Jalan Mendaki ke Kawah Putih Ciwidey

Kawah Putih adalah salah satu obyek wisata alam yang sangat terkenal di Bandung Selatan. Tidak hanya wisatawan dari luar Bandung, warga yang tinggal di Bandung pun barangkali akan sering berekreasi di tempat ini. Di Kawah Putih pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas seperti hunting foto pemandangan yang luar biasa indah, berekreasi bersama keluarga, berfoto pre-wedding, atau aktivitas alam lainnya.

Kawah Putih berada sekitar 45 km di sebelah selatan Kota Bandung, dengan waktu tempuh sekitar 2 jam karena rutinitas kemacetan yang terjadi di Kopo Sayati – Industri Ketapang – Pasar Tumpah Soreang khususnya pada hari Minggu. Namun kondisi ini bukanlah hambatan bagi para penikmat alam untuk berwisata di Kawah Putih. Sebelum sampai di Perkebunan Teh Ranca Bali, pengunjung akan sampai di lokasi obyek wisata Kawah Putih dengan gerbang yang cukup kas seperti terlihat di dalam foto.

Sampai di sini, pengunjung yang berkendaraan roda dua dan mobil kecil sedang dapat meneruskan perjalanan menuju lokasi kawah yang berjarak 5 km. Untuk kendaraan besar seperti bus akan parkir di tempat parkir yang telah disediakan. Para pengunjung yang tidak (ingin) membawa kendaraan pribadi pun dapat naik mobil khusus dari lokasi parkir ini.

Lokasi parkir di Kawah Putih dan tempat peristirahatan

Pemandangan di kanan kiri jalan menuju Kawah Putih

Jalan menuju lokasi kawah tidak cukup lebar dengan beberapa titik tanjakan yang curam. Para pengendara diharapkan berhati-hati menyusuri jalan yang tidak 100% mulus, selain karena adanya beberapa belokan tajam menanjak. Mungkin akan terlihat mobil khusus penuh penumpang seringkali meraung-raung ketika memilih bagian jalan yang relatif baik dan menanjak. Mohon berhati-hati.

Jalan mendaki menuju lokasi kawah, ada beberapa tanjakan curam

Setengah perjalanan kemudian, pengunjung akan mulai mencium bau belerang yang cukup tajam. Aroma ini seringkali akan mengganggu sejuk segarnya udara pegunungan menuju lokasi kawah. Jika di antara pengunjung ada yang merasa alergi terhadap bau belerang, sebaiknya mempersiapkan diri dengan tisu penutup hidung. Selain di lokasi kawah bau belerang akan sangat akrab dengan para pengunjung.

Tidak lama kemudian pengunjung akan sampai di pelataran parkir yang cukup luas. Tempat ini persis bersebelahan dengan kawah, pengunjung tidak perlu khawatir harus berjalan menuruni atau mendaki jalan ke kawah. Hampir datar saja. Di sini pengunjung akan mudah menemukan beberapa warung makanan termasuk aneka minuman, aneka jajanan dan gorengan, mie rebus goreng, sampai jagung bakar. Juga terdapat tempat peristirahatan termasuk mushola dan kamar kecil serta area taman yang asri untuk menemani makan siang pengunjung.

Tempat peristirahatan termasuk mushola dan kamar kecil

Lokasi parkir di samping kawah dengan beberapa warung makanan dan pemandangan sekitar

0 komentar:

Poskan Komentar