Global warming

Global warming atau biasanya kita kenal dengan sebutan pemanasan global. Global warming sekarang ini tengah menjadi topic yang utama pembahasan di dunia internasional serta sangat mendapat perhatian yang lebih. Di berbagai media masa telah diberitakan betapa bahayanya efek yang ditimbulkan dari peristiwa Global warming ini. Diantaranya: a. Kataraks pada mata makhluk hidup. Kita semua tahu kalau penyakit kataraks sangat berbahaya bagi penglihatan makhluk hidup, karena penyakit ini selain membahayakan juga untuk penyembuhan memakan waktu yang lama serta bisa dibilang membutuhkan biaya yang sangat mahal, karena harus operasi. Dan kemungkinan besar kalau tidak di operasi bisa menimbulkan kebutaan pada si penderita. b. Kanker Kulit. Efek yang ditimbulkan dari masuknya sinar matahari yang langsung masuk ke bumi tanpa ada perantara, bisa menimbulkan kangker kulit. Karena sinar ultraviolet B matahari yang sangat berbahaya bisa berkontak langsung dengan kulit makhluk hidup sehingga akan menimbulkan efek yang sangat fatal, salah satunya kanker kulit itu tadi. Untuk mencegah ini terjadi kita harus mengobati lapisan ozon yang sekarang ini memang telah sakit, sakit yang bener-bener kritis. Hanya dengan lapisan ozon ini, sinar ultraviolet B matahari yang masuk ke bumi bisa berkurang. c. Tumbuhan kerdil. Mungkin efek ini yang bisa dianggap sangat berbahaya. Ya, sebenarnya tidak terlalu berbahaya, cuman tumbuhan merupakan obat yang paling manjur untuk mengobati lapisan ozon dan bisa sedikit mengurangi peristiwa pemanasan global yang sudah terjadi sekarang ini. La, kalau tumbuhan saja tumbuh dengan kerdil alias tidak subur, Bagaimana kita mengobati lapisan ozon ygn sekarang ini tengah menunggu uluran tangan makhluk hidup di bumi? Telah saya jelaskan di atas tadi, dengan tumbuhan yang tumbuh secara kerdil alias tidak tumbuh subur secara normal. Berarti peluang makhluk hidup untuk menyembuhkan lapisan ozon semakin sedikit. Padahal kita semua tahu untuk menyembuhkan lapisan ozon yang sekarang ini sudah bolong-bolong salah satunya dengan memperbanyak menanam tumbuhan yang menghasilkan daun yang lebat sehingga bisa menghasil oksigen (O­­2) yang sangat banyak. After I contemplation, ternyata tidak hanya itu saja efek yang ditimbulkan akibat dari tumbuhan yang tumbuh secara kerdil. Dengan tumbuhan tumbuh secara kerdil dan tidak menghasilkan oksigen yang banyak, berarti peluang untuk bumi bernafas juga semakin sedikit. Dan dibumi akan terlihat sangat sumpek karena kebanyakan karbondioksida (CO2). Contoh kecil yang diakibatkan dari pemanasan global, fenomena ini bisa kita lihat di Irian Jaya. Tepatnya di Puncak Gunung Jaya Wijaya yang puncaknya terdapat es dan sekarang sudah mencair sedikit demi sedikit. Selain itu juga sungai gletser yang terdapat di Irian Jaya. Sungai gletset satu-satunya di Indonesia, ini sekarang juga sudah mencair sedikit demi sedikit. Itu saja baru fenomena dari sebuah gunung dan sungai, bagaimana dengan Kutub Utara dan Kutub Selatan yang hampit semua daratannya berupa es?. Semakin meluasnya lubang ozon, berarti jalan untuk terjadinya Global warming semakin mulus. Dan juga peluang rusaknya alam semesta ini semakin mulus pula. Padahal dengan rusaknya alam semesta ini, berarti sebuah bencana yang besar untuk kehidupan makluk hidup. Secara teoritis, lapisan ozon menentukan berlangsung atau tidaknya kehidupan di alam semesta, alias tanpa adanya lapisan ozon di stratosfer di atmosfer bumi, kehidupan di bumi akan bener-bener hancur. Tapi kalau dipikir secara religius, ada atau tidaknya kehidupan di bumi ini tergantung dengan kuasa Tuhan Yang Maha Esa. Global warming bisa diatasi kalau semua makhluk hidup di alam semesta ini bener-bener mau berusaha. Untuk melakukan tindakan ini, kita semua harus segera melakukan tindakan yang tepat dan riil. Makhluk hidup yang bernama manusia harus bener-bener menghilangkan sifat egois mereka yang dari dulu sampai sekarang masih tertanam di jira raga mereka. Untuk mengatasi global warming sekaligus mengobati lapisan ozon, salah satunya dengan melindungi hutan kita hutan Indonesia dari kekejaman para penjilat hutan. Hutan merupakan suatu tempat yang sebenarnya tidak hanya untuk dimanfaatkan sebagai penghasil hutan belaka. Dengan adanya hutan, berarti kita telah melestarikan tanah-tanah di lahan tersebut, sehingga tanah tidak akan tandus dan malahan akan semankin subur.

0 komentar:

Poskan Komentar