Dubes India Resmikan Musium dan Perpustakaan Peta Pertama di Yogyakarta

Duta Besar India untuk Indonesia, H.E Mr Biren Nanda, meresmikan Musium dan Perpustakaan Peta di Fakultas Geografi UGM, Kamis sore (30/10). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dilakukan oleh Dubes India, Biren Nanda, Wakil Rektor bidang Alumni dan Pengembangan Usaha UGM, Prof Ir Toni Atyanto Dharoko MPhil PhD, dan Dekan Fakultas Geografi Prof Dr Suratman MSc.

Dubes India Resmikan Musium

Dekan Geografi UGM Prof Dr Suratman MSc mengatakan tujuan didirikannya musium dan perpustakaan peta ini dalam rangka memberikan gambaran kepada pengunjung tentang sejarah perkembangan peta dan proses pemetaan. Selain itu, juga menyediakan wadah pembelajaran kepada mahasiswa dan masyarakat luas tentang proses penyususnan peta dan mafaatnya untuk berbagai bidang kegiatan.

Dubes India Resmikan Musium

“Besar harapan saya musium ini bisa memberikan banyak informasi tentang peta, karena banyak kalangan yang tidak banyak tahu tentang fungsi peta, bagaiman cara membaca sebuah peta, bagaimana membuat peta yang baik dan bagaimana menentukan posisi lokasi di dalam peta,” katanya,

Diakui oleh Suratman, aktivitas musium ini nantinya berhubungan erat dengan jalur pendidikan dan pelayanan sehingga masyarakat luas memiliki akses untuk mengunjungi musium ini. Dirinya menegaskan bahwa musium ini merupakan musium peta pertama yang berdiri di Yogyakarta

“Musium ini akan sangat berguna untuk semua masyarakat dan barangkali ini menjadi musium peta pertama di Yogyakarta,” ungkapnya.

Sementara, Sekjen Ikatan Mahasiswa Geografi Indonesia (IMGI), Mashudi Majeri, kepada wartawan mengatakan, peresmian musium peta ini sebagai cikal bakal adanya musium peta di Yogyakarta sebagai salah satu bentuk kontribusi yang diberikan oleh IMGI dalam membantu meningkatan pengetahuan di bidang geografi.

“Ini embrio awal yang dilakukan oleh mahasiswa geografi indonesia dalam memberikan sedikit kontribusinya di bidang pengetahuan,” kata mahasiswa Geografi UNY ini.

Pembukaan acara persemian musium ini dimulai dengan penampilan tarian “Gending Sriwijaya” asal Sumatera Selatan yang dibawakan oleh mahasiswa jurusan senitari UNY. Dalam penampilannya secara simbolis mengalungkan bunga kepada Dubes India sebagai ungkapan ucapan selamat datang.

“Pemilihan tarian asal sumatera ini sengaja kami hadirkan karena melihat hubungan budaya yang cukup erat antara India dengan kerajaan Sriwijaya di masa lalu,” kata Mashudi Majeri.

Usai meresmikan musium dan perpustakaan peta, Dubes India berkesempatan mengunjungi lokasi gedung musium dan perpustakaan peta yang terletak di sayap utara Fakultas Geografi. Dalam musium tersebut, Dubes menyaksikan berbagai koleksi peta-peta dari berbagai generasi, mualai dari peta abad ke 18 sampai dengan peta modern dalam bentuk format cetak (hardcopy) maupun format digital (softcopy). Dalam musium ini juga tersedia berbagai alat dan sumber data berbagai macam teknologi informasi untuk menyusun peta sebagai sarana utama kajian geografi. (Humas UGM/Gusti Grehenson)

0 komentar:

Poskan Komentar