Klasifikasi sistem pertanian

Geografi Pertanian Mempelajari mengenai konsep dan lingkungan geografi pertanian, klasifikasi sistem pertanian, faktor produksi pertanian dan karakteristik sistem pertanian, studi perkembangan pertanian, pembangunan pertanian dan penelitian sistem pertanian. Klasifikasi sistem pertanian

Tanaman Pertanian

Tanaman sebagai penghasil bahan pangan, bahan sandang, bahan bangunan, bahan bakar dan lain-lain.

Tanaman pertanian dalam arti luas adalah segala tanaman yang digunakan oleh manusia untuk tujuan apapun (Setyati, 1982)

Sehingga mempunyai makna, yang berguna secara ekonomi maupun kehidupan manusia. Jumlah spesies sangat banyak ± 1000 -2000. Kira-kira 10 % penting di perdagangan dunia.

Khusus untuk penghasil pangan lada 15 spesies.

Pengertian Pertanian

Salah satu sektor perekonomian adalah pertanian, yang merupakan penerapan akal dan karya manusia melalui pengendalian proses produksi biologis tumbuh-tumbuhan dan hewan, sehingga lebih bermanfaat bagi manusia.

Tanaman dapat diibaratkan sebagai pabrik primer karena dengan memakai bahan dasar langsung dari a1am dapat menghasilkan bahan organik yang bermanfaat bagi manusia baik langsung maupun tidak langsung.

Perkembangan Pertanian

Perkembangan pertanian berhubungan erat dengan perkembangan dari setiap kondisi masyarakatnya.

Contoh:

1. Primitif masih dengan sistem berburu dengan mengumpulkan hasil hutan.

2. Masyarakat yang sudah lebih maju misalnya didapatkannya tapi berpengaruh terhadap perkembangan pertanian.

3. Setelah mengenal manajemen sederhana, juga berpengaruh dalam usaha peningkatan kualitas tanaman dan hewan, dimulai dari penjinakan, seleksi dan sampai ke adaptasi.

Definisi dan Pengertian Agronomi

Sadjad (1976) Agronomi sebagai cabang ilmu-ilmu pertanian yang mencakup pengelolaan lapang produksi dan menghasilkan produksi maksimum.

Setyati (1982) Ilmu Agronomi merupakan ilmu yang mempelajari cara pengelolaan tanaman pertanian dan lingkungannya untuk memperoleh produksi maksimum.

Produksi maksimum bermakna baik kuantitatif maupun kualitatif.

Pengelolaan dilakukan pada berbagai tingkatan dari sederhana sampai maju, dan pada saatnya tingkat efektivitas dan efisiensi temyata dipengaruhi oleh tingkat budaya manusianya.

Sistem Pertanian di Indonesia

Berdasar tingkat efisiensi teknologi yang diterapkan, ada beberapa sistem :

1. Sistem ladang : belum berkembang, pengelolaan sangat sedikit, produktivitasnya tergantung lapisan humus awal.

2. Sistem tegal pekarangan : di lahan kering , pengelolaannya masih rendah, terdapat tanaman campuran, baik tahunan maupun musiman.

3. Sistem Sawah : teknik budidaya tinggi , sistem pengelolaan yang sudah

baik (tanah , air dan tanaman), stabilitas kesuburannya lebih baik.

4. Sistem perkebunan : khusus tanaman perkebunan yang menghasilkan bahan-bahan yang dapat diekspor, tingkat manajemen sudah maju.

0 komentar:

Poskan Komentar