v

tts-bab-6-3-grade-v

tts-bab-6-2-grade-v

tts-bab-6-1-grade-v

tts-bab-5-5-grade-v

tts-bab-5-4-grade-v

tts-bab-5-3-grade-v

tts-bab-5-2-grade-v

tts-bab-5-1-grade-v

tts-bab-4-1-grade-v

tts-bab-4-grade-v1

0 komentar:

Poskan Komentar