Halau Kelelahan dengan Pose Berdiri

Sebagian besar dari kita mengalami kelelahan mental, sementara tubuh kurang gerak. Pose berdiri membuat kita berfokus pada tubuh. Fokus ini menyejukkan pikiran, mengurangi ketegangan psikis dan emosional.

pose berdiri yoga dapat mengubah cara berdiri kita. Pose ini mensyaratkan distribusi berat badan yang merata pada masing-masing kaki. Selama ini kita tidak sadar bahwa beban berat badan lebih condong ke kiri atau ke kanan.

Saat melakukan pose berdiri, kita harus secara rata membebani kaki, baik bagian depan, belakang, dan masing-masing kaki. Bila melakukan hal ini, dengan mudah. Anda menemukan pusat diri, sehingga lebih mudah menemukan keseimbangan saat berlatih pose lain, bahkan keseimbangan dalam hidup.

Pose berdiri juga meningkatkan kesadaran Anda pada penjajaran tubuh ketika berdiri, bagaimana kaki sejajar dengan kaki dan panggul, dan bagaimana lengan sejajar dengan bahu, dada, dan sebagainya. Ketika tingkat kesadaran itu semakin terasah, Anda mendapatkan integrasi dan stabilitas fisik yang lebih baik. Ketegangan pun berkurang dan pikiran menjadi tenang.

Berikut ini uraian teknik dua posee berdiri dalam yoga sebagaimana diuraikan oleh guruji BKS Iyengar dalam bukunya,Light on Yoga.

1. Utkatasana

Utkatasana berarti bertenaga, dahsyat, tak seimbang. Asana yang satu ini mirip duduk di atas kursi imajiner.

Teknik
• Berdirilah dalam posisi badan tegak dan telapak kaki menapak lantai sementara tangan lurus diletakkan disamping tubuh (pose tadasana).
• Regangkan tangan lurus ke atas kepala dan satukan telapak tangan.
• Buang napas, bengkokkan lutut, dan turunkan badan sampai paha sejajar dengan lantai.
• Usahakan jangan bungkuk. Jagalah dada terangkat dan terbuka sejauh mungkin. Bernapaslah normal.
• Tetap dalam pose ini selama beberapa detik. Selama 30 detik juga cukup karena cukup sulit seimbang dalam pose ini.
• Tarik napas, perkuat kaki, turunkan lengan. Kembalilah ke pose tadasana dan rileks.

Manfaat
• Pose ini menghilangkan ketegangan di bahu dan mengoreksi ketidaknormalan kecil di kaki.
• Dengan pose ini pergelangan kaki menjadi kuat dan otot kaki berkembang menjadi seimbang.
• Diafragma terangkat dan hal ini memberi pijatan pada jantung, sementara organ perut dan punggung diperkuat.
• Dada jadi berkembang karena dilatih untuk terbuka.
• Pose ini bermanfaat untuk penunggang kuda.

2. Vrkasana

Arti Vrkasana adalah pohon.

Teknik
• Berdirilah dalam posisi badan tegak dan telapak kaki menapak lantai sementara tangan lurus diletakkan disamping tubuh (pose tadasana).
• Bengkokkan lutut kaki kanan dan tempatkan telapak kaki kanan di ujung paha kiri.
• Istirahatkan kaki di paha kiri dengan jempol kaki menghadap ke bawah.
• Seimbangkan kaki kiri, satukan telapak tangan, dan angkat lengan lurus di atas kepala.
• Jaga pose ini selama beberapa menit dan bernapaslah dalam.
• Turunkan lengan dan pisahkan telapak tangan. Perkuat kaki kanan dna berdiri lagi dalam pose tadasana.
• Ulangi pose ini dengan berdiri bersandar pada kaki kanan. Temaptkan telapak kaki kiri di ujung paha kanan. Lakukan pose ini kurang lebih sama untuk sisi kanan dan kiri. Lalu kembalilah ke pose tadasana.

Manfaat
Pose ini menguatkan otot-otot kaki serta memberi rasa keseimbangan dan sikap tenang.

Oleh:
Riana Singgih
Instruktur Yoga
Sumber: Senio

0 komentar:

Poskan Komentar