Walk in Closet: Bagai Butik Pribadi di Kamar Tidur


Walk in Closet: Bagai Butik Pribadi di Kamar Tidur

Ciptakan "butik pribadi" di kamar tidur untuk menampung koleksi pakaian, tas, dan aksesoris yang menumpuk. Butik tersebut berupa Walk In Closet.

Koleksi pakaian, tas, sepatu, atau aksesori bisa jati terus bertambah. Akibatnya, lemari pakaian berukuran besar pun tak memadai lagi untuk menyimpan. Jika sudah begini, siapkan solusi penyimpanan baru. Walk in closet mungkin jadi solusi.
Sebuah ruangan, besar atau kecil yang berfungsi menampung berbagai kebutuhan sandang merupakan definisi sederhana dari walk in closet. Di dalamnya, berbagai pakaian, sepatu, dan aksesori disusun rapi pada rak-rak. Kebedaraannya bisa disejajarkan dengan sebuah butik mini.
Walk in closet identik dengan gaya hidup mewah. Pasalnya, untuk membuatnya dibutuhkan area khusus. Sehingga ukuran ruang yang dibutuhkan pun relatif luas. Untuk rumah-rumah berukuran sedang dan kecil, penyediaan lahan ekstra tentu sulit dilakukan.
Pada rumah berukuran besar (lebih dari 300m²), walk in closet bisa dibuat dalam satu ruangan khusus di samping kamar. Ya, walk in closet identik dengan sebuah ruang penyimpan pakaian yang merupakan "perpanjangan" dari kamar tidur. Walk in closet biasanya terhubung dengan kamar tidur, kamar mandi, bahkan ruang kerja.
Bagaimana dengan rumah berukuran sedang, di bawah 300m²? Untuk rumah demikian, bukan mustahil membuat walk in closet. Asal diperhatikan penempatan dan ukuran walk in closet yang akan dibuat.
Tak perlu dibuat ruangan tersendiri, walk in closet juga bisa digabungkan dengan kamar tidur. Sesuaikan ukurannya dengan kebutuhan. Buat lemari dan rak-rak di dalamnya fungsional. Manfaatkan lahan sekecil apapun. Jika mungkin, buat lemari setinggi plafon.
Agar keberadaannya tidak membuat kamar tidur terasa sempit, buat dengan dinding kaca transparan. Dengan demikian pembatas ruangan terasa lebih soft. Buat penataan yang rapi di dalam walk in closet. Sehingga "butik pribadi" Anda tidak sumpek dan berantakan.
Satu hal yang perlu diingat, membuat apapun di dalam rumah, selalu sesuaikan dengan kebutuhan. Jika memang tidak diperlukan, tak perlu membuat walk in closet. Manfaatkan saja lahan yang ada untuk kebutuhan yang lebih penting.

0 komentar:

Poskan Komentar