Cross-Tabulations

Metode Tabulasi Silang (Crosstabs)

Metode Tabulasi Silang digunakan untuk melihat hubungan antara dua variabel dalam satu tabel. Variabel yang dianalisa dengan metode ini adalah variabel yang bersifat kualitatif, yaitu yang memiliki skala nominal.

Untuk menginterpretasikan hasil pengolahan data pada tabulasi silang, ada dua hal yang perlu untuk diperhatikan, yaitu :

1. Apakah tingkat asosiasi antar variabel yang diukur tersebut signifikan atau tidak .

2. Seberapa kuat tingkat asosiasi antar variabel yang diukur tersebut.

Metode Statistik Deskriptif Frekuensi

Deskripsi atau penggambaran sekumpulan data secara visual dapat dilakukan dalam dua bagian, yaitu :

Deskripsi dalam bentuk Tulisan/Teks. Tulisan terdiri dai bagian-bagian yang penting yang menggambarkan isi data secara keseluruhan, seperti : Mean (Rata-rata), Median (Nilai Tengah), Modus (Nilai yang paling sering muncul), Standar Deviasi (bagaimana data bervariasi dalam kelompoknya), Varians Data, Nilai Minimum dan Maksimum, dan sebagainya.

Deskripsi dalam bentuk Gambar/Grafik. Grafik sebuah data pada umumnya disajikan untuk melengkapi deskripsi berupa teks, sehingga data tampak lebih impresif dan komunikatif. Sehingga hasil perhitungan lebih mudah dipahami.

Deskriptif Frekuensi dapat digunakan untuk menampilkan dan mendeskriptifkan (menggambarkan) data yang terdiri atas satu variabel saja. Seperti akan dibuat tabel frekuensi usia responden, maka dengan outputnya, kita dapat mengetahui berapa jumlah responden usia tertentu, rata-rata usia responden, ditambah dengan berapa standar deviasi dan sebagainya. Jika lebih dari satu variabel, maka variabel-variabel tersebut akan ditampilkan secara terpisah.

0 komentar:

Poskan Komentar